Tatapan Manis Untuk CEO Milikku

Tatapan Manis Untuk CEO Milikku
BAB 98


__ADS_3

Layar besar menampilkan sosok wanita cantik dengan kesempurnaan yang tiada dua, Miranda seorang disainer berkelas. Beberapa penjelasan mengenai profil dan juga perjalanan karirnya membuat orang terkesima hanya dan menantikan karya indah yang akan ditampilkannya.


Rasa penasaran semua orang segera terpecah ketika model dengan balutan busana mewah berjalan di atas panggung. Gaun yang didesain mewah dan memiliki keagungan. Semua orang terkesima dengan karya maha indah yang ditampilkan.


Miranda tersenyum puas melihat reaksi semua orang. Begitu pun Lean yang memperlihatkan wajah bahagianya. Ia yakin bahwa penghargaan kali ini akan kembali menjadi milik mereka.


Modelnya berdiri di panggung dengan pose terindah memperlihatkan bagian paling menarik dari gaun yang dikenakan.


Para juri mulai menilai dan mengangkat papan penilaiannya ketiga juri memberi nilai paling tinggi yaitu 10 namun Tua Neon adalah yang paling pelit memberi nilai 7 pada karya itu.


Semua orang tersentak melihat nilai itu namun siapa yang berani berkomentar ketika berhadapan dengan orang itu.


Meski sala satu juri tidak memberi nilai sempurna namun semua orang sudah tahu bahwa karya Miranda akan menjadi karya dengan nilai paling tinggi dan tentu saja akan mendapatkan penghargaan pada acara kali ini.


Bahkan jika melihat penghargaan pada tahun sebelumnya nilai paling tinggi yang diberikan adalah 6 sehingga tahun ini sebenarnya merupakan sala satu tahun bersejarah ketika Miranda mendapat nilai 7 dan menjadi desainer dengan nilai tertinggi dari Tua Neon.

__ADS_1


Sesudah model itu berlalu ke belakang semua orang sudah tidak memperhatikan panggung karena mereka telah sibuk saling berbincang tentang karya yang baru saja mereka saksikan.


Beberapa orang yang duduk dekat dengan Miranda mulai menjilat dengan memberi pujian tanpa henti pada sang desainer legendaris di depan mereka.


Bagaimana pun bergaul dengan orang yang memiliki ketenaran akan memberi keuntungan tersendiri dari pada bersama mereka yang tidak diperhatikan oleh publik.


Lean pun tidak luput dari pujian bahkan Carri dan suaminya memberi pujian yang tulus padanya. Tentu saja Lean merasa bangga dan semakin tersenyum apa lagi ia harus mendapatkan hati pasangan suami istri itu.


Jika ia bisa dekat dengan mereka maka ia bisa mendapatkan banyak keuntungan dan tentu saja levelnya di kota G akan meningkat pula.


"Jangan hawatir mari melihatnya"


"Semua orang sudah tidak memperhatikan acaranya, mereka semua sibuk berdiskusi tentang desain Miranda"


"Aku harap urutan selanjutnya bukan kita, itu akan menjadi posisi paling buruk"

__ADS_1


Segera layar putih besar menampilkan profil perusahaan A, dengan desainer nama samaran Xa.


Ketiganya melongo melihat nama perusahaan mereka.


"Apa yang terjadi?


Carri mengerutkan dahinya melihat layar itu ia sedikit bingung mengapa urutan mereka berubah, bahkan berada pada urutan paling buruk.


Namun waktu tidak dapat di tunda lagi dan seorang model berjalan di atas panggung. Kerumunan yang tadinya tidak lagi fokus pada acara itu kembali hening karena desain gaun yang dikenakan model itu menarik perhatian mereka.


Semua orang tidak dapat berkedip apa lagi memfokuskan pandangannya pada tempat lain selain gaun yang indah itu.


Menit berlalu dan semua orang masih tertegun hingga kemudian pembawa acara adalah orang pertama yang sadar dari kekagumannya dan menyadarkan para tamu.


Pembawa acara itu pun menuntun kelanjutan acaranya dan memberi waktu bagi pada juri menentukan angka mereka.

__ADS_1


__ADS_2