Tatapan Manis Untuk CEO Milikku

Tatapan Manis Untuk CEO Milikku
BAB 152


__ADS_3

Mischa keluar dari ruang ganti dan duduk di kursi yang telah disediakan oleh asistennya.


"Nona, apa kau sudah melihat pemeran utama prianya? Katanya namanya Ken. Yang paling penting, menurut cerita yang ku dengar ia memiliki wajah yang sempurna!" Olive berkata penuh semangat.


"Katanya dia hanya aktor pemula, jika bukan karena Tuan Henry, aku tidak akan pernah mau beradu akting dnegan seorang pemula!" Mischa merasa derajatnya jatuh terlalu jauh, bagaimana bisa ia jadi disandingkan dengan seorang pemula.


"Waah,, lihat pangeran es kita telah selesai berganti pakaian, aku rasa aku benar-benar jatuh, jatuh hati padanya"


"Baru jatuh hati? Aku sudah jatuh hati berkali-kali, lebih pastinya beribu-ribu kali! Itu terjadi setiap aku memandangnya dan ketika memikirkannya"


"Oh,,oh,, ya ampun lihat tatapannya, hangat dan lembut, bagaimana ini? Dia benar-benar menguasai karakter Gilang, dia sangat tampan dengan pakaian itu"


"Terlalu menggoda! Oh seandainya bisa, aku akan menculiknya saat ini juga!"


"Jangan berbicara omong kosong, aku memiliki beberapa adegan kecil bersamanya, ahhhh aku menantikannya!"


"Apa katamu! Aku sangat iri! Mengapa kau terlalu beruntung!"

__ADS_1


"Hahah,, tentu saja! Aku memang selalu beruntung!"


Mischa yang sedang menatap naskahnya terkejut meilhat Ken dengan setelan jas putih yang memebuatnya becahaya disertai tatapan lembut dan hangat dari matanya. "Apa dia pemeran utama prianya?"


Olive tidak bisa berkedip, hatinya meleleh dan saat ini telah banjir, bagaimana ia akan membentuknya kembali. Ken benar-benar menghancurkannya kali ini!


Mata Sialan!


Bagaimana ia akan berkedip jika Ken terus berada di pandangannya, ini mimpi buruk yang menyenagkan!


Ia mendapat keuntungan melihat pria yang snagat tampan, hangat dan lembut, tapi ia mengalami masalah sebagai asisten jelas ia tidak akan bisa mendekat apa lagi berharap lebih pada Ken. Statusnya sebagai asisten sungguh menjadi tembok penghalang yang tinggi!


Semua orang terdiam melihat bagaimana beraninya Mischa menghampiri Ken.


"Hah! Lihat Mischa, ia akan segera bernasib sama dengan Frilia!"


"Dia terlalu percaya diri karena merasa pangkatnya lebih tinggi, tapi ia belum mengenal Ken dengan baik"

__ADS_1


"Aku harap pangeran es ku akan memberinya hantaman hingga ia menjadi seperti es yang kaku berdiri di tempat dan tidak bisa berbuat apa pun"


"Ya, aku pikir sudah cukup Frilia yang melakukan kesalahan konyol, sekarang aktris kelas A kita akan menyusul"


Hah! Orang itu datang lagi, lihat bagaimana Mia mencelahmu. Sepertinya Keti akan mendapat tontonan seru setiap kali ia mendampingi Mia dalam wujud Ken. Sungguh menghibur!


Ken melihat Mischa, ia jelas tahu siapa orang didepannya, tapi ia harus bepegang pada tekadnya untuk tidak memberi harapan pada wanita yang menunjukkan cinta dimatanya. Dan Mischa sala satu orangnya! Ia tidak menjawab Mischa dan berlalu melewatinya berjalan le arah sutradara.


Mischa hanya diam terpaku, ini kali pertamanya ia diabaikan oleh seorang pria. Selama karirnya ia tidak pernah tertarik pada pria mana pun, apa lagi bergerak lebih dulu mendekati seorang pria. Tapi kali ini, pria ini mempermalukannya di depan banyak orang, di depan semua aktris kelas C!


Ia tidak terima! Ini penghinaan besar bagi seorang Mischa!


Dengan amarah yang meluap Mischa mengejar Ken. Tapi sebelum ia mendekati Ken, Tuan Henry sudah memberi aba-aba untuk bersiap.


Pembaca tercinta❤️


jangan lupa like 👍

__ADS_1


dan vote ⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2