Tatapan Manis Untuk CEO Milikku

Tatapan Manis Untuk CEO Milikku
BAB 205


__ADS_3

Keti, Mia dan Deon duduk didalam ruangan bioskop. Itu adalah hari ketiga penayangan 'Tempat Tebaik' tapi tidak seorang pun yang mau membeli tiket sejak tayangan perdananya.


'Tempat Terbaik' menjadi pencetak rekor untuk film dengan peminat paling rendah. Hal ini bahkan di perparah dengan adanya Tuan Henry sebagai sutradaranya dan sala satu pemenang penghargaan termuka sebagai pemainnya yaitu Mischa.


Semua penggemar Tuan Henry maupun Mischa mengalami ledakan di ib/internet.Mereka terlalu kecewa dengan idolanya.


Film ini menjadi satu-satunya film milik Tuan Henry yang sangat buruk di mata para penggemarnya hingga hanya untuk melirik jam penayangannya orang-orang merasa enggan.


Banyak cacian yang memojokkan mereka karena dianggap telah mengecewakan dengan memproduksi fim terburuk yang pernah ada.


Mereka semua mengkritik tanpa melihat keaslian filmnya.


Hal ini dikarenakan beredarnya cuplikan film yang telah di edit dengan sangat buruk.


Tidka ada yang bisa melakukan pembasmian pada video yang beredar tersebut hingga terus menerus menempati trending topik ke dua setelah Senjah Merah.

__ADS_1


Karena adanya cuplikan video itu maka Senjah Merah juga ikut naik popularitasnya berbanding terbalik dengan Tempat Terbaik.


Hingga pada hari ke lima penayangannya 'Senjah Merah' telah mencapai puncak kemenangan dengan memecahkan rekor sebagai film dengan penghasilan terbanyak dalam waktu 5 hari penayangan.


Bioskop di bawah naungan perusahaan Andra pun ikut menuai kritik karena telah memberikan sebanyak 50 persen penayangan untuk Tempat Terbaik.


Bioskop menjadi sepi dan ikut berpengaruh pada semua film yang ditayangkan di bioskop itu.


Mia bahkan berimbas dengan mendapat kritikan karena telah membiarkan 'Tempat Terbaik' mendapat penayangan terbanyak di seluruh bioskop di bawah naungannya.


"Sudah saatnya" Keti dengan senang menyiapkan kameranya.


Keti memiliki utang pada semua kru Tempat Terbaik.


Hal ini dikarenakan penempatan poster yang tidak menunjukkan wajah Ken. Di poster yang terpajang Ken membelakangi kamera dengan hanya memperlihatkan sisi samping wajahnya saja. Sedangkan Mischa berada di depan saling memunggungi dengan Ken.

__ADS_1


Ini adalah permintaan Keti untuk membuat ledakan di pasaran hingga ia membuat permohonan poster seperti itu.


Ia berjanji akan membalikkan keadaan pada hari ke empat penayangan.


Hal ini pula membuat para kru produksi tidak bisa berbuat apa pun sampai hari ke empat dan sepenuhnya hanya diam melihat 'Tempat Terbaik' di olok-olok.


...


"Sesungguhnya aku cukup kesal setelah melihat Mia memposting Tempat Terbaik, jelas ia akan mendukungnya karena satu-satunya bioskop yang memberi penayangan tebanyak untuk tempat terbaik ialah semua bioskop di bawah naungan perusahaannya. Tapi aku cukup terkejut kalau 'Tempat Terbaik' memiliki pemeran lelaki yang tampan. Aku rasa aku akan mati jika tidak pergi melihatnya"


"Hampir saja aku memblokir akun resmi Mia karena melihat postinyannya. Sesungguhnya aku sudah merasa kesal karena pengaturan untuk semua bioskop di bawah naungannya yang memberi penyangan pada 'Tempat Terbaik' sebanyak 50 persen. Syukurlah Tuhan masih menggerakkan jariku untuk mengetuk video singkatnya hingga aku bisa melihat begitu tampannya pemain utama 'Tempat Terbaik'"


"Jangan katakan kalau pria itu (Ken) tampan. Ia jelas tidaj hanya berada di tingkat itu, ia bahkan melebihinya! Tidak!!!!!!!!!... dia bahkan layak di sebut sebagai kesempurnaan hingga aku rela memborong semua tiket 'Tempat Terbaik' demi melihtanya"


"Sepertinya Mia memang yang terbaik dalam menilai sebuah film hingga hanya bioskop dibawah naungan perusahaannya yang rela memberikan separuh jam tayang untuk Tempat Terbaik. Aku sungguh kagum dengan penglihatannya"

__ADS_1


__ADS_2