Tatapan Manis Untuk CEO Milikku

Tatapan Manis Untuk CEO Milikku
BAB 123


__ADS_3

"Sialan!!! Nari melemparkan ponselnya ke dinding setelah membaca petisi yang beredar di kampus. Bagaimana bisa hari yang amat dinantikannya malah berakhir mengerikan.


Kedua ****** itu jelas telah mencuri rekaman CCTV hingga mereka bisa mempermalukannya, lalu dengan apa mereka bisa mengaksesnya kecuali dengan bantuan orang dalam, jika melihat bagaimana gugupnya Ender pada hari ini, maka jelas telah terjadi sesuatu dibelakangnya. Dengan amarah yang meluap ia keluar dari ruangan Ender membanting pintu.


"Nona, ada apa? Rin jelas tidak mengerti baru saja Nari begitu gembira bagai diatas angin tapi sekarang amarahnya meluap-luap lagi.


Karena tidka mendapat jawaban Rin hanya mengikuti Nari di belakang dan mereka pergi naik mobil.


...


Di rumah Mia, tiga orang sedang tertawa puas karena berhasil memberi pelajaran pada si rubah licik.


"Nonaku, kau sangat cerdik, aku yakin saat ini kampus sedang heboh dan coba lihat semua medsos dipenuhi wajah Nari" Deon terkekeh melihat layar ponselnya dimana Nari dijadikan lelucon oleh semua nitizen.

__ADS_1


Keti tersenyum bangga ia sangat menyukai pujian "Siapa yang bisa mengalahkanku, jika mau dunia bisa ku kacaukan"


"Tapi apa kita tidak berlebihan? Jelas Mia tidak tega kalau Nari sampai tidak melanjutkan pendidikannya karena mereka, ia pernah merasakan bagaimana sulitnya untuk menghasilkan uang supaya bisa terus melanjutkan kuliahnya.


"Jangan hawatirkan dia, ia adalah orang kaya setiap bulan selalu ada uang dalam nominal banyak masuk ke rekeningnya dan setiap jalannya telah diatur seseorang hingga bisa semulus jalan tol" Keti dengan santai mencibir sambil memainkan jarinya.


"Memang apa pekerjaanya?


"Tidak ada ia hanya berlati vokal dan menari, ia terdaftar di sebuah agensi dibawa naungan perusahaan Andra"


Sekejap mereka bertiga melongo sambil memikirkan perkataan Mia, kalau benar demikian maka selama ini, Andra bukannya benci pada wanita hanya ia memiliki kekasih rahasia, dan kekasihnya itu adalah si rubah licik.


"Aku akan mencari tahu" Keti baru saja mendapatkan kembali laptopnya ketika ia membuka berandanya dan semua berita mengenai Nari telah hilang, bahkan trending topiknya telah diganti dengan scandal artis lain. Grup kampus pun kini sepi seperti kuburan, semua yang mereka kerjakan hilang dalam sekejap.

__ADS_1


"Ap,, apa ini? Wajah Keti menjadi pucat merasakan kengerian karena baru kali ini ia melihat seorang yang handal membersihkan di internet, sudah tidak ada jejak sama sekali. Komputernya bahkan di retas dan semua file mengenai Nari telah hilang dari sana, namun anehnya jika biasanya peretas akan merusak serta komputer yang ia retas tapi hanya file mengenai Keti yang hilang, yang lainnya sama sekali tidak tersentuh.


"Ada apa?


"Kalu lihat ini Ai, komputerku diretas dan semua berita yang kita unggah telah hilang dalam hitungan menit, tapi komputerku baik-baik saja tidak ada file yang hilang juga"


"Jadi kemungkinan dugaan kita benar, siapa yang memiliki kapasitas untuk melakukan pembersian sehebat ini, lalu melihat bagaimana peretasnya tidak merusak komputer milikmu,,,,"


Mereka bertiga berpandangan sambil memikirkan satu orang, jelas itu adalah Andra.


Meski sudah beberapa minggu ini Mia melupakan kekerasan Andra padanya tapi kini entah bagaimana perasaannya seperti tersakiti. Semuanya memang sudah salah dari awal tapi tak bolehka ia berharap semuanya akan membaik seiring berjalannya waktu.


Ia tidak penah menginginkan hidup dalam kekayaan seperti yang dirasakannya saat ini. Bergelimang harta dan tidak kekurnagan pakaian dan makanan, tidak perlu repot memikirkan biaya kuliah, tidak perlu takut esoknya mau makan apa, tapi ia sama sekali tak bahagia. Hidup dalam penghianatan, terikat pada orang lain dan tak bisa melepaskan diri.

__ADS_1


Dengan senyum kecutnya ia meninggalkan kedua orang itu beralasan untuk mandi tapi sebenarnya ia ingin menangis dibawa pancuran air agar tak ada yang tahu bahwa hatinya sedang sakit.


__ADS_2