WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 78 : rencana kejutan


__ADS_3

keesokan paginya saat afifah bangun dia tidak menemukan keberadaan alex disampingnya. lalu dia melihat kearah jam dinding yang sudah menunjukan pukul 06.05 wib.


"kemana dia? apa mungkin didapur. " ucap Afifah setelah dirinya bangun dari tempat tidur dan pergi menuju lantai bawah untuk kedapur.


"kok nggak ada!! kemana sih tu anak!! pagi pagi udah ngilang atau jangan jangan dia udah berangkat sekolah lagi. " ucap afifah. kemudian dia kembali berjalan masuk kedalam kamar lalu dia mandi setelah itu dia bersiap siap untuk berangkat ke sekolah.


selesai bersiap siap afifah pergi menuju dapur untuk sarapan setelah itu dia berjalan ke garasi untuk mengambil motor.


-_-


setelah sampai disekolah afifah langsung pergi ke dalam kelas.


"mak, tumben banget lo berangkat pagi. " ucap santi saat melihat afifah yang baru saja masuk ke dalam kelas.


"lagi pengen aja. " jawab singkat afifah lalu dia berjalan menuju meja tempat duduknya.


"fi, alex izin kemana?." tanya aska sambil berjalan menghampiri meja Afifah lalu duduk dikursi sebelah iza.


"haa izin? emang dia nggak masuk?." tanya balik afifah.


"gimana sih ditanya malah balik tanya?." ucap aska


"gue nggak tau dia dimana, karna saat gue bangun tadi dia udah nggak ada dirumah!!." jawab afifah.


"lah ini barusan dia chat gue minta gue ijinin karna dia ada urusan mendadak. " balas aska sambil memperlihatkan ponselnya ke arah afifah.


"apa mungkin dia masih marah ya sama gue? tadi pagi aja saat gue bangun dia udah nggak ada dirumah, terus sekarang dia nggak masuk dan bilang kalo dia ijin atau jangan jangan dia sedang berusaha menghindari gue. " ucap afifah.


"nggak mungkin Alex kayak begitu, gue kenal banget sama dia. dia itu nggak mungkin menghindari orang yang dekat sama dia hanya karna dirinya sedang marah. mungkin dia benar benar ada urusan mendadak." ucap aska


"semoga aja begitu. " ucap afifah.


"eh, btw tadi malem lo diapain sama alex?." tanya iza penasaran.


"iya fi, tadi malem lo diapain? feeling gue nih pasti lo kena amukan kan? secara semalem itu alex kelihatan emosi banget!! gue aja sampek merinding liatnya apalagi elo." ucap mila yang juga penasaran.


"pasti lo diiket dipagar rumah kan. " ucap diki yang tiba tiba datang dari samping aska.


"sotoy banget jadi orang. " ucap mila pada diki.


"napa sih lo? sewot amat jadi cewek. " ucap diki.


"Apa!! nggak terima? sini gelud. " tantang mila


"ayok siapa takut. " balas diki.


"woii, bisa diem nggak sih lo berdua? berantem mulu!! gue nikahin baru tau rasa lo. " ucap iza


"Ogah banget gue nikah sama dia. " ucap diki dan mila barengan.


"Ciee.. barengan ngomongnya." ledek aska


"Diem. " ucap diki dan mila yang lagi lagi barengan.


"tuh kan barengan lagi kalo ngomong, jangan jangan lo berdua emang jodoh." ucap aska.


"ngomong sekali lagi gue cekek lo!!. " ancam diki.


"ampun bang jago. " ucap aska sambil berekspresi pura pura takut.

__ADS_1


"mukanya jangan digituin, gue geli tau liatnya. " ucap mila sambil menutup wajah aska dengan buku.


"fi, lo tadi malem diapain sama alex?. " tanya iza lagi setelah aska, mila dan diki diam.


"nggak di apa - apain, cuman dimarahin sama dibentak doang. " jawab afifah dengan nada malas tanpa minat untuk membahas hal tersebut karna dirinya tidak mau lagi merasa sakit hati dengan mengingat kejadian semalam saat alex membentaknya.


