Tatapan Manis Untuk CEO Milikku

Tatapan Manis Untuk CEO Milikku
BAB 157


__ADS_3

Sari melangkah turun dari mobil dan berjalan dengan anggun ke arah restoran.


Semua mata tertuju padanya ketika ia masuk ke dalam restoran dengan langkah yang lembut dan sopan.


"Hah! lihat itu, bukankah ia Sari? Putri satu-satunya dari keluarga sanjaya!"


"Kau benar, lihat bagaimana semua orang menjilatnya!"


"Kau benar, ia memiliki segalanya karena terlahir dengan sendok perak di mulutnya, tapi apa kalian tahu kalau ia memiliki saudara kembar!"


"Ya, aku mendengarnya, tapi berita itu sudah lama tenggelam dan tidak ada lagi yang tersisa. Hanya saja saudara kembarnya itu adalah istri dari CEO muda yang terkenal"


"Hustt, kalian ini jangan terlalu keras, ia bisa dengar!"


"Apakah kami bicara terlalu keras? kalau bebitu biar ku pelankan. Saudara kembarnya itu sangat cantik, lembut, hangat dan menjadi panutan setiap orang dalam berbusana. Kalian tahu A? Dia adalah pelopor A, semua gaunnya berasal dari A. Ada rumor mengatakan kalau ia adalah pemilik A,,,"


"Apa katamu? pemilik A?"


"Ya, tapi tidak pernah ada yang bisa memastikan kabar itu, ia sangat tertutup mengenai rumor itu. dan lagi, rumor mengatakan kalau keluarga sanjaya tidak menerimanya, itu sebabnya ia tidak pernah muncul di muka umum bersama orang dari keluarga Sanjaya!"


"Apa yang kau katakan? Bukankah ia pernah beberapa kali bersama sari?"

__ADS_1


"Kau ini, kau sangat ketingalan berita tahu! Kalian dengar ya, di awal keluarga sanjaya tahu kalau saudara kembar Sari masih hidup mereka memperlakukannya dengan baik, tapi pada akhirnya mereka membuangnya!"


"Kenapa mereka membuangnya?"


"Siapa yang tahu! Kita selalu tahu kalau semua keluarga yang kaya dan berpengaruh memiliki rahasia besar yang dikubur paling dalam!"


"Tapi tetap saja orang tua mereka sungguh keterlaluan! Bagaimana bisa mereka membuang putrinya begitu saja!"


"Aku sungguh kasihan padanya!"


"Hah, kalian ini! Kalau kita membicarakan gadis itu, sampai pagi pun gosipnya tidak akan terbahas tuntas!"


....


Ia cukup senang sampai ia menyadari bahwa di meja sebelah mereka ada Tuan Henry bersama semua pemain dan kru dari 'Tempat Terbaik'.


Matanya kemudian mengelap dan mengepalkan tangannya. Ia tahu seorang yang mungkin telah menipunya adalah pemerna utama wanitanya. Jika bukan karena tipuan itu ia sudah menjadi bagian dari 'Tempat Terbaik'. Bukan berada di pemeran pendukung, tapi di pemeran utamanya!


Wanita sialan itu pasti mengetahui rencananya sehingga ia ditipu!


Claron melihat ketegangan di wajah Nari dan mengikuti tatapannya. Sial! Kali ini ia sepertinya melakukan kesalahan besar dengan membiarkan mereka bergabung. Menambah pekerjaan saja!

__ADS_1


"Nari, apa ada sesuatu?" Claron pura-pura tidak tahu dan bertanya dengan lembut.


"Bolehkah aku minta bantuan?" Nari tersenyum penuh arti.


"Baiklah, apa itu?"


...


"Kau,, kau apa yang kau inginkan!" Mischa yang keluar dari balik pintu merasa kaget ketika orang di depannya menghalangi jalannya sambil memberi tatapan mengancam dan sebuah gunting di mainkan oleh Im.


"Kau si pemerna utama dari 'Tempat terbaik'?" Sari tersenyum puas lalu menarik Mischa ke samping dan menjatuhkannya ke lantai. pengaruh obat itu sangat membantu! "Kau tahu aku? Kalu belum biar ku beri tahu! Aku Sari!"


Segera Mischa ingat apa yang baru saja ia dengar mengenai Sari. Sepertinya gosip itu memang benar adanya!


"Apa yang kau inginkan?" Mischa bertanya pelan sambil menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya.


"Sebaiknya kau bertanya pada dirimu sedniri, apa yang telah kau lakukan hingga perlu mendapat pelajaran dariku! Kau cukup beruntung karena hanya aku sendiri yang menghakimimu, kalau tidak, karirmu akan hancur, tidak, hidup dan keluargamu akan menjadi debu!" Sari tersenyum puas menikmati ketakutan Mischa. "Tenanglah, aku hanya ingin bermain-main sebentar!"


Pembaca tercinta❤️


jangan lupa like👍

__ADS_1


dan vote ⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2