TIGA PRIA DAN MASA LALUNYA

TIGA PRIA DAN MASA LALUNYA
Ternyata Mereka Tahu


__ADS_3

"Ada apa, Bos?" tanya salah satu wanita dengan kening yang berkerut. Wanita itu merasa heran saat melihat ekpresi wajah pria yang sedari nampak tersenyum senang, berubah menjadi wajah terkejut dan lebih terlihat seperti orang yang sedang menahan amarahnya. Perubahan sikap pria itu juga tidak luput dari perhatian dua wanita lain yang ada di sana.


Bukannya menjawab, pria itu langsung mencabut flasdisk yang tertancap pada laptopnya dan menancapkan Flasdisk yang lain. Pria itu kembali dibuat tercengang, karena flasdisk kedua juga isinya tidak beda jauh dengan flasdisk pertama. Amarah pria itu semakin terlihat jelas sangat nyata.


Selesai dengan flasdisk kedua, pria bernama Rusdi itu ternyata masih penasaran dengan flasdisk yang ketiga. Meski dia yakin kalau flsadisk ketiga isinya juga sama, tapi Rusdi tetap menancapkan flasdisk tersebutm Tebakan Rusdi sangat benar, flasdisk ketiga isinya sama persis dengan dua flasdisk sebalumnya.


"Dasar brengsek!" tiba tiba Rusdi berkata dengan suara yang cukup keras sampai ketiga wanita yang ada di sana terlonjak dan terkesiap kaget dengan sikap Rusdi yang menjadi marah setelah melihat isi semua flasdik. "Kenapa kalian begitu bodoh, hah!"


"Maksud kamu apa, Bos?" tanya salah satu wanita dengan suara agak tergagap karena kemarahan pria di hadapannya.


"Lebih baik kalian pergi dari sini, pergi!" bentak Rusdi.


"Tapi, bos, apa yang terjadi? Apa isi flasdisk itu?" tanya wanita ketiga mewakili benak wanita lainnya yang juga penasaran tentang hal yang sama.


"Nggak perlu kalian tahu, sekarang kalian keluar dari rumah ini!" bentak Rusdi semakin lantang. Tentunya sikap Rusdi seketika membuat ketiga wanita itu takut. "Tinggalkan kunci mobil yang kalian pakai!"

__ADS_1


ketiga wanita itu kembali terkesiap. "Tapi bos, kita pulang pakai apa?" tanya wanita pertama.


"Aku tidak peduli! Cepat serahkan kunci mobil dan pergi kalian dari sini, cepat!" Rusdi terus berteriak pada tiga wanita itu.


Dengan wajah bingung wanita itu saling pandang satu sama lainnya dan tangan mereka ragu ragu bergerak masuk ke dalam tas mereka masing masing untuk mengambil kunci mobil. Setelah itu mereka pasrah meletakkan kunci mobil itu di atas meja. Rusdi kembali berteriak mengusir mereka sampai ketiganya tidak perlu berpikir lama, mereka langsung pergi.


"Ah, sial! Kenapa Rusdi jadi marah marah gitu setelah melihat isi flasdisk?" gerutu wanita pertama begitu dia dan dua wanita lainnya sudah berada di luar rumah.


"Apa mungkin kalau tiga pria yang kita temui itu tahu rencana kita?" tanya wanita kedua. "Kalau mereka tidak tahu, tidak mungkin kan, mereka sama sama menyerahkan flasdisk yang isinya sampai membuat Rusdi marah?"


"Astaga! Kok sama?" pekik wanita pertama, dan wanita kedua juga mengatakan hal yang sama juga.


"Waduh, jadi kita tekor dong? Kan kita belum menerima sisa bayaran kita," ucapan wanita kedua membuat dua wanita lainnya langsung terperangah.


"Iya benar, kita belum mendapatkan bayaran sisa, gimana ini?" wanita ketiga terlihat panik dan kesal.

__ADS_1


"Besok kita ketemu bos Rusdi aja, percuma kalau sekarang kita masuk lagi terus ngomongin soal upah. Bos lagi marah, yang ada kita bakalan menjadi pelampiasan," sungut wanita pertama.


"Ah sial! mana kunci mobil pakai diminta lagi juga," gerutu wanita kedua.


"Ya udah gimana kalau kita bareng bareng sewa taksi online?" usul wanita ketiga, dan tentu saja dua wanita lainnya setuju saja.


Sambil memesan taksi online, ketiga wanita itu melangkah menuju pintu gerbang dan membukanya. Namun baru saja mereka keluar dari pintu gerbang, salah satu dari tiga wanita itu terkejut saat matanya memandang ke salah satu arah, tak jauh dari dirinya berada, dia melihat wajah yang dia kenal.


"Mereka ada di sini?" tanya wanita itu dengan tatapan tak lepas dari apa yang dia lihat. Dua wanita yang sedang sibuk dengan ponselnya merasa heran dengan sikap dan ucapan wanita itu lalu keduanya sama sama memandang ke arah pandang yang sama dengan wanita itu.


" Jadi beneran, mereka, tahu?" wanita ketiga sampai tergagap, sedangkan wanita pertama langsung ternganga.


Sementara itu orang yang mereka lihat secara bersamaan, sedang tersenyum sinis dan malangkah ke arah wanita yang tertangkap basah oleh orang yang akan dijebak tiga wanita itu. Mereka menatap tiga wanita yang salah tingkah dengan tatapan penuh kemenangan.


"Kenapa? Kalian pasti nggak nyangka kan kalau kalian melihat kami berada di sini?" ucap salah satu dari tiga orang itu.

__ADS_1


...@@@@@@...


__ADS_2