
"apa apaan ini! dateng² main panggil gue bapak! emang gue bapak lo!." ujar alex saat dua gadis kembar itu duduk dikursi depan bangku alex.
"bapaknya semua anak kelas XII -3, ya nggak mak . " ucap santi tersenyum imut seperti bayi. dan afifah hanya acuh lalu melanjutkan tidurnya.
"bener tu, mending si alex aja yang jadi bapaknya, kan mereka berdua serasi. " ucap diki
"mak, gimana? mak, jawab dong jangan tidur mulu!." ucap angga
"ck, jawab apaan sih!." kesal afifah karna tidurnya diganggu.
"mak mau ya sama alex! kita kepingen punya bapak baru mak, ya ya yaa." ucap siska
"iya mak, kita nggak mau lagi jadi anak yatim, udah 2 tahun setengah loh mak kita yatim."
"terima aja mak, alex juga cocok sama emak. "
"ayolah mak, terima."
seru semua anak yang ada didalam kelas, dan hal itu membuat afifah kesal lalu makin membenamkan kepalanya dimeja dan menutup telinganya.
"Bodo amat!!. " teriak afifah.
\=\=\=\=\=\=\=\=
"kemarin kenapa lo nggak masuk? lo sakit ya? terus kenapa nggak bikin surat? . " tanya mila pada iza, karna dua hari ini iza nggak masuk sekolah ia juga tidak membawa surat.
"gue nggak papa kok, gue cuman capek aja. " jawab iza. sekarang mereka bertiga sedang ada dikamar iza.
"btw, hubungan lo sama bagas baik² ajakan?. " ucap afifah memastikan karna beberapa hari ini ia sering melihat bagas jalan bersama wanita lain.
__ADS_1
iza hanya diam. "karna gue beberapa hari lalu sempet liat bagas jalan sama wanita lain, gue hanya mau mastiin hubungan lo baik² aja atau nggak!. " ucap afifah lagi
"gue juga tadi sempet liat bagas makan berdua sama wanita direstoran, saat gue mau otw kesini. " seru mila yang memang juga melihat bagas.
"huft, gue sama bagas udah putus tiga hari lalu. " setelah mengucap itu iza langsung berbaring diatas ranjang dan menatap lurus keatas lalu membayangkan kejadian tiga hari lalu.
"HAH!!. " terkejutnya mila dan afifah saat mendengar ucapan iza.
"lo seriusan!." ucap mila
"lo nggak lagi becanda kan!. " ucap afifah
"dia selingkuh dibelakang gue, dan dia juga melamar wanita itu saat kita masih pacaran. " ujar iza lalu air matanya tiba² terjatuh. ia merasa sakit hati setiap mengingat kejadian tiga hari lalu.
Afifah dengan sigap langsung memeluk tubuh iza memberikan kenyamanan untuk membuat iza lebih tenang. mila juga tampak menganbil air lalu meminumkan ke iza supaya merasa lebih baik.
"mana iza si tegar dan kuat dulu! kok sekarang jadi nangis hanya karna cowok brengsek! harusnya lo jangan tangisin tapi lo harus bangkit dan buat dia menyesal karna udah tinggalin lo, bukan galau kayak gini!. " ucap afifah
benar yang dikatakan kedua sahabatnya itu, harusnya iza nggak boleh galau kayak gini! nangisin cowok yang udah buat luka goresan dihatinya! justru seharusnya dia bangkit dan membuatnya merasa menyesal karna sudah menyakitinya.
"sekarang lo istirahat ya! jangan pikirin tu cowok brengsek lagi!." ujar mila
"kita berdua pamit dulu, udah sore soalnya! besok lo sekolahkan?. " tanya afifah dan dijawab anggukan kepala oleh iza.
setelah kepergian kedua sahabatnya itu iza duduk dibalkon.
ting
satu pesan masuk keponselnya, dengan cepat iza melihat dan membaca pesan itu .
__ADS_1
💬 Aska : [ jangan terlalu larut dalam kesedihan! lo juga harus jaga kesehatan! karna jika lo sakit nanti lo nggak bakal bisa buat mantan lo menyesal! oke.. your are strong woman 🙂 ]
iza tersenyum setelah membaca pesan singkat dari aska.
setelah iza keluar dari cafe bagas , ia bertemu dengan aska yang kebetulan juga sedang berada dicafe itu, lalu mereka berdua pergi ketaman dan iza menceritakan semuanya pada aska, dan sejak saat itu iza dan aska jadi semakin dekat.
*maaf, gue belom bisa buka hati gue buat lo! tapi gue akan usahain buat membuka hati gue dan membalas cinta lo!* batin iza
bebapa bulan lalu aska sempat menyatakan perasaannya ke iza, tapi iza menolak karna saat itu iza masih pacaran sama bagas. namun, aska tetap berusaha karna ia yakin suatu saat nanti iza akan menjadi miliknya.
dan kejadian tiga hari lalu membuat aska merasa mendapat lampu kuning untuk kembali mendekati iza dan aska juga berharap iza akan mencintainya seperti dia mencintai iza.
.
.
.
.
.
.
.
.
bersambung
__ADS_1