WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 112 : Dikejar Banteng


__ADS_3

Alex hendak menyahuti tapi tiba tiba saja sang banteng masuk kedalam area rumah Alex dan berlari kearah mereka berdua.


"Ah sial!! Dia udah kesini lagi. " ucap panik Alex.


lalu ia segera menarik tangan Afifah dan mengajaknya berlari dan banteng mengerjar mereka, akhirnya terjadilah kejar kejaran antara Alex, Afifah dan banteng dihalaman belakang tersebut.


"Wolf, gue capek dari tadi lari terus. " keluh Afifah.


"Lo harus tahan dikit Fi, kalo kita berhenti nanti tu banteng bisa nyerang kita. Lo nggak lihat apa itu tanduknya besar dan tajem, kalo kena kita bisa bahaya. " ucap Alex yang makin mempererat genggaman tangannya.


"Tapi gue udah capek banget. " keluh Afifah lagi.


Mendengar hal itu Alex menjadi sedikit tak tega, kemudian dia melihat sekeliling sambil terus berlari.


"Nah itu ada pohon, mendingan kita manjat aja biar bantengnya juga nggak bisa menjangkau kita. " ajak Alex dan dijawab anggukan kepala oleh Afifah.


Mereka berdua pun makin mempercepat larinya dan memanjat pohon.


"Sialan!! Kenapa bantengnya kagak pergi pergi juga. " gerutu Alex setelah dia dan Afifah naik keatas pohon dan melihat sang banteng berdiri dibawah pohon.


"HUWAA... MOMMY DADDY!!! TOLONG, MOMMY DADDY. " teriak Afifah ketakutan.


Dugh


Dugh


Banteng menyeruduk batang pohon yang dipanjati mereka berdua membuat mereka sedikit oleng.


"MOMMY DADDY, TOLONG!!! HUWAA.. TOLONGIN AFIFAH."


"AFIFAH DI KEJAR BANTENG!! MOMMY DADDY TOLONG!!. "


Teriak Afifah yang semakin ketakutan sambil menyembunyikan kepalanya kedalam pelukan Alex.


"Husstt.. tenang jangan takut, gue ada disini. " ucap Alex berusaha menenangkan meskipun dirinya sendiri juga merasa takut.


"MOMMY DADDY. " ucap Alex yang ikut berteriak memanggil ortunya.


"MOMMY. "


"DADDY. "


Teriak mereka berdua bersamaan karna saking takutnya.


-_-


Sementara disisi lain.


Mommy dan Daddy Alex baru saja masuk kedalam rumah merasa kaget ketika mendengar suara teriakan anak dan mantunya.


"Dad, daddy dengar nggak suara teriakan Anak² yang memanggil nama kita?. " tanya Mommy Alex.


"Iya denger, kira² mereka berdua kenapa ya? kok sampe teriak kenceng begitu. " jawab Daddy Alex.

__ADS_1


"Tuan Nyonya gawat. " ucap pelayan yang datang sambil sedikit berlari.


"Iya bik, ada apa? gawat kenapa?. " tanya Mommy Alex.


"I Itu den Alex dan non Afifah dikejar banteng dan sekarang mereka sedang ketakutan diatas pohon. " jawab Pelayan itu.


"Dikejar banteng?! Kok bisa?. " tanya Daddy Alex kaget.


"Saya juga nggak tau tuan, lebih baik tuan dan nyonya segera kesana nanti takutnya banteng itu akan melukai mereka berdua. " jawab pelayan itu.


Lantas Mommy dan Daddy Alex pun langsung berlari kearah halaman belakang dan benar saja saat mereka sampai dihalaman belakang mereka melihat Alex dan Afifah yang berada diatas pohon sambil berteriak minta tolong dan dibawahnya ada seekor banteng tengah menyeruduk batang pohon.


"Astaga!! Dua bocah nakal ini buat ulah apalagi sih ini?! Kenapa sampe dikejar banteng dan juga kenapa pintu pagar belakang bisa kebuka. " Ucap Mommy Alex.


"Baru juga ditinggal masuk sebentar kedalam rumah eh udah bikin masalah aja. " sambung Daddy Alex.


"Heh Alex Afifah, kalian berdua ngapain? kenapa bisa sampe dikejar banteng?. " tanya Daddy Alex sedikit berteriak.


Alex dan Afifah yang memdengar suara teriakan Daddy pun langsung menengok.


"DADDY DADDY TOLONG!! AFIFAH TAKUT, TOLONG USIR BANTENG INI. " bukanya menjawab, Afifah malah berteriak meminta tolong.


"IYA DAD, TOLONGIN KITA!! USIR BANTENG INI DARI SINI. " ucap Alex yang ikut meminta tolong.


"Tapi gimana caranya?. " tanya Mommy Alex.


