Tatapan Manis Untuk CEO Milikku

Tatapan Manis Untuk CEO Milikku
BAB 137


__ADS_3

Kenapa kau berdiri di depan pintu seperti pengawal?" Atrin, yang memerankan putri salju datang menghampiri Deon yang sedari tadi ditugaskan berjaga di depan pintu. Ini supaya tidak ada yang tahu kalau Mia akan menggantikan Sari memerankan sosok pangeran dalam drama mereka.


"Tidak ada yang boleh masuk, seseorang sedang berganti pakaian didalam" Deon berbicara dengan tegas memperlihatkan sifat aslinya. Dingin dan kaku, raut matanya bahkan terlihat kelam dan kejam, siapa pun tidak akan berani menentangnya.


Sesaat Atrin terpukau dengan Deon, sungguh lelaki sempurna, ia menyukai lelaki tampan dan tegas, lelaki dingin yang memiliki pesona berwibawah, ia sungguh sempurna. "Kalua begitu aku tidak akan masuk tapi beri aku nomor ponselmu", Atrin berbicara sedikit menggoda, sampai ia pun tidak mengerti mengapa ia secara refleks menunjukkan pesonanya pada Deon.


Selama mereka bergabung dalam acara amal ini, khususnya drama, ia tidak pernah memperhatikan Deon, karena ia adalah sosok lelaki yang terlihat lemah, dan tidak suka bergaul. Tapi melihat bagaimana begitu tegasnya Deon seperti laki-laki kaya raya dengan sifat yang dingin, ia begitu terpesona, Deon adalah sosok yang paling diidamkannya.


Mata Deon semakin kelam melihat bagaimana gadis didepannya dengan tidak tahu diri mengodanya secara terang-terangan. "Gadis kecil, kalau kamu tidak mau celaka maka pergilah selama aku masih berbaik hati"

__ADS_1


Atrin terkejut dengan ekspresi Deon, ia merasa dirinya sedang ditekan oleh sesuatu yang tidak keliatan dan jiwa pengecutnya yang sudah lama ia pendam entah mengapa kini muncul begitu saja. "Kau,, kau lihat nanti bagaimana kau bersujut mengemis cinta dariku" Atrin melangkah dengan angkuh menjauh dari Deon, ini pertama kalinya ia ditolak oleh lelaki, lelaki itu bahkan hanya sorang kacung.


"Dasar wanita sombong" Deon gumam kecil menghina Atrin.


...


Mia keluar dari ruangan rias dengan sikap elegan dan berwibawah, ekspresinya hangat dan mencerminkan sosok pangeran yang terbiasa hidup dalam kemewahan serta memiliki cinta yang hangat.


"Bagaimana? Kau melihatanya, bukankah ia sangat tampan? Kau harus mengakui keahlianku bukan?" Keti mengelilingi Mia dan merasa sangat bahagia dengan hasil kreasinya "tidak ada yang akan mengenalimu dalam pakaian ini, semua gadis akan jatuh cinta padamu, lihat saja nanti"

__ADS_1


"Nona, bagaimana kau melakukannya? Ia sungguh seperti lelaki sungguhan, dan kenapa ekspresinya bahkan terlihat begitu berbeda, sedikitpun Mia tidak ada disana" Deon berbicara memuji sambil memperhatiakn Mia yang kini telah berubah 180 derajat, ia benar-benar telihat seperti seorang lelaki. Bukan hanya terlihat sepeti lelaki seungguhan, ia sangat tampan dan memiliki kharisma yang unik.


"Sudah ku bilang, aku ini adalah sijenius yang paling berbakat" Keti memuji dirinya sendiri sambil tersenyum pada dua orang lelaki didepannya, setidaknya saat ini Mia menyamar menjadi lelaki.


Mereka bertiga berjalan menuju ruang tunggu dimana kegelisahan dari semua teman-temannya yang berperan dalam drama langsung digantikan oleh keterkejutan.


Semua wanita terpesona dengan Mia, mereka tidak bisa menutupi rasa kagum dan jatuh cintanya pada pria yang berda tepat didepan mereka. Pria itu tersenyum hangat dan memperkenalkan diri dengan sopan, "Namaku Ken, aku adalah pemeran pangeran untuk drama kali ini" Suara serak dari pria tampan itu mengema di telinga para wanita yang sedang memandang dengan ekspresi penuh cinta.


Mereka semua jatuh cinta pada saat yang sama pada satu pria bernama Ken. Persetan dengan yang sudah memiliki kekasih, karena pria didepan mereka telah mencuri hati semua orang dalam sekejap.

__ADS_1


Para lelaki dalam ruangan itu tak luput dari pesona aneh yang mereka lihat di wajah Ken, ada sesuatu yang aneh yang membuat mereka teetarik untuk terus menatapnya, munkinkah mereka semua menjadi homo dalam satu kali pandang pada Ken.


"


__ADS_2