Tatapan Manis Untuk CEO Milikku

Tatapan Manis Untuk CEO Milikku
BAB 83


__ADS_3

Sari masih tertidur di rumahnya karena telah mengahbiskan semalam waktunya untuk mengerjakan tugas kuliahnya. Ia sangat sibuk hingga lupa untuk mengabari Gen.


Ia bahkan tidak pernah menyentuh HPnya dan hanya langsung tidur setelah semua beban di pundaknya terangkat karena tugasnya telah melaju menuju dosen pengampuh mata kuliah.


"Sayang, bangun"


"Mmm"


"Bangun sayang, bangunnnnn"


"Apa ma?


"Itu Gen,,,,


Mendengar katak Gen Sari langsung sadar dari tidurnya dan bangun melompat menuju kamar mandi.


Ia bersenandung senang dan mandi sangat lama hingga 2 jam.


Mamanya bingung dnegan putrinya yang bangun dengan sangat bahagia. Padahal ia sudah membaca berita di internet dan bahkan Agus sampai menarik semua sahamnya di agensi Gen.


Megan kemudian berlalu saja dan meningalkan putrinya, ia hanya menyuruh seornag pelayan membawa air putih ke kamar Sari.


Sari selesai mandi dan mengenakan gaun selutut dengan motif kembang ia lalu mengeringkan rambutnya dan merias wajahnya.


Ia melakukannya selama 3 jam hingga perutnya meronta minta makan.

__ADS_1


Ia mempercepat gerakannya merias wajahnya hingga ia tersenyum puas dengan kreasinya sendiri.


Ia segera meraih HPnya dan turun ke meja makan untuk makan.


Ibunya sedang mengupas buah dan ia merasa heran melihat putrinya dengan muka berseri-seri.


Ia meletakkan pisau dan memperhatikan wajah putrinya yang bersinar karena aurah bahagia yang terpancar dari sana. Bahkan senyum putrinya tidak pernah kendur dan bibirnya terus melengkung sepanjang ia turun dari tangga dan berjalan ke ruang makan.


Sari segera meraih piring dan makan dengan tenang, bahkan ia lupa menyapa mamanya karena terlalu bahagia.


"Kamu mau kemana?


"Eh mama, aku tidak tahu kalau mama ada disini" Sari menoleh ke arah Megan dnegan senyum yang semakin mengembang.


"Bagaimana kamu tahu kalau kamu terlihat sangat bahagia"


"Sayang, kamu belum liat HP kamu?


"Iya kan aku lagi makan ma"


"Abis makan langsung liat HP kamu"


"Iya ma"


Sari melahap makannya dengan gembira hingga akhirnya ia merasa kenyang dan kemudian memeluk mamanya dan melangkah pergi.

__ADS_1


"Nak tunggu, liat dulu HP kamu"


"Iya ma ini juga lagi di hidupin"


Sari menghidupkan ponselnya namun ternyata ponselnya sedang kehabisan batrei, ia merasa kesal namun tetap berlalu ke kamarnya dan menghubungkannya ke penambah daya.


Sari meningalkan HP nya dan berlalu ke cermin memperbaiki lagi riasannya.


Ia kembali melihat dirinya dalam cermin dan memperhatikan penampilannya. Setelah beberapa saat ia kemudian mengganti lagi bajunya sampai 3 kali hingga akhirnya puas.


Ia menari-nari di depan Cermin begitu lama dan memperhatikan setiap bagian kecil pada tubuhnya, semuanya harus terlihat sempurna.


Akhirnya Sari meraih HPnya dan menyalakannya. Ia bersenandung riah sambil tersenyum bahagia.


Begitu HPnya menyala serbuan notifikasi langsung membuat HPnya bergetar sangat lama hingga ia meletakkannya dan meraih gelas berisi air putih di meja.


Setelah meneguk setengah dari air pada gelas ia kemudina meraih HPnya kembali dan melihat banyak panggilan tak terjawab dari Katrin dan juga Gen.


Sambil melihat panggilan itu sebuah notifikasi berita terhangat hari itu muncul di layar HPnya.


Itu adalah berita tentang perselingkuhan Gen, ia segera membuka artikelnya dan baru saja membaca judulnya ia langsung terperanga.


Beberapa foto yang menjadi bukti juga tertera dibagian paling atas artikel itu.


Wajahnya berubah warna bagai pelangi hingga akhirnya menjadi pucat. Air matanya mengalir deras di pipinya hingga akhirnya ia tidak menahan diri dan melemparkan HPnya.

__ADS_1


Pandangannya seketika kabur dan nafasnya menjadi sesak serta panas disekujur tubuhnya yang bergetar membuatnya tidak dapat berpikir jernih.


Ia hanya terdiam dengan pandangan kosong dan pikiran yang kelayapan entah kemana hingga akhirnya ia jatuh dan pingsan.


__ADS_2