Tatapan Manis Untuk CEO Milikku

Tatapan Manis Untuk CEO Milikku
BAB 141


__ADS_3

Keti bergegas berjalan menuju Ken, ia menundukkan kepalanya agar tidak dikenali, ia membenci orang-orang yang memujinya karena keluarganya bukan karena kerja kerasnya sendiri. Semua yang datang disini banyak yang dekat dengan keluarganya karena urusan bisnis, mereka sering bertemu di pesta besar yang diadakan baik oleh keluarganya atau di pesta besar lainnya. Selama itu pula ia akan mendapat banyak pujian, pujian yang tidak tulus hanya berdasarkan latar belakang keluarganya saja.


Lebih parahnya lagi ia harus menhan kekesalannya dan tidak bebas menjadi dirinya sendiri, semua tempat seperti itu penuh dengan kepura-puraan. Ditambah lagi dengan rencana perjodohan yang biasa dilontarkan oleh rekan bisnis keluarganya jelas ia tidak menyukai perjodohan, tapi untungla umurnya masih cukup untuk menjadi alasannya menolak semua perjodohan.


Biasanya mereka hanya menawarkan agar bertunangan lebih diuu dan pernikahan di umur yang tepat, tapi jelas ia merasa muak dan selalu pulang ke rumah dengan kesal. Ia juga perlu merayu 01 agar melindunginya dari perjodohan seperti itu, untungnya nenek cukup bisa diandalkan karena nenek sangat membenci adanya penikahan karena bisnis, ia selalu mencarikan pendamping keluarganya adalah orang yang benar-benar terpercaya.


Hal ini dapat Keti pastikan dari cerita ibunya yang bukan dari kalangan atas tapi seorang anak dari perumahan kumuh, dan juga Andra, kakaknya yang dingin itu menikah dnegan Mia karena adanya perjodohan dari nenek dan nenek tidak pernah menilai seseorang yang masuk kekeluarganya melalui kedudukan atau pun materi, semuanya tergantung pada kepribadian.


Meski Ayah dan ibunya juga tidak akur selama beberapa tahun tapi pada akhirnya mereka bisa hidup harmonis dan saling mencintai seperti yang saat ini ia lihat. Tapi Keti jelas tidak yakin pada akhir pernikahan Mia dan Andra, sungguh hubungan yang rumit. Jika saja yang bermasalah hanya antara Mia dan Andra, tapi yang paling buruk ialah Andra memiliki kekasih lain.

__ADS_1


Keti bahkan harus menderita karena pernikahan itu, tapi neneknya adalah orang yang paling yakin kalau pada akhirnya mereka akan saling jatuh cinta.


Nenek tidak pernah mencampuri urusan antara Andra dan mia kecuali sebelum penikahan. Nenek membiarkan mereka berdua mengatasi masalahnya tanpa campur tangan darinya.


Kecuali ketika Andra tidak bisa menjaga Mia dengan baik, seperti yang ia ingat ketika nenek menjadi marah karena Andra membiarkan Mia tersesat di kebun sawit sampai jatuh sakit, saat itulah nenek turun tangan langasung, tapi untuk hal lain nenek hanya mengawasi mereka dari jauh.


Bahkan ketika selama ini Mia dan Andra tinggal terpisah nenek tetap membiarkan mereka meski menurut Keti itu akan semakin memperburuk hubungan kedua orang itu.


Mimpi buruknya masih mengahantuinya sampai sekarang, tapi ia masih belum punya ide yang baik untuk memperbaiki keadaan, ide terakhirnya bahkan gagal ditengah jalan.

__ADS_1


Ia masih harus bekerja lebih keras dan menahan diri untuk tidak gila karena mimpinya yang tiap malam menganggu tidurnya.


...


Mia bernafas lega ketika mereka kembali ke ruang tata rias dan kini ia kembali menjadi dirinya sendiri.


"Bagaimana rasanya jadi pria keren yang membuat semua gadis berteriak histeris tak mampu megendaliakn diri" Keti berbicara sambil tersenyum mengoda Mia.


"Ini yang pertama dan terakhir kalinya, aku hampir gila mendengar bisikan menggoda dan pujian mereka" Mia mengalihkan pandangannya pada cermin "berapa banyak gadis yang jadi lesbian karena aku?"

__ADS_1


"Tapi aktingmu sungguh sempurna, apa jangan-jangan kau seorang psikopat ya?"Keti meniti wajah Mia dengan seksama.


"Jauhkan tatapan itu dariku, lihat, aku ini hanya pandai akting, itu kemampuan tersembunyiku" Mia meningalkan Keti dari ruangan dan belalu kembali ke arah aula.


__ADS_2