Tatapan Manis Untuk CEO Milikku

Tatapan Manis Untuk CEO Milikku
BAB 169


__ADS_3

Andra mengerti jawaban diam Mia. Ia menyandarkan belakangnya ke sofa dan memejamkan mata beberapa saat sebelum lanjut berbicara. "Ini mungkin akan menjadi pertemuan terakhir kita. Kau jaga dirimu baik-baik dan aku harap aku mendapat kebahagiaanmu juga nanti" Karena ia telah mendapat kebahagiannya, Mia adalah sala satunya. Meski Andra selalu merasa terganggu setiap kali Mia menghantui pikirannya tapi ia merasa bahagia.


Setiap kali ia mengetahui setiap kebahagian yang di lalui Mia, Andra akan merasa bahgia. Ia tidak pernah membiarkan siapa pun menyakitinya hingga ia bergerak di belakang tanpa sepengetahuan Mia.


Ia selalu menantikan malam tiba agar bisa mendengar laporan Arron tentang kegiatan Mia. Hingga ia bisa meredakan kerinduannya dan kembali merindukannya lagi di keesokan harinya.


Ia tidak bisa menahan bahagianya ketika Arron mengatakan kalau Mia tidak akan pernah bercerai dengannya, kalau Mia akan selalu mempertahankan pernikahan mereka. Ia tersenyum seperti orang gila sampai ia akhirnya tertidur melewati malamnya yang panjang.


Tapi sebentar lagi mungkin akan menjadi akhir baginya dimana ia akan meningalkan Mia dan tak bisa mendengar cerita Arron tentang istrinya itu.


Ia akan pergi jauh dan mungkin tak kembali untuk selamanya. Ia sangat hawatir hingga ia tidak bisa tidur belakangan waktu ini.

__ADS_1


Ia selalu berharap masih memiliki kesempatan untuk menyentuh istrinya untuk terakhir kalinya.


Meski pekerjaannya menumpuk ia akhirnya meningalkannya dan berlari ke rumah besar demi bisa tidur beberapa jam saja di samping Mia. Meski ia hanya bayangan Keti di malam itu, ia sudah merasa cukup hingga ia berharap fajar tidak akan datang lagi dan ia bisa terus menikmati wajah polos Mia.


Ketika ia kembali dari rumah tua ia merasa telah kehilangan sesuatu yang penting dihidupnya. Ia tidak akan bisa lagi bertemu Mia dan hanya bisa memberi yang terbaik pada gadis itu di akhir kepergiannya memastikan kalau Mia akan tetap bahagia dan aman sepanjang ia sudah tidak ada lagi.


Tapi ketika ia melihat Mia datang menghampirinya. Ia sungguh ingin membawa wanita itu kepelukannya dan tidak melepaskannya, tidak membiarkan waktu bergerak hingga mereka tak terpisahkan.


Ia menghina Mia dengan kejam hingga membuat gadis itu memilih kematian sebagai jalan keluar baginya agar terhindar dari Andra.


Ia melihat seorang istri yang ia cintai membencinya, bahkan merasa takut jika bersama dengannya.

__ADS_1


Dengan mempertahankan keegoisannya ia menahan gadis itu lebih lama agar ia bisa merasa lebih baik ketika waktu terakhirnya telah tiba.


Ia tidak akan memperdulikan ketakutan Mia padanya. Ia akan egois hanya untuk kali ini saja!


Ia bukanlah pria yang pernah jatuh cinta sebelumnya jadi masih belum mengerti bagaimana memperlakukan seorang gadis. Ini adalah salahnya karena terlalu membenci semua gadis yang ia temui hingga ketika sebuah perasan asing mulai menyusup ke hatinya ia memberontak kuat untuk melenyapkan penyebanya yang tak lain ialah Mia.


Pada akhirnya ia memilih jalan yang salah! Ia berpikir dengan memlihat Mia menderita akan menghilangkan perasaan asing itu hingga ia bisa kembali seperti semula menjalani hidupnya.


Tapi akhirnya ia tidak menyangkah kalau pilihannya itu akan membuat perasaan semakin tumbuh dan menguasai dirinya.


Pada akhirnya ia menyerah dan beralih menikmati perasaan itu. Tapi terlambat untuk menikmatinya secara sempurna, ia telah membuat penyebab perasaan asing itu menjauhinya. Ia menumbuhkan perasaan benci Mia pada dirinya.

__ADS_1


Semuanya telah terlambat!


__ADS_2