WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 117 : Pulang


__ADS_3

Sore ini Alex dan Afifah akan kembali pulang ke rumah pribadi mereka karna ini sudah seminggu mereka menginap dirumah ortu Alex. Saat ini mereka berempat sedang berada dihalaman depan.


"Mom Dad, kita pamit pulang dulu ya, udah sore soalnya nanti keburu malem. " pamit Alex pada orang tuanya.


"Iya, hati hati ya kalo nyetir. Jangan ngebut ngebut." ucap Daddy Alex dan dijawab amggukan kepala oleh Alex.


"Ingat jangan sering berantem. Kasian tuh tetangga kalian, tiap hari selalu denger keributan." ucap Mommy Alex memperingatkan.


"Iya Mom, kalo kita nggak lupa. Hahahaha.. " jawab Alex dan Afifah diselingi tawa.


"Dasar. " cebik Mommy Alex.


"Yaudah lah, yok kita masuk mobil. " ajak Alex pada Afifah.


"Bentar dulu, gue belum pake sepatu. " ucap Afifah yang masih duduk dikursi taman depan samping mobil Alex sambil memakai sepatu di kakinya.


"Nah udah nih, yuk masuk. " ucap Afifah seraya berdiri lalu masuk ke dalam mobil.


"Lah, Mommy sama Daddy mau kemana?. " tanya Alex saat melihat orang tua mereka juga masuk ke dalam mobil mereka.


"Ziarah ke makam. " jawab singkat Daddy Alex.


"Ziarah ke makam? makam siapa Dad?. " tanya Afifah.


"Makam anak Daddy, sodaranya Alex. " jawab Daddy Alex.


"Maksud Daddy, kalian mau pergi ke makam bang Brian sama Juan?. " tanya Afifah.


"Loh, kok kamu tahu. " ucap Mommy Alex dengan kening berkerut.


"Ya tahu lah Mom, dulu Alex pernah cerita dan pernah ajak aku ke sana, makanya aku tahu. " ucap Afifah.


"Ouuhh.. Kamu mau ikut?. " tanya Mommy Alex

__ADS_1


"Ma..."


"Nggak Mom, kita langsung pulang aja. " jawab Alex cepat sebelum Afifah menjawab.


"Ihh.. kenapa nggak mau, gue pengen ikut, kan kita udah satu bulan nggak kesana. " bisik Afifah ditelinga Alex.


"Lain kali aja kita kesana sendiri, kalo kita ikut kasian Mommy sama Daddy. " bisik Alex.


"Kasian kenapa?. " tanya Afifah yang masih berbisik.


"Ya nanti mereka nggak bisa leluasa mengajak ngobrol sama makam bang Brian dan Juan jika ada kita karna mereka merasa sedikit malu." jawab Alex berbisik.


"Oh iya, lo bener. Jika kita ikut nanti Mommy sama Daddy jadi nggak bisa melepas rindu sama bang Brian dan Juan. " ucap Afifah mengiyakan.


"Maka dari itu kita nggak usah ikut. " ucap Alex.


"Heyy!! Kalian kenapa bisik bisik?. " tanya Daddy Alex.


"Nggak papa Dad, ini Afifah pengen cepat pulang katanya dia udah nggak sabar buat tidur dikamar sambil Alex peluk. " jawab Alex asal.


Afifah langsung menendang kaki Alex. Membuat Alex sedikit oleng dan meringis kesakitan.


"Sembarangan!! kapan gue bilang kek gitu. " ucap Afifah sambil berkacak pinggang dan menatap tajam.


"Lah barusan tadi. " ucap Alex sambil mengedipkan mata memberi kode.


"Apa?! kita tadi nggak ngomongin itu, orang tadi kita lagi bahas tentang ajakan Mo---. "


Sebelum Afifah keceplosan, Alex segera membekap mulut Afifah dengan tangan.


"Emmphhh.. emmphhh.. "


"Biasa Dad, dia malu malu mengakuinya. " ucap Alex sambil membekap mulut Afifah.

__ADS_1


"Hahahaa... nggak usah malu gitu sama kita. Wajar aja kan kalian sudah sah dan halal jadi nggak papa kalu mau peluk pelukan atau nggak berbuat lebih dari itu juga nggak papa. " ucap Daddy Alex sambil terseyum jahil.


Afifah yang memdengar ucapan Daddy langsung melototkan matanya. Bisa bisanya Daddy berpikiran jauh seperti itu.


"Maunya sih gitu, tapi kagak bisa Dad soalnya Afifah nggak mau, jangankan disentuh baru juga dipegang eh udah teriak² kayak orang gila sambil ngelempar barang ke arah Alex lagi. pokoknya nyeremin banget deh kalo udah ngamuk." ucap Alex sambil menatap Afifah yang sedang menahan kesal.


"Ini beneran kalian nggak mau ikut kita?. " tanya Mommy Alex lagi.


"Nggak Mom, kita langsung pulang aja. " jawab Alex seraya melepas bekapan tangannya dimulut Afifah.


"Kalian ikut aja nanti kita bisa sekalian berkunjung ke makam abang kamu Fi, Mommy juga pengen tahu." ucap Mommy Alex sedikit memaksa.


"Lah, kok Mommy tau kalo aku punya abang?. " tanya Afifah karna pasalnya ia sama sekali tak pernah mambahas hal itu pada Alex ataupun mertuanya.


"Mama sama Papa pernah cerita kalo kamu juga punya sodara yang meninggal sewaktu aku bentak kamu dulu saat sedang merencanakan kejutan ulang tahunmu itu. " jawab Alex.


Afifah mangut mangut mendengarnya.


"Tapi Mom, makam bang Fian nggak ada disini. Bang Fian dimakamin dibelanda jadi jika mau berkunjung kita harus terbang dulu kesana. " ucap Afifah menjelaskan.


"Yah padahal Daddy sama Mommy pengen berkunjung tapi nggak papa lah lain kali aja nanti kita terbang kesana bareng²." ucap Daddy Alex.


"Iya Dad. " ucap Afifah.


"Yaudah, kalo gitu kita pamit ya Mom Dad. " ucap Alex berpamitan dan diiyakan oleh Mommy sama Daddy.


Mereka berdua pun lalu masuk mobil dan mulai melajukannya keluar gerbang diikuti mobil Mommy dan Daddy nya yang juga keluar gerbang.


.


Jangan lupa Like Komen 🤗


Supaya Author juga makin semangat untuk Up bab selanjutnya 💙

__ADS_1


jangan cuman baca doang, masa tinggal pencet tombol susah banget sih. wkwkkwk becanda😂


See You Next Episode 😘


__ADS_2