
Diluar pesta terus berlanjut, beberapa dari sepupu dekat Sari sangat penasaran apa yang terjadi di belakang, namun mereka tidak dapat kesana karena Agus menyuruh penjaga agar tidak ada yang boleh masuk.
Beberapa saat rasa penasaran mereka terbayar melihat kelima orang itu keluar dari ruangan dan menemui mereka.
Banyak lontaran pertanyaan yang diajukan kepada mereka, beberapa dari mereka juga masih ada yang tidak dapat menerjemahkan kenyataan dihadapannya.
Gadis cantik yang telah menyapu perhatian sejak kedatangnnya di pesta itu bukanlah Sari, namun itu adalah saudara kembar Sari.
Ibu Carri antusias menjawab semua pertanyaan dan ia dengan bangga memamerkan dua putrinya yang cantik.
Beberapa orang ikut bahagia, beberapa pula mengejek dalam hati karena ia menyombongkan seorang putri yang tak pernah ia besarkan selama ini.
Terutama orang-orang yang bersaing dengan keluarga Sari menjadi lebih mencemooh didalam hatinya.
Pengantin di pesta itu tak lagi menjadi pusat perhatian karena mereka semua memperhatikan orang yang lama hilang kini datang kembali membawa sejuta kejutan.
Melihat ketengangan dan perhatian yang teralih kemudian MC segera bertindak dan menuntun acara itu kembali ke arahnya.
Hingga pesta selesai Carri sudah tertidur di bahu Geri karena rasa lelah secara mental yang ia terima selama 2 hari berturut-turut.
Geri segera membawa Carri ke mobil lalu menghubungi ibunya untuk pamit lebih dulu.
Didalam ruangan pesta Sari masih berada disisi ibunya dengan senyum yang tidak pernah luntur.
__ADS_1
"Ma, dimana adikku? Sari merasa tidak lagi melihat Carri hingga ia penasaran dengannya.
"Mungkin ia ada disuatu tempat bersama suaminya, pergilah mencarinya dan suruh mereka menginap di rumah malam ini"
Sari segera bergegas mencari Carri di seluruh ruangan peata itu namun tidak menemukannya.
Ia kemudian keluar berjalan menuju taman namun disana hanya ada beberapa wanita yang tengah berbincang-bincang.
Ketika Sari hendak bebalik ia mendengar namanya disebut, karena penasaran apa yang tengah mereka bicarakan tentang ia maka Sari dengan segera bersembunyi di balik bunga besar lalu mendengarkan percakapan mereka dengan teliti.
"Kau melihatnya juga kan? Adik kembar Sari telah kembali"
"Ya Carri sangatlah cantik, bahkan ia lebih cantik dari kakanya"
Banyak lagi ucapan yang merendahkan Sari dan menyanjung kecantikan Carri, bahkan mereka juga membandingkan tentang suami Carri dan tunangan Sari yang jelas tidak sebanding dengan Geri.
Sari merasa geram mendengar obrolan mereka hingga ia meninggalkan tempat itu tanpa diketahui mereka yang tengah asik menjelek-jelekkan Sari.
Sesampainya di tempat ibunya berdiri kemudian ia langsung merengkuh lengan ibunya dengan manja.
"Apa kau menemukan mereka?
"Tidak ada dimana pun"
__ADS_1
Megan menjadi bingung lalu bertanya pada Ibu Geri dan akhirnya merasa lega.
Megan kemudian menghampiri Sari karena pesta itu akan segera berakhir.
Mereka kembali ke rumah di kawasan taman tinggi. Itu adalah sala satu kawasan dimana semua yang menghuni disana adalah orang-orang kalangan atas yang telah diturun temurunkan.
Rumah mereka termasuk sala satu 3 rumah termegah disana, mereka mempunyai pengaruh yang baik di kalangan para sosialita kota itu.
Ketika Sari tiba di rumah ia langsung berjalan ke kamarnya dan membuang semua barang-barangnya ke lantai.
Ia tidak terima jika seorang saudara yang telah lama pergi tiba-tiba datang merebut semua kebahagiaannya.
Ia adalah putri kesayangan orang tuanya, dan selamanya akan seperti itu hingga tidak ada yang boleh merebutnya bahkan jika itu hanya sepotong kuku saja.
Ia kemudian menelpon seseorang untuk mecari tahu semua yang berhubungan denga Carri. Ia tidak akan membiarkan Carri merebut apa pun yang ia miliki.
Bahkan jika harus menyingkirkan saudara kembarnya, ia tidak keberatan, yang penting semua yang ia miliki terjaga.
Ia juga memikirkan bagaimana caranya merebut perhatian suami Carri hingga apa pun yang ia miliki akan hilang.
Meski ia mencintai kekasihnya, tapi apa salahnya memiliki 2 orang laki-laki, yang satu menjadi sumber kekayaan dan kehormatan sedangkan yang lainnya akan memuaskan rasa cintanya.
Ia tersenyum puas dengan rencananya, ia berpikir bahwa ia akan menjadi lebih hebat lagi dimasa mendatang ketika semua rencananya terlaksana.
__ADS_1