
Keesokan paginya Deon menjenguk Keti pada pagi harinya sebelum meninggalkan gadis itu untuk berangkat bertemu dengan asisten Min.
Gadis itu lebih baik sekarang dan ia sudah bisa duduk di depan komputer setelah seminggu ia tidak pernah menyentuhnya.
Ia tidak pernah menyangkah bahwa hanya dalam semalam pertemuan mereka dan kondisi Keti yang seminggu hanya murung akhirnya bisa menjadi lebih baik. Ia meninggalkan gadis itu setelah menelpon sesorang untuk merekayasa rekaman CCTV apartemen Mia.
Ruang kerja asisten Min.
"AM aktif kemarin malam, ia menghubungi Nyonya, katanya 'Jangan melakukan apa pun'. Aku rasa orang ini berada di pihak kita" Asisten Min berbicara tanpa melihat Arron. Ia sedang memperhatikan komputernya dimana informasi AM tertera dengan jelas disana. "Ia aktif selma 5 menit dan hanya melakukan pengiriman pesan pada Nyonya. Dan lagi, lokasinya berada di Jepang" Sambung asisten Min.
__ADS_1
"Di Jepang? Petunjuknya terlalu sedikit, dan lagi bahwa ia aktif hanya untuk hal berhubungan dengan Nyonya. Apakah dia orang yang sibuk?" Arron berfikir sejenak. "Kalau ia benar-benar berada di pihak kita maka seharusnya ia mengatakan yang sejujurnya, mengapa ia harus mengirim kode untuk memberi petunjuk?"
"Kodenya sudah terpecahkan" Asisten Min berseru ketika ia membuka sebuah email masuk.
Arron sangat bersemangat ketika ia langsung berjalan melihat komputer milik asisten Min. "Myopia?" serunya membaca tulisan itu.
"Artinya dekat" Asisten Min menerjemahkan tulisan itu.
"Myopia, atau bisa juga dikatakan dekat, dalam kedokteran kata ini berhubungan dengan penyakit mata, rabun jauh. Tapi apa hubungannya..." Asisten Min menghentikan pekerjaannya dan bersandar ke kursi kebesarannya memejamkan mata sambil berpikir.
__ADS_1
"Ada sesuatu yang berusaha di beritahu pada kita. Dekat mungkin berhubungan dengan pelaku kejahatan yang menimpa Nyonya. Ini diperkuat dari pesan yang disampaikan pada Nyonya beberapa jam sebelum Nyonya mengalami kecelakaan. Lalu kemudian tengah malam kemarin ia kembali mengirim pesan pada Nyonya, artinya akan ada sesuatu yang terjadi. Tapi melihat bagimana Nyonya sedang baik-baik saja berada di kantor maka ini memberi peringatan untuk waspada akan keselamatan Nyonya" Arron memperhatikan wajah tenang milik Asisten Min. Orang itu memang selalu terlihat tenang dalam setiap situasi.
"Kalau saja dugaan itu tepat, maka bisa saja Am merujuk pada pelaku kejahatan yang menimpa Nyonya pada malam itu. Mungkin ia berusaha memberi tahu bahwa orang di balik kecelakan itu berada dalam jangkauan yang dekat dengan kita. Ini juga sekali gus menjadi peringatan untuk berhati-hati"
"Kalau kamu bilang ini berhubungan dengan penyakit mata maka bisa jadi dia menyampaikan dua pesan pada kita. Pelakunya dekat dengan kita dan dia memiliki penyakit rabun jauh"
"Kemudian dia mengirim kode angka yang misterisus padamu. Artinya orang itu sudah mengenal Nyonya dengan sangat dalam. Tentunya ia pun tahu apa yang terjadi pada bos besar. Tapi apa keuntungan yang ia dapatkan dengan melakukan semua itu?" Arron merasa terlalu susah untuk menebak hanya dari tiga pesan yang di kirim akun misterius itu.
"Asumsi itu masuk akal, tapi jangan lupa bahwa kita tidak bisa mempercayainya. Bisa saja ia adalah pelaku kejahatan yang sedang merencanakan sesuatu yang lebih besar" Asiaten Min menutup komputernya dan berlalu meninggalkan Arron.
__ADS_1
Sesuatu yang lebih besar? Arron menggelapkan matanya ketika ia tidak bisa menahan amarahnya pada orang-orang yang terus menyakiti tuan dan nyonyanya.
...