Tatapan Manis Untuk CEO Milikku

Tatapan Manis Untuk CEO Milikku
BAB 165


__ADS_3

Mia menghela nafas ketika ia telah meningalkan ruang keluarga. Ia sudah bersusah payah menahan hidungnya agar tidak bersin karena anjing yang tidak disukainya itu.


Ia berbaring di tempat tidur ketika Keti masuk sembarangan membawa setumpuk cemilan dan laptopnya. "Nonton lagi?"


"Aduh Mia! Mana ada waktu untuk nonton, kau harus mendengar kabar ini dengan segera!" Keti memperbaiki posisinya di atas ranjang dan menata semua cemilan di depannya lalu yersenyum puas dengan hasil tataannya.


Mia memperhatikan gadis bodoh didepannya, ia tersenyum untuk hal sekonyol itu!


"Jangan melihatku seperti itu! lihat ini! Ini adalah CCTV di rumah sakit tujuan Chito" Keti memperlihatkan gambar para wartawan yang sedang menunggu di depan rumah sakit. "Mereka menghubungi wartawan untuk membuat kegemparan. Lalu ini adalah gambar ketika Chito sampai di rumah sakit" Keti memutar video lain di laptopnya.


"Mereka masuk lewat belakang?" Mia bertanya penuh keheranan.


"Bukan hanya itu! Chito dibawa ke lantai VVIP tanpa seorang pun bisa menjenguknya! Hal yang lebih mengejutkan, agensinya sama sekali tidak melakukan apa pun. Semuanya seperti tidak pernah terjadi!" Keti memutar bola matanya ke arah Mia.


"Ada yang aneh, kenapa mereka membiarkannya?" Mia bertanya penuh keheranan. Lagi pula mereka telah siap membalas perbuatan Chito jika sesuatu terjadi, tapi jelas usaha itu hanya sia-sia karena tidak terjadi kegaduhan di internet.

__ADS_1


"Ada seseorang yang bekerja di belakang kita, aku sempat berpikir itu adalah kutub utara, tapi tidak seorang pun yang tahu penyamaran kita selain kacung bodoh itu. Dan kacung itu... Aku akan menyembahnya jika ia yang melakukan pembersihan sehebat ini! Tapi ia teralu bodoh untuk melakukannya" Keti merasa frustasi memikirkan semua kemungkinannya.


"Biarkan saja! Putar filmnya!" Mia dnegan antusias memperbaiki posisinya untuk menonton dengan baik.


"Kau tidak penasaran? Bagaimana kalu kau memiliki pendukung yang sangat hebat dibelakangmu?" Keti tersenyum penuh hayalan membayangkan kalau itu adalah Geri.


Mia tahu jelas apa yang dipikirkan gadis bodoh itu "Jangan mengahayalkan suami orang lain!"


Hah! Bagaimana ia bisa tahu? "Bagaimana kau?"


"Aku tahu! Wajahmu itu sungguh menyiratkannya!" Mia menatap sinis Keti yang sudah memerah padam karena kepanasan.


Mia terbangun ditengah malam dan memeluk tubuh yang tidur terlentang di sampinya. "Keti, kenapa kau semakin gemuk?" Guman Mia yang masih setengah sadar.


"Kau yang terlalu kurus"

__ADS_1


"Aku tidak, hanya saja pikiranku sedang kacau!"


"Kenapa?"


"Apa lagi? Bagaimana aku akan menyelamatkan pernikahanku sekarang!"


"Mm?"


"Aku menikah dengan kutub utara sialan itu dan ia memiliki kekasih yang ia manjakan!"


Andra terbangun membuka matanya memandang Mia yang masih setia memeluk erat tubuhnya.


Gadis disampingnya itu selalu menghantuinya hingga ia tidak bisa berpikir jernih selama beberapa minggu ini. Ia harus menghabiskan begitu banyak alkohol dan rokok demi menenangkan pikirannya.


Selama ini tidak pernah ada yang bisa mengganggu pikirannya, tapi ia menjadi sangat kacau sejak malam itu. Ketika ia melihat Mia lebih memilih mengakhiri hidupnya dari pada di perlakukan buruk olehnya.

__ADS_1


Dihidupnya yang mewah membuat semua orang berusaha menjilatnya. Mereka semua rela diperlakukan bagai anjing demi mendapat keuntungan darinya, tapi Mia, ia sangat berbeda!


Sepanjang malam Andra hanya merenung tentang Mia dan tidak memejamkan matanya sedikit pun. Ia harus memperhatikan wajah polos istrinya selama ia memiliki waktu. Mungkin sebentar lagi ia sudah tidka bisa lagi melihat gadis itu.


__ADS_2