"Panggil mamang aja Mom, mamang kan tukang kebun dirumah kita pasti dia bisa ngusirnya. " jawab Alex.


"Mang mang, buruan ikut saya kebelakang, ini gawat banget mang. " ucap Mommy Alex sedikit panik.


"Gawat kenapa Nya? Apa ada masalah?. " tanya tukang kebun yang ikut panik.


"Iya mang, itu anak dan mantu saya sedang dikejar banteng. Mamang bisa ngusirnya kan?. " tanya balik Mommy Alex.


"Astagfirullah.. Kok bisa, perasaan saya sudah mengunci rapat pagar rumah belakang. " ucap tukang kebun kaget.


"Saya juga nggak tau mang. Ayok mang buruan kesana, kasian anak dan mantu saya. " ucap Mommy Alex tak sabaran.


"Iya nya iya. " tukang kebun itu langsung berlari kearah belakang rumah.


Setelah sampai disana tukang kebun itu lantas berusaha mengusir banteng itu.


"Mang cepetan mang, usir banteng itu pergi." ucap Mommy Alex khawatir.


"Nya kayaknya bantengnya nggak mau pergi karna den Alex dan non Afifah masih memakai baju dan celana merah. "


"Terus gimana dong?. "


"Emm.. mendingan kita ambilin mereka baju dan celana atau apalah yang warnanya nggak merah jadi nanti bantengnya biar nggak marah lagi. "


"Ouhh gitu ya, yaudah bik tolong ambilkan jaket hijau dan sarung kuning diruang keluarga bik." perintah Mommy Alex dan dijawab Anggukan kepala oleh pelayan.


Tak lama pelayan itu kembali sambil membawa barang yang diminta Mommy Alex.

__ADS_1


"Den Alex non Afifah, pakai jaket dan sarung ini biar bantengnya nggak ngamuk lagi sama kalian. " ucap tukang kebun sambil melempar barang tersebut keatas pohon.


"Iya mang. " sahut Alex dan langsung memakai sarung itu asal asalan bersamaan Afifah yang juga memakai jaket itu.


Tukang kebun itu pun kembali berusaha mengusir banteng itu dan setelah beberapa menit akhirnya sang banteng berhasil diusir lalu tukang kebun segera mengunci kembali pintu pagar belakang dan menggemboknya.


"Huh Akhirnya pergi juga. " ucap lega Alex.


"Iya, duh capek gue duduk diatas pohon terus dari tadi. " ucap Afifah.


Lalu mereka berdua pun turun dari atas pohon.


"Dasar bocah nakal!! Nggak capek ya tiap hari buat ulah terus!! Sampai bikin seisi rumah hampir jantungan. " omel Mommy Alex sambil mencubit lengan Alex dan Afifah.


"Aduh.. Mom sakit. "keluh Alex.


"Mommy mommy jangan dicubit, sakit mom. lepasin. " keluh Afifah.


"Nggak akan. Ini hukuman buat kalian berdua!!. " ucap Mommy Alex.


"Maaf mom maaf, tolong lepasin ini sakit mom. Huhuhu.. mommy. " keluh Afifah lagi.


"Iya mom lepasin, sumpah ini sakit banget mom. " sambung Alex.


"Mommy bilang nggak ya nggak, ini hukuman buat kalian. " Ucap Mommy Alex.


"Sore sore bukannya mandii malah bikin masalah, udah gitu bikin gempar seisi rumah lagi. Daddy sampe heran, baru ditinggal masuk rumah sebentar eh udah bikin ulah. " tambah Daddy Alex yang merasa gemas pada anak dan mantunya yang hampir setiap hari bikin onar dirumah.


"Maaf, kita nggak akan ulangin lagi deh. Yakan Fi. " ucap Alex.


"Iya bener, lain kali kita nggak akan ulangin lagi deh. Tapi lepasin dulu cubitannya, ini sakit banget Mom. " seru Afifah meringis.


Mommy Alex pun melepaskan cubitannya.


"Sekarang kalian masuk kamar lalu mandi." perintah tegas Mommy Alex.


"Baik Mom. " jawab Alex dan Afifah lalu mereka segera masuk kedalam rumah.


"Ya ampun, dulu aku ngidam apasih?! kenapa punya anak kelakuannya kayak gini, hobi banget ngabisin mulut. " gerutu Mommy Alex sembari menggeleng gelengkan kepalanya.


"Nggak anak nggak mantu sama aja tingkahnya, bikin pusing kepala. " gumam Daddy Alex.


Mereka pun lalu kembali masuk kedalam rumah.


.


jangan lupa LIKE KOMEN nya🤗


Aku udah crazy up 3 bab loh, jadi jangan pelit pelit buat tekan tombol jempolnya👍.


See you next episode😘


semoga kaLian masih betah buat ngikutin alur cerita ini💙

__ADS_1


__ADS_2