"terus ini tangan lo kenapa?." tanya mila yang melihat bekas kemerahan dipergelangan tangan kanan afifah.


"oh ini bekas tarikan alex semalam. " jawab afifah.


"gila.. sampe merah gitu, pasti sakit ya?. " tanya diki.


"sedikit, tapi udah nggak papa kok. " jawab afifah.


"mata lo juga sembab, pasti semalam lo nangis ya?. " tebak iza.


"mana? enggak tuh, mata gue biasa aja. " elak afifah.


****


sedangkan alex


saat ini dia sedang ada dibandara karna hari ini daddy dan mommy alex pulang dari luar negeri dan tadi pagi daddy nya menelpon untuk memintanya menjemputnya dibandara.


"mom dad, supir pribadi keluarga kita emang kemana?." tanya alex saat mereka sudah berada diparkiran bandara.


"dia ijin libur, makanya daddy memintamu untuk menjemput kami. " jawab daddy alex.


alex pun mengangguk.


"kalo gitu ayo sekarang kita pulang." ajak alex.


"kenapa mom?. " tanya alex.


"iya, ada apa sayank kok kita disuruh nunggu dulu?." tanya daddy alex.


"kita sekalian nunggu jeng reta dan pak harry, katanya sih mereka hari ini juga akan pulang, jadi sekalian aja kita bareng. jeng reta tadi juga chat mommy katanya kita disuruh nunggu mereka." jelas mommy alex.


"jadi hari ini mama sama papa juga pulang?." tanya alex dan dijawab anggukan kepala oleh mommy nya.


"mendingan kita duduk disana aja sambil nunggu mereka dateng kesini. " ajak daddy alex sambil menunjuk kearah kursi yang ada diparkiran bandara tersebut. mereka pun kemudian duduk dikursi yang daddy alex tunjuk tadi.


tak lama setelah mereka duduk, mama dan papa afifah datang dan langsung menghampiri keluarga alex.


"haii jeng." sapa mama afifah pada mommy alex sambil cipika cepiki.


"maaf ya kita berdua lama. " ucap mama afifah.


"iya, nggak papa kok jeng, lagian kita juga belom lama duduk disini. " ucap mommy alex.


"haii bro. " sapa papa Afifah pada daddy alex.


"bagaimana Kabar anda?." tanya daddy alex.


"ya seperti yang anda lihat, saya baik baik saja, kalo anda sendiri bagaimana kabarnya?. " tanya balik papa afifah.


"saya juga baik baik saja seperti anda. " jawab daddy alex.


lalu mereka semua pun masuk kedalam mobil dan pergi menuju restoran milik alex karna memang saat ini sudah waktunya jam makan siang jadi mereka memutuskan untuk mampir makan dulu.

__ADS_1


setelah sampai direstoran, alex langsung mengajak mereka masuk kedalam ruangan VVIP lalu alex juga memesankan makanan favorit direstorannya tersebut. setelah makanan datang mereka semua langsung memakannya.


"lex, kamu kenapa? kok dari tadi mama perhatiin muka kamu kusut banget. " tanya mama afifah saat melihat alex yang sedari tadi hanya diam.


"nggak papa ma. " jawab singkat alex.


"kalo ada masalah jangan dipendem sendiri, coba cerita sama mommy, barangkali mommy bisa bantu. " ujar mommy alex.


alexpun menghela nafas panjang sebelum akhirnya dia menjelaskan apa masalahnya.


"jadi gini mom dad ma pa, kemarin itu alex mau kasih kejutan sama afifah dengan Kepulangan alex yang mendadak, tapi saat alex sampai dirumah afifah tidak ada disana, kemudian alex tunggu sampai hampir tengah malam Afifah juga belom pulang² juga, akhirnya alex lacak deh nomor ponselnya."


"setelah dapat tempat keberadaan afifah, alex langsung bergegas kesana dan saat alex sampai disana alex melihat afifah dan juga sahabatnya sedang menggelar konser dadakan, disitu amarah alex langsung memuncak kala melihat afifah tengah berjoget ditengah² para anak muda, kemudian alex langsung menarik Afifah pulang dan setelah sampai dirumah alex pun memarahinya bahkan alex juga membentaknya sehingga membuat afifah menangis. jadi gitu ceritanya." jelas alex panjang lebar pada mommy daddy papa dan mama.


