WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 93 : cowok jutek


__ADS_3

Saat ini Alex dan Afifah sedang berada didalam ruang pribadi Alex, karna tadi setelah berdiskusi dengan Sekertaris nya Alex berjalan menuju dapur karna ada hal penting yang harus ia bicarakan dengan Pemimpin Pelayan terkait pekerjaan.


Namun saat sampai didapur, Alex justru melihat Afifah dan Pemimpin Pelayan itu sedang adu kekuatan alias baku hantam, Alhasil Alex langsung berlari kearah mereka lalu memisahkan mereka, setelah itu Alex menarik Afifah menuju ke lantai dua dan masuk kembali kedalam Ruangannya


"Nggak dirumah nggak disekolah nggak di Restoran selalu aja bikin keributan. " omel Alex pada Afifah


"Gue nggak bakal ribut kalo dia nggak mancing emosi gue duluan!! Pokoknya gue mau hari ini juga lo pecat Pelayan songong itu dari Resto ini!!. " ucap Afifah.


"Nggak bisa gitu dong seenaknya mecat orang, bukan hanya karna dia bikin lo marah terus gue pecat!! itu namanya nggak profesional. Kalo mau mecat orang itu harus ada alasan yang tepat." ucap Alex.


"Ya bisa aja, kan lo yang punya Resto ini jadi ya terserah elo dong?! lagian dia duluan kok yang ngajak ribut!! yaudah gue ladenin aja, dikira gue takut apa sama dia?!." ucap Afifah.


"Lo Nggak seharusnya begitu Fi, nggak semua masalah itu diselesaikan dengan perkelahian." ucap Alex dengan nada merendah.


"Jangan sok nasehatin gue kalo nggak tau akar masalahhya?! dia duluan Wolf yang mulai, bukan gue?! Lagian gue nyuruh lo buat mecat dia itu bukan tanpa alasan, tapi karna gue denger dari pelayan lain kalo Si Songong itu tiap hari kerjaannya cuman duduk nyantai sambil memerintah bawahannya, dia juga gunain jabatan yang lo beri ke dia buat manfaatin orang lain, lebih parahnya dia nggak pernah kerja jadi buat apa dipertahanin, yang ada nanti malah bikin Resto rugi karna harus gaji dia!! Kalo lo ngggak percaya lo bisa kok lihat Cctv yang ada didapur dan lo bakal lihat sendiri kalo yang gue omongin ini bener?! gue jamin secepatnya lo bakal pecat Pelayan itu." ucap Afifah.


Alex pun hendak berbicara lagi namun Afifah segera menutup mulut Alex menggunakan tangannya.


"Udahlah, gue capek dari tadi debat terus sama lo?! mending gue pergi aja dari pada terus di sini bikin tambah emosi aja. " ucap Afifah sambil mengambil tasnya.


"Mau pergi kemana?. " tanya Alex..


"Pulang." jawab singkat Afifah.


"Tungguin gue dulu, sebentar lagi kerjaan gue selesai jadi jangan pulang dulu, kita pulang bareng nanti." cegah Alex seraya memegang lengan Afifah namun langsung ditepis kasar oleh Afifah.

__ADS_1


"Bodo amat. " seru Afifah melenggang pergi keluar ruangan sambil membanting pintu dengan keras.


"Aggghhh.. Kenapa jadi gue sama dia sih yang berantem?!!." Teriak Alex setelah pintu itu dibanting oleh Afifah sampai menimbulkan bunyi yang amat memekakkan terlinga karna saking kerasnya dibanting.


****


Di sisi lain


Pemuda itu nampak memegangi memegangi perut karna dirinya merasa lapar karna jam memang sudah menunjukan jam makan siang.


"Pak, disekitar sini ada nggak Restoran yang menjual makanan western?." tanya pemuda itu pada Supir taksi.


"Ada mas, mau mampir kesana?." tanya balik Supir taksi itu.


"Iya pak, nanti tolong berhenti disana ya." ujar pemuda itu dan dijawab anggukan kepala oleh Supir taksi.


"Resek banget sih tu anak!! bukanya belain gue, eh malah belain Si songong itu! padahalkan gue istrinya harusnya dia lebih milih gue dong bukan malah milih orang lain. " gerutu Afifah sambil menuruni tangga.


"Kok dia nggak ngejar gue sih? gue kan sengaja pura pura ngambek begini supaya dia ngejar gue biar kayak disinetron yang gue sering tonton bareng mama, lah ini boro boro dikejar, orang nyegah gue biar nggak pergi aja nggak?!." ucap Afifah sambil menengok kebelakang berharap Alex akan muncul dan mengejarnya seperti apa yang sedang dia bayangkan saat ini dan seperti adegan sinetron yang sering dia tonton bareng mama nya saat sebelum dia menikah. Efek kebanyakan halu dan nonton sinetron ya begini, jadi lebay.


Bruk


Karna kurang hati hati dan Karna berjalan tidak melihat kedepan, Afifah akhirnya terjatuh kelantai bersama orang yang dia tabrak barusan.


"Auu.. kaki gue. " keluh Afifah sambil memegangi kakinya.

__ADS_1


"Woyy!! Kalo jalan pake mata dong?! kaki gue jadi sakit nih gara gara elo. " seru Afifah pada cowok yang dia tabrak tadi.


"Salah sendiri jalan nggak lihat depan, udah gitu bukanya minta maaf eh malah nyolotin orang?! padahal jelas² lo sendiri yang nabrak gue, kenapa jadi nyalahin gue. " ucap ketus cowok itu.


"Eh eh, mau kemana lo? bantuin gue berdiri dulu baru pergi, enak aja mau ninggalin gue gitu aja!!. " ucap Afifah saat cowok itu hendak pergi sambil menyeret dua koper ditangannya.


"Ogah, berdiri aja sendiri." balas cowo dengan nada ketus, lalu dia berjalan pergi begitu saja melewati Afifah.


"DASAR MANUSIA JUTEK!!. " teriak Afifah saat cowok itu sudah berjalan agak menjauh darinya.


.


...jgn lupa tinggalkan jejak ya man teman🤗...


...LIKE 👍👍...


...KOMEN💬💬...


...RATE BINTANG LIMA⭐⭐...


...karna itu sebagai bentuk dukungan kalian ke Author biar akunya juga tambah semangat untuk up bab selanjutnya. 💙💙...


...lagian apa susahnya sih tinggal pencet tombol doang !! so jangan lupa like komen rate bintang lima ya.....


...Nggak papa kali ya maksa dikit 🤣🤣...

__ADS_1


...see you in the next episode😘....


.


__ADS_2