
keesokan paginya alex dan afifah berangkat sekolah bersama. mereka berdua naik mobil alex.
"fi, nih kado dari gue!! kemarin gue lupa kasih ke elo. " ucap alex saat mereka berdua baru masuk kedalam mobil.
"apa nih isinya. " ucap afifah setelah menerima kado tersebut.
"buka aja. " ujar alex.
dengan semangat afifah membuka kado tersebut.
"Wihhh...ada cangkir couple. " ucap afifah saat membuka kado pertama.
"Ada jam tangan juga!!." ucap afifah saat membuka kado kedua.
"Lo suka nggak sama kadonya? kalo nggak suka bilang aja nanti gue beliin yang lain. " tanya alex.
"nggak usah, gue suka kok!!." jawab afifah dengan cepat.
"sukur deh kalo lo suka, gue kira lo nggak bakalan suka sama kado gue. " ucap alex.
"Btw, ni cangkir lucu banget, sumpah. bisa buat minum santai berdua nih. apalagi jam tanganya keren abis." puji afifah.
*yaiyalah keren, orang harganya aja 50 juta* batin alex.
"thank ya wolf. " Afifah berterimakasih kepada alex dengan tulus.
"iya. " jawab singkat alex.
lalu alex mulai menghidupkan mesin mobilnya dan mulai mengemudi menuju kearah sekolah.
"Fi. " panggil alex saat ditengah tengah perjalanan.
"iya. " sahut afifah yang masih mengagumi kado alex.
"gue boleh minta sesuatu sama lo nggak?. " tanya alex.
"boleh, emangnya lo mau apa?. " ucap Afifah sambil menoleh kearah alex.
"kemarin itu saat gue keluar kota gue lihat ada pasangan muda yang lagi sholat berjamaah." ucap alex
"terus." ucap Afifah.
"ya gue juga kepengen kayak gitu, gue pengen kita berdua sholat berjamaah dan ngaji bersama, kan selama ini kita beribadah sendiri sendiri. nah mulai sekarang gue mau ajak lo beribadah bareng, lo mau nggak?. " jelas alex.
afifah tampak berfikir sebentar.
"gimana ya? em..yaudah gue mau, lagian nggak ada salahnya juga kita beribadah bareng toh emang mestinya sudah kayak gitu. " ucap afifah.
medengar jawaban afifah alex pun tersenyum karna harapannya yang ingin beribadah bersama disetujui oleh afifah.
*****
sedangkan didalam kelas afifah.
anak anak kelas XII - 3 tampak heboh dan senang karna hari ini bu rini sedang izin jadi kelas mereka jamkos.
"guys, gue ada berita gembira loh. " ucap mike saat dirinya masuk kedalam kelas.
"berita gembira apaan?. " tanya siska yang kala itu sedang duduk dibangku depan.
__ADS_1
"Hari ini kita JAMKOS. " ucap mike dengan sedikit berteriak.
"ASIK. "
"YUHUU. "
"BEBAS. "
"SENENGNYA GUE. "
"SURGA NYA ANAK PELAJAR. "
teriak gembira para penghuni kelas saat mendengar kata jamkos.
"WOYY!! jangan berisik!!." teriak angga karna tidurnya jadi terganggu karna teriakan teman temannya.
seketika kelas pun jadi sunyi namun belum ada 5 menit kelas menjadi ramai lagi dan hal itu semakin membuat angga merasa kesal.
pada saat angga ingin menggebrak meja tiba tiba pintu kelas terbuka dengan sangat keras.
Brak
seseorang sepertinya tengah menendang pintu tersebut dari luar dan para siswa langsung menoleh kearah pintu, tak lama munculah dua pasang orang yang sangat familiar dan terkenal disekolah itu, siapa lagi kalo bukan afifah dan alex yang dengan santai nya berjalan menuju meja padahal saat itu jam sudah menunjukan pukul 08.00 wib.
"ASSALAMUALAIKUM." teriak afifah saat dirinya baru masuk kedalam kelas sambil mengandeng tangan alex.
"WAALAIKUM SALAM. " jawab serentak semua siswa.
para siswa pun langsung kaget saat menyadari bahwa yang mengucap salam tadi adalah afifah dan lebih yang membuat mereka kaget adalah saat melihat tangan afifah dan alex saling bergandengan.
