Tatapan Manis Untuk CEO Milikku

Tatapan Manis Untuk CEO Milikku
BAB 61


__ADS_3

Selama 2 hari berikutnya Carri terfokus di kantornya, baju yang telah didesain sudah selesai di jahit dan Carri memeriksanya.


Ia sangat puas dengan baju itu, bahkan hasilnya luar biasa dan ia yakin itu akan menandingi desain yang ada dipasaran. Mereka hanya perlu menggunakan akal mereka untuk bagian promosi dna pemasaran.


Yang jelas mereka tidak akan menjual dengan harga murah. Tapi untuk menyewa artis papan atas mempromosikan gaun mereka maka keungan mereka tidkalah cukup.


Jadi mereka akan menunggu sampai pada makan malam bersama Geri dan Carri akan mengenakan sala satu desain mereka.


Nama perusahaan mereka cukup sederhana "A" nama itu dipilih sendiri oleh Carri yang merupakan huruf pertama pada abjad.


Mereka berharap dengan mana itu maka semua ornag akan sukses dalam kegiatannya karena dimulai dari menggunakan semua rancangan mereka.


Pada akhir pekan Carri mendampingi suaminya untuk dinas di luar kota, itu adalah sala satu kota terbesar dengan beberapa pusat perbelanjaan yang terkenal.


Mereka akan menghadiri acara makan malam dan sekali gus akan membahas bisnisnya.


Makan malam itu dilaksanakan di sala satu rumah seorang rekan bisnis Geei, ia adalah sala satu orang berpengaruh di kota itu sehibgga ia memiliki aset dimana-mana.


Carri menggunakan sala satu gaun rancangan Ezra yang senada dengan jas milik Geri.


Setelah mereka sampai disana sudah ada banyak rekan bisnis Geri. Mereka semua terpukau dengan penampilan Carri, sanagt anggun dna berkarisma, bahkankan gaun yang dipakainya sangat cocok dengannya, gaun itu seperti dibuat untuknya.

__ADS_1


Para gadis melihat Carri dan terpesona akan kecantikannya, akhirnya semua gadis disana membicarakannya dan bertanya-tanya dari mana asal gaun yang dikenakan oleh Carri. Mereka terpukau dna beniat untuk memilikinya juga.


Geei tidka kala menarik dengan Carri, ia menjadi pangeran paling tampan malam itu, bahkan tuan rumah menjadi ciut melihat pasangan yang datang itu.


Meski mereka sering melihat pasangan itu di TV tapi mereka bahkan lebih terpukau dan kecantikan Carei lebih indah jika dilihat secara langsung apa lagi ketika mereka berjalan seperti itu, sangat indha dipandag mata.


Majalah sudah membahas mereka sejak mereka berciuman di depan umum dan majalah bahkan mengomentari gaya pakaian mereka, bahkan saat itu lonjakan pemesanan akan perhiasan dan gaun yang dipakai Carri dan Geri di acara pernikahan papanya melonjak tajam.


Banyak dari mereka tidak bisa mendapatkannya karena hanya di produksi terbatas. Jadi setelah melihat penampilan Carri mereka langsung emmbicarakan semua uang dikenakan pasangan idola itu.


Setelah mereka menemui tuan rumah, mereka berbincang-bincang hingga akhirnya mereka makan malam bersama.


Setelah makan malam, para lelaki berkumpul di ruangan lain untuk membahas bisnis, sedangkan para gadis berkumpul di ruangan lain lagi sambil menikmati teh dan cemilan.


"Gaun yang anda kenakan sangatlah indah aku yakin harganya juga tidak main-main"


"Ya aku bahkan sangat ingin memiliki sala satu dari koleksinya"


"Kau terlihat sangat cantik sampai aku bahkan ingin menerkammu ketika kau baru saja muncul"


"Ya beri tahu kami, bahkan jika itu sangat sulit didapatkan kami akan melakukan apa pun"

__ADS_1


Carri tertawa kecil dan meneguk tehnya dengan anggun. Jiwa pemalunya seketika terbang meningalkan dirinya, dan ia hanya ingin memberikan yang terbaik ubtuk kemajuan usahanya.


"Gaun ini tidak di beli, gaun ini adalah hadiah dari seorang kerabat, tapi aku bisa memberi tahu kalian jika kalian sangat ingin mendapatkannya"


"Ya, katakanlah pada kami"


Carri kemudian mengeluarkan kartu nama perusahaannya, lalu memberikannya pada sala seorang gadis yang sangat bersemangat.


"Kenapa hanya satu berikan juga pada kami"


"Aku hanya punya satu itu juga pemberian seseorang, jika kalian mau fotolah dan hubungi nanti"


Mereka semua mengangguk setuju dan mengeluarkan kamera masing-masing.


"Kita bisa berbagi kontak dan mungkin suatu saat kita bisa lebih dekat"


Carri tersenyum ramah dan mengiyakan permintaan mereka, bahkan Carri ditambahkan ke grup para sosialita itu.


"Kau harus lebih banyak berbicara di dalam grup, biasanya kami membahas hal penting, tapi beberapa juga sangat penting untuk diketahui para gadis"


"Ya orang tua bahkan tidak perlu bergabung bersama kita ketika kita membahas hal-hal seperti itu"

__ADS_1


Di tempat itu memang para gadis berkumpul sendiri karena itu adalah kebiasaan mereka yang dimana terkadang tidak nyambung bila berbicara dengan para ibu-ibu. hahahah


__ADS_2