
Seperti yang sudah direncanakan, setelah satu minggu pernikahan Randi. Dia dan dua sahabatnya melakukan piknik bersama bersama istri istri mereka. Bisa dikatakan ini adalah wujud dari impian ketiga pria itu. Dulu saat mereka sedang nakal nakalnya, jika suatu saat mereka memiliki keluarga kecil, mereka akan membuat acara piknik bersama.
Sekarang ketiga pria itu bisa mewujudkan salah satu mimpi mereka. Yang membuat mereka tidak menyangka adalah, mereka juga akan memiliki istri dengan jalan cerita yang hampir sama. Menikah dengan wanita yang dulu pernah mereka hancurkan jalan hidupnya.
"Ayah, kita akan naik kapal?" tanya seorang anak kecil yang saat ini dalam gendongan ayahnya, melangkah bersama istri dan yang lain menuju ke sebuah kapal.
"Tidak," bukan Sandi yang menjawabnya tapi Randi. Pria itu memang sangat senang meledek anak sahabatnya itu. "Reyhan akan ditinggal. Yang naik kapal cuma Ayah, sama ibu."
"Ayah, Reyhan ikut," anak kecil itu langsung mengeluarkan rengekannya dengan menatap wajah Sandi.
"Nggak boleh! Anak kecil nggak boleh ikut," ledek Randi lagi.
"Mas," ucap Eliza. "Seneng banget ngeledekin anak orang."
"Hehehe ...." Randi malah cengengesan. "Gemas aja, Sayang. Reyhan lucu banget kalau lagi cemberut. Tuh, lihat!"
__ADS_1
"Om Randi lawan dong Rey," sahut Dandi. "Nanti kalau Om Randi punya anak, Reyhan ajak berkelahi ya?"
"Beres, Om," diluar dugaan, Reyhan malah menjawab seperti itu, membuat semuanya yang ada di sana sontak terkejut dan semakin merasa gemas.
"Eh, kalau nakal sama anaknya Om Randi, nanti Reyhan nggak dijajanin lagi sama Om, Reyhan mau?" Randi mencoba memberi ancaman.
"Biarin, kan ada Tante Sandrina," dengan bahasa cadelnya, Reyhan kembali membalas ucapan Randi dan apa yang dikatakan anak itu kembali membuat semuanya merasa takjub dan gemas.
"Anak Ayah kok pinter banget ngomongnya? Siapa yang ngajarin, Sayang?" ucap Sandi menatap anak dalam gendongannya. Bukannya menajwab, Reyhan malah menunjukan senyum lebarnya, membuat Sandi tidak kuasa untuk segera menciumi anaknya dengan penuh sayang dan segala rasa gemasnya.
"Eh kalian tahu nggak, kabar terakhir dari Rusdi," ucap Randi begitu mereka kini telah duduk di atas kapal dan bersiap untuk berlayar.
"Kenapa dia? Bikin ulah lagi?" tanya Dandi.
"Kemarin, pas aku mau chek out, ada rame rame di kamar sebelah, yang letaknya masih satu lantai dengan kamarku. Aku pikir ada orang ketahuan selingkuh, ternyata itu Rusdi yang kepergok sama mamahnya," jawab Randi nampak antusias.
__ADS_1
"Hah! Yang benar, Ran?" tanya Sandi dengan wajah yang nampak terkejut. Begitu juga dengan Dandi. Sedangkan para istri, meskipun mereka terkejut, tapi mereka memlih diam dan menjadi pendengar yang baik saja. Biar bagaimanapun para istri tahu, siapa laki laki yang dibicarakan suami suami mereka.
"Ya benar lah, Tuh, tanya saja sama Eliza. Ya sayang, ya."
"Hm ... ya syukurlah kalau Rusdi ketahuan. Biar dia juga tahu gimana rasanya dipermalukan," ucap Sandi lalu dia menolah ke arah istrinya yang memangku anak anaknya. "Tapi setidaknya berkat ide Rusdi juga, aku mendapatkan wanita yang baik luar dalam. Meski caraku salah, tapi aku malah bersyukur."
"Betul!" seru Dandi sembari menatap istrinya. "Aku juga bersyukur mendapatkan istri seperti Rianti. Sekarang aku bisa lebih mudah menunjukan kalau cintaku dari dulu memang tidak main main."
"Apa lagi aku," Randi pun ikut mengeluarkan suaranya. "Setelah sekian lama cintaku ini aku pendam, akhirnya Tuhan menunjukan jalan yang terang benderang dan membuat Eliza seutuhnya menjadi milikku secara sah."
Ketiga wanita sontak mencebikan bibir mereka karena merasa geli dengan sikap para suami mereka. Namun begitu, sikap yang ditunjukan para istri di sambut senyum yang sangat lebar, senyum yang penuh rasa syukur dan senyum penuh kebahagian. Sekarang tiga pria dan masa lalunya, akan membuat cerita masa depan yang indah dan penuh rasa bahagia.
...》》》》》 T A M A T 《《《《...
Akhirnya kisah ini pun berakhir manis. Terima kasih yang sudah mengikuti kisah othor dari awal ya. Terima kasih juga atas dukungannya. Jangan lupa, mampir ke cerita othor yang lainnya, oke? Ditunggu ya, Terima kasih
__ADS_1