WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 290 : Miley dan Geano


__ADS_3

"Udah selesai?" tanya Reza ketika Afifah menghampiri dirinya yang terlebih dahulu diparkiran.


"Iya" balas Afifah.


"Kalo gitu ayo naik, kita harus pergi secepatnya. Tadi Justin nelpon gue katanya ada hal yang ingin dia sampaikan sama lo" ajak Reza.


"Hal apa?” tanya Afifah dengan alis terangkat satu.


“Gue nggak tau, Justin nggak kasih tau gue” jawab Reza.


“Yaudah kalo gitu kita pulang sekarang” ucap Afifah.


Mereka berdua lalu naik kedalam mobil, kurang lebih beberapa menit akhirnya mobil mereka sampai, Afifah pun lantas segera berjalan masuk.


"Jeje..." teriak Afifah begitu melihat sosok yang ia cari.


"Vita, sini duduk samping gue" balas Justin tersenyum gembira.


"Gimana hasil pemeriksaannya? baby gue sehatkan?"


"Alhamdulillah sehat, dia bahkan semakin aktif didalam. Dan asal lo tau ya Je, gue hamil anak kembar, mereka berdua berjenis laki-laki"


"Hah yang bener?"


"Iya"


"Ya ampun seneng banget gue dengernya akhirnya dