WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 164 : Berkunjung


__ADS_3

Sementara itu, sekarang ini didepan rumah ortu Afifah nampak Mommy dan Daddy Alex baru saja turun dari mobil. Mereka memang sengaja datang ke rumah besan mereka karna mereka ingin mengunjungi anak dan mantu mereka disini.


Mereka juga ingin sekalian menjenguk dan melihat keadaan Afifah yang katanya depresinya sempat kambuh, Mommy dan Daddy Alex memang sudah mengetahui tentang penyakit Afifah sejak kecil karna waktu Fian meninggal Mommy dan Daddy juga datang ke belanda untuk berziarah. Tadi siang saat dikantor Alex sempat bercerita makanya sekarang Monmy dan Daddy nya langsung datang.


"Assalamualaikum" ucap salam Mommy dan Daddy barengan.


"Waalaikumsalam" jawab Mama sama Papa yang waktu itu tengah duduk santai diteras rumah.


"Eh Pak Aries sama Jeng Leli toh rupanya yang datang. Ayo silahkan duduk" ucap Papa Afifah.


Mommy dan Daddy pun mendudukan dirinya dikursi teras bersama Mama Papa Afifah.


"BI.. BIBI.. BI!" teriak Mama Afifah memanggil pembantu yang ada dirumahnya.


"Iya Nyaa bentar" sahut Bik Mar dari dalam.


"Ada apa Nyaa... apa ada yang bisa saya lakukan?" tanya Bik Mar saat sudah sampai didepan Mama Afifah.


"Ini bik, besan saya sedang kesini. Bibi tolong buatkan minuman sama sekalian bawakan camilannya ya bi" perintah Mama Afifah.


"Baik nyaa, kalo gitu saya permisi dulu" pamit bi Mar dan dijawab anggukan kepala oleh Mama Afifah.


"Jeng Reta sama Pak Harry gimana kabarnya? sehat kan? " tanya Mommy Alex basa basi.


"Ya beginilah jeng, alhamdulillah kita berdua sehat" jawab Mama Afifah tersenyum.

__ADS_1


"Oh sukurlah kalo begitu, saya seneng dengernya" ucap Mommy Alex.


"Jeng Leli dan Pak Aries sendiri gimana kabarnya? saya lihat kalian makin romantis aja, pake baju couple gitu" tanya Papa Afifah.


"Alhamdulillah baik" jawab Mommy Alex.


"Anda bisa aja kalo bercanda, kita berdua memang sudah sering pakai baju couple begini kali. Pak Harry sendiri juga saya lihat makin mesra aja sama jeng Reta" ledek balik Daddy Alex.


"Ya harus dong, secarakan sejak anak kita menikah dan tinggal dirumah mereka sendiri saya dan istri saya jadi punya banyak waktu berdua, itu sebabnya kita makin mesra" sahut Papa Afifah langsung berhasil mendapat cubitan ringan ditangannya.


"Papa! udah tua jangan banyak gaya, gausa narsis juga. Ingat umur Pa" ucap Mama Afifah membuat semua orang disana tertawa.


"Ngomong-ngomong ada apa ya, kenapa kalian berdua datang kesini? nggak biasanya" tanya Mama Afifah.


"Loh, kalian tau dari mana? " tanya Papa Afifah.


"Dari Alex, tadi pagi dia sempat cerita saat dikantor. Memang ada apa? kenapa depresinya Afifah bisa kambuh kemarin? " tanya balik Daddy Alex.


"Saya juga kurang tau, tapi kemarin sahabat masa kecil Afifah yang masih dibelanda dulu datang kesini dan mengobrol sama dia. Saya nggak tau awal mulanya bagaimana dia bisa kambuh, pokonya yang saya lihat waktu saya kembali Afifah udah ngamuk² disana, dia juga sempat mau membunuh sahabatnya itu tapi untung saja Alex bisa mencegahnya dan menenangkannya sehingga dia tidak jadi membunuh sahabat masa kecilnya itu" jelas Mama Afifah.


"Astaga parah banget berarti, tapi saat ini dia udah sehat kan? " tanya Mommy Alex.


"Alhamdulillah udah jeng, tadi siang aja masih sempat teriak² didalam rumah" jawab Mama Afifah.


Mereka berempat kembali mengobrol sambil sesekalu bercanda, tak jarang mereka juga saling meledek satu sama lain.

__ADS_1


"Oh ya jeng, Alex sama Afifah kemana? kok dari tadi saya lihat rumah sepi-sepi aja, biasanya kan mereka selalu ribut" tanya Mommy Alex ditengah obrolan mereka.


"Lah iya ya, dua bocah itu kemana ya? biasanya kalo sore begini selalu teriak². Papa tau nggak mereka dimana?" tanya balik Mama pada Papa.


"Nggak Ma, terakhir lihat tadi Papa suruh Alex buat ke gudang, abis itu udah nggak lihat lagi" jawab Papa Afifah.


"Kalo Mama sih siang tadi Afifah sempet ngobrol sebentar sama Mama tapi setelah itu Mama nggak tau dia kemana sampai sekarang " ucap Mama Afifah.


"Duh kok saya jadi khawatir ya sama mereka, takut mereka kenapa-napa. Kalian tau sendiri kan gimana tingkahnya mereka itu" ucap Mommy Alex cemas.


"Kalo gitu lebih baik kita cari aja mereka berdua" usul Daddy Alex.


"Nah iya benar, saya setuju. Lebih baik kita cari aja mereka. Tapi kita nyarinya berpencar aja biar cepat ketemunya" ucap Papa Afifah dan disetujui oleh semuanya.


Mommy dan Daddy Alex pun mencari kesekitar area halaman depan, taman depan, garasi, dan didalam rumah. Sedangkan Mama dan Papa Afifah mencari ke samping rumah, taman belakang, gudang dan halaman belakang.


______________________________________


Jangan lupa Like Komen 🤗


Supaya Author juga makin semangat untuk Up bab selanjutnya 💙


jangan cuman baca doang, masa tinggal pencet tombol susah banget sih. wkwkkwk becanda😂


See You Next Episode

__ADS_1


__ADS_2