WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 64 : Pergi ke makam


__ADS_3

keesokan paginya setelah bangun, sarapan, dan bersih bersih, afifah dan alex kemudian bersiap siap untuk pergi ke pemakaman.


mereka berdua pergi dengan menaiki mobil alex. setelah sampai di pemakaman alex mengajak afifah untuk masuk ke dalam area makam, mereka berdua berjalan dengan terus bergandengan tangan menyusuri satiap makam dan sampai akhirnya mereka berhenti diantara dua makam.


alex memandang makam sebelah kiri yang bertuliskan nama °Brian Saputra° dan makam yang ada disebelah kanan bertuliskan nama °Juan Saputra°.


alex duduk diantara dua gundukan makam tersebut dan di ikuti afifah yang duduk disebelah alex. Lalu mereka berua mulai berdoa.


"bang, hari ini gue datang kesini buat jenguk lo." ucap alex sambil menatap dan mengelus batu nisan kakaknya.


"woyy!! adik laknat, gue datang kesini juga buat jenguk lo. " ucap alex sambil beralih menatap dan juga mengelus batu nisan adik kembarnya itu.


"nggak nyangka ya udah 10 thn lo berdua pergi ninggalin gue sendiri!! Gue selalu berdoa agar lo berdua bahagia disana!!. " alex berkata dengan mata yang sudah berkaca kaca.


"gue kangen sama kalian!!. " tangis Alex pun pecah setelah mengatakan kalimat itu.


Afifah yang melihat Alex menangis pun langsung menarik tubuh alex ke dalam pelukannya agar nembuat alex lebih tenang.


"oh ya gue sampai lupa, hari ini gue nggak datang sendiri, tapi gue kesini bersama istri gue sekalian gue mau kenalin dia kekalian berdua. " ucap alex disela sela tangisnya.


"namanya afifah, gue sama dia nikah karna dijodohkan, kita berdua tinggal dirumah sendiri dan kita juga sekelas. " alex memperkenalkan afifah.


"kerenkan gue!! Masih Sma udah punya istri!." ujar alex yang berhasil mendapat pukulan ditangannya .


Bugh

__ADS_1


"Aduh... " rintih alex saat afifah memukul pundaknya.


"Nikah muda dibilang keren!! Waras nggak sih lo!!." ucap afifah setelah memukul pundak alex.


"ck, ganggu suasana aja sih lo!! Orang lagi mellow mellow bawang gini malah lo pukul gue. " ucap alex mengelus pundaknya


"makanya kalo ngomong itu jangan suka sembarangan." balas afifah.


Hedeeuhh.. baru juga akur, eh sekarang udah berantem. mana nggak kenal tempat lagi kalo berantem.


"bang, dek, kalian liatkan, gimana sikapnya dia ke gue, dia itu suka mukul gue, suka nyuruh² gue, dan dia juga nakal kalo disekolah." alex menjelek jelekkan afifah didepan makam brian dan juan.


"sialan lo!! lo mau citra gue jelek didepan ipar!! pake segala jelek²in gue lagi!!." ucap afifah


"yaiyalah, lo kira gue dari tadi udah berusaha buat bersikap kalem sekalem - kalemnya itu buat apa? ya biar citra gue baik didepan mereka, eh malah lo jelek²in gue." kesal afifah


tuk


alex menonyor kepala afifah setelah mendengar perkataan afifah tadi.


"Auu.. gila ya lo!! main tonyor tonyor kepala gue sembarangan!! lo kira kepala gue ayunan apa?." cebik afifah sambil memegangi kepalanya.


"habisnya lo bikin gue kesel tau nggak? orang lagi suasana sedih kek gini, eh elo malah sempet sempatnya cari muka." balas alex


"suka suka gue lah!! kenapa lo yang sewot. " ucap afifah

__ADS_1


"dasar istri laknat!!. " seru alex


"apa lo bilang hah!! ngomong sekali lagi gue kubur lo idup idup, mumpung kita lagi dipemakaman!. " ancam afifah


"gini nih, resikonya kalo punya istri galak. " gumam alex tapi masih bisa tedengar oleh afifah.


namun tak ditanggapi oleh afifah.


setelah itu, mereka berdua kembali naik kedalam mobil untuk pulang kerumah.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2