"terus masalahnya dimana?." tanya daddy alex.


"ya alex merasa bersalah aja dad sama afifah karna sudah terlalu kasar sama dia, apalagi setelah tau bahwa alex adalah orang pertama yang membentak afifah, itu yang membuat alex semakin merasa tidak enak hati pada afifah." jawab alex.


"papa tau kok, sebenarnya kalian berdua itu tidak nakal, tapi kalian hanya mengekspresikan rasa rindu dan kesepian yang terlalu dalam yang kalian rasakan dengan membuat ulah agar kalian dihukum dan dimarahi. " ucap papa afifah.


"maksutnya pa? alex nggak paham." tanya alex.


"gini ya lex, menurut papa kamu itu sebenarnya tidak nakal tapi kamu hanya berusaha meluapkan rasa kesepian dan rasa rindu yang kamu rasakan pada sodara kamu yang sudah meninggal dengan membuat ulah disekolahan, benar begitu nggak?. " ucap papa afifah dan dijawab anggukan kepala oleh alex.


ya, memang benar apa yang papa mertuanya itu katakan. disaat alex sedang merasa rindu dengan abang dan adik kembarnya yang sudah meninggal itu ia akan cenderung meluapkannya dengan membuat masalah bukan dengan menangis. itu sebabnya ia selalu dijuluki sebagai badboy disekolahnya karna dia terlalu sering membuat masalah sehingga membuatnya keluar masuk ruang bk setiap minggunya.


"nah, begitu juga afifah, dia juga akan melakukan hal yang sama seperti yang kamu lakukan saat dirinya merasa rindu pada abangnya yang juga sudah meninggal itu." timpal mama afifah.


"emang afifah punya abang Ma?. " tanya alex


"iya, namanya fian, dia meninggal lima tahun lalu saat kami masih tinggal dibelanda karna kecelakaan. dan semenjak kejadian itu afifah berubah menjadi gadis yang nakal dan tomboy, padahal dulu afifah itu seorang gadis yang sangat penurut dan feminim." jelas mama afifah.


*ternyata yang afifah Maksut sodaranya yang juga sudah meninggal itu sodara kandung, gue kira sodara sepupu. hah! nggak nyangka ya ternyata nasib gue sama dia itu sama yaitu sama sama kehilangan orang yang paling dekat dan paling kita sayang* batin alex


"terus sekarang kamu mau nya apa?. " tanya daddy alex


"alex mau meminta maaf sama afifah, tapi alex bingung bagaimana caranya?." jawab alex.


"gini aja, besok itukan adalah hari ulang tahun afifah, nah kita kasih kejutan aja sama dia sekalian kamu minta maaf sama dia. " usul mama afifah.


"boleh juga ma idenya, tapi kita kasih kejutan yang kayak gimana?. " tanya alex.


"bagaimana kalo kamu pura pura masih marah aja sama Afifah dan buat Afifah nangis, terus malam harinya saat Afifah tidur baru deh kita rayain ulang tahunnya." usul mommy alex.


"jangan mom, ide yang lain aja. " ucap Alex


"emang kenapa dengan ide yang ini?. " tanya mommy alex.


"ya alex takut aja kalo alex bikin afifah nangis lagi nanti afifah nggak mau maafin alex. " jawab alex


"kamu tenang aja, afifah itu kan anak baik pasti maafin kamu kok, mama jamin deh." ucap mama afifah.


"yaudah deh, alex setuju dengan ide mommy tadi. " putus alex.


lalu mereka pun kembali masuk mobil dan pulang kerumah mereka masing masing, namun Alex kali ini ikut pulang dengan daddy dan mommy nya karna dirinya mau sekalian ambil barangnya yang ketinggalan disana.


.


.

__ADS_1


jangan Lupa tinggalkan jejak ya man teman🤗


__ADS_2