
Masa-masa ujian Carri berlalu dengan cepat dan perusahaannya juga telah mendapatkan pemasukan yang luar biasa selama minggu itu, karena beberapa pesanan mereka yang telha di antarkan.
Ezra terus mengeluarkan desain baru, ia juga telah mempersiapkan karya yang akan dibawa mewakili perusahaan mereka pada bergengsi para desainer dalam 6 bulan berikutnya.
Akhir pekannya Carri pergi ke perusahaan pada pagi hari dan mendapatkan sebuah gaun yang akan ia kenakan pada acara malam nanti.
Ia kemudian pergi ke salon milik suaminya lalu melakukan perawatan seharian penuh. Ia bahkan tertidur selama spa berlangsung.
Setelah selesai dari salon ia kembali ke apartemen dan dirias oleh para tata rias yang telah disiapkan oleh Geri.
Setelah selesai dengan riasan dan ia telah lengkap dengan semua kasesoris dna termasuk gaun andalan yang menjadi target utamanya malam itu. Ia menunggu Geri datang menjemputnya dari kantor, karena ia masih bekerja hari itu sebab proyek mereka akan segera di resmikan.
Setelah Geri datang ia berangkat bersama suaminya, Geri sempat mencuri ciuman panas pada istrinya yang sudah sangat cantik itu. Mereka berciuman sepanjang jalan menuju tempat resepsi, itu berlangsung selma 20 menit tanpa henti.
Setelah tiba ia meminta Geri memeriksa riasannya karena takut ada yang luntur karena aksi panas mereka berdua.
Setelah memastikan semuanya baik saja, kemudian mereka turun dari mobil. Sekali lagi mereka menjadi bahan perhatian, semua wartawan terpesona sekian detik sampai baru sadar menyalakan kameranya.
Urusan dengan wartawan sudah selesai dan mereka melangkah masuk ke acara pertunangan sala satu rekan bisnis Geri.
Setelah masuk mereka sudah terbiasa dengan tatapan kagum semua orang yang melihat mereka.
Namun saat ini para gadis menjadi lebih lama mengekorkan matanya pada Carri, ini karena gaun yang dipakai Carri terlalu menarik untuk dipandang.
Beberapa orang bahkan kehilangan kesadaran melihat perpaduan Carri dengan gaunnya hingga mereka tidak sabar untuk mengetahui asal gaun itu.
Tapi sekeras apa pun mereka mencarinya mereka tidka bisa menemukannya di internet karena A telah berencana akan membuat akun resmi mereka pada keesokan harinya ketiak semua orang sudah putus asa mencari di internet.
Pasangan itu pergi menghampiri tuan rumah lebih dulu dan berbincang kecil dengan mereka.
__ADS_1
Setelah itu mereka berkeliling menyapa para rekan bisnis. Disana juga ada orang tua Carri jadi mereka berbincang selama beberapa waktu.
Mereka kembali berkeliling dan disna ada Ibu Geri dan suaminya, mereka hanya berbincang sebentar dan berlalu mencari makanan.
Mereka berdiri di tengah ruangan yang besar itu, ada kolam kecil dengan air mancur di tengahnya, mereka berdiri di pinggir dan Carrri memperhatikan ikan-ikan yang berenang di bawah air.
Carri tidak pernah melepas tangannya yang melingkar di lengan Geri, bahkan Geri sesekali memegang lembut jari Carri yang menggenggam lengannya.
Setelah beberapa saat Andra datang menghampiri mereka, ia bersama seornag gadis yang cantik.
Carri tidak memperhatikannya karena ia larut dalam pikirannya yang memperhatikan detail kecil dari corak ikan yang diamatinya.
"Hei Bro,siapa ni?
Gadis itu menyapa Geri dengan ramah "Mia"
"Kalian terlihat serasi"
Mia hanya tersenyum dan memperhatikan gadis di samping Geri yang tengah melihat ke kolam.
Karena ia hanya melihat sebelah wajahnya, hingga ia tidak bisa mmngenalinya.
"Apakah ikannya begitu menarik?
Andra berbicara pada Carri yang bahkan tidka menyadari kehadiran mereka.
Carri kaget dan langsung menoleh memperhatikan Andra, apakah ia tidak sala dengar? Ini pertama kalinya ia mendengar Andra berbicara kalimat yang panjang selain pada Geri.
Dengan tatapan meneliti ia memperhatikan Andra dengan beberapa saat.
__ADS_1
"Ya, mereka sangat indah"
"Carri?
Mia kaget bahwa gadis yang ia liat adalah Carri, ornag yang menjadi patnernya ketika masa sekolah dulu.
Carri langsung menoleh dan melihat Mia sedang tersenyum ramah padanya, wajahnya bahkan menyiratkan kerinduan, hingga Carri tidak dapat menahan diri dan melepas lengan Geri memeluk Mia.
"Ini kau?
"Ya ini aku, aku sudah mencarimu keman-mana, kau bahkan tidak pernah datang lagi kerumanhku"
"Maafkan aku aku kan mampir kapan-kapan"
"Tidak, jangan ehh maksudku aku sudah tidak tinggal disana"
"Kalau begitu katakan dimana kamu sekrang, aku kan sering bermain ke tempatmu, bagaiman kabar paman dan bibi?
"Ehemmm,," Andra menyadarkan mereka yang telha melupakan pasangannya.
"Carri kami akan pergi lebih dulu, ini adalah nomorku jangan lupa mnghubungiku"
" Ok,ok"
Carri memandang suaminya yang kini memberikan tatapan cemburunya.
"Sayang, ia adalah Mia yang pernah kuceritakan, ok"
Carri ternyum lalu melingkarkna lengannya di leher suaminya lalu mngecup bibir suaminya. Namun ia kaget ketika itu hanya akan jadi kecupan Geri malah memegang pingganya untuk lebih dekat dan ******* dalam bibir Carri.
__ADS_1
Semua orang memperhatikan mereka dengan tatapan kagum, beberapa dari mereka bertepuk tangan dan merasakan keinginan untuk melakukannya dengan pasangan mereka.
Pada akhirnya yang menjadi perhatian ornag bukanlah pasangan yang bertunangan tapi pasangan yang berciuman hangat di tengan pesta.