"Subhanallah..tadi itu emak yang salam!!. "
"what!! emak salam. "
"Alhamdulillah, akhirnya mak gue jadi orang bener."
"nggak salah lihat nih gue. si bapak sama emak akur!!. "
"ini gue nggak lagi mimpi kan?."
"emak sama bapak akur!! sungguh momen yang langka. "
"fixs, ini mah, emak lagi kerasukan jin alim."
"luar biasa. "
"fotoin mereka guys, mumpung lagi anteng."
"lo habis kejedot ya mak? kok tingkah lo berubah 180°."
"semoga emak sama bapak nggak balik gelud lagi. "
begitulah kehebohan anak kelas XII - 3 saat Afifah dan alex datang.
"LEBAY!!. " teriak afifah saat mendengar kehebohan teman temannya.
mereka berdua pun lalu duduk dibangku mereka masing masing yang letaknya berdampingan.
"Fi, happy birthday ya, sorry gue kemarin lupa kalo lo ultah. " ucap iza saat afifah duduk disampingnya.
"iya nggak papa kok." balas afifah.
"Ulu ulu, anak comel ultah nih, btw sorry banget ya kemarin gue sama iza nggak inget kalo lo ultah. " ucap mila yang ikut nimbrung.
__ADS_1
"santai aja kale. " balas afifah.
lalu dirinya melrtakkan tasnya diatas kursi kemudian dia naik dan duduk diatas meja.
"baru juga gue puji jadi anak sholehah ,eh nggak taunya masih barbar aja nih anak. " celetuk salah satu siswa ketika dirinya melihat Afifah duduk diatas meja.
afifah hanya diam tak menyahut.
"Ciee.. ciee..kayaknya ada yang lagi berbunga bunga nih. " ucap santi tiba tiba.
"siapa?. " tanya afifah kepo.
"yaelah mak, nggak usah pura pura gitu napa!! ." ucap santi yang membuat afifah bingung.
"pura pura gimana sih?." ucap afifah.
"dih pake malu malu kucing segala lagi. " ucap agung yang ikut menimpali.
"lo berdua ngomong apaan sih? gue nggak paham." ucap afifah.
"udahlah mak, kita sekelas juga udah pada tau kok, tadi malem lo sama bapak rayain ultah bareng kan?." ucap sinta.
*lah, dari mana mereka tau!!* batin afifah
"jangan ngadi ngadi ya. " elak Afifah
"kita nggak ngadi² mak, kan emang kenyataannya begitu!! orang kita taunya juga pas waktu bapak kemarin malam post poto berdua mak sama bapak saat pegang kue sambil dicium segala lagi. romantis banget tau nggak mak, bikin kita pada iri aja. " ucap sinta
seketika Afifah langsung memandang kearah alex yang kala itu tengah menyalin jawaban pr dari buku aska.
"Kampret!! kenapa lo post poto kita berdua. " protes afifah sambil berjalan ke arah alex.
"nah loh, baru juga akur, eh sekarang udah mau perang dunia lagi. " desis agung yang kala itu duduk disamping alex dan dia juga ikut menyalin jawaban aska alias nyontek.
"pebinor dimana mana!! makanya gue harus waspada jagain lo dari mulut buaya, maka dari itu gue post poto lo supaya mulut buaya itu tidak memangsa lo. " jawab alex yang masih fokus menulis.
"ya tapi nggak gitu juga kale, kayak anak alay tau nggak. " ucap afifah lagi.
"nggak papa, yang penting lo aman dari jangkauan para mulut buaya itu." ucap alex.
"udahlah mak, jangan marah gitu napa!!." ucap siska.
"iya fi, kasian sahabat gue nih, tiap hari lo marahin teruss." ucap aska sambil merangkul pundak alex.
"tenang aja, gue udah kebal sama teriakan dan amukannya ni anak. " ujar alex sambil menunjuk afifah menggunakan mulut.
afifah pun membalas perkataan alex dan terjadilah adu mulut antar pasutri barbar itu. sedangkab para siswa lain bukanya memisah mereka malah mengompor ngompori alhasil ale maupun afifah tidak ada yang mau kalah.
.
.
jgn lupa tinggalkan jejak ya man teman🤗
LIKE.. 👍👍👍
KOMEN..💬
karna like komen dari kalian sangat berharga bagiku.
.
.
__ADS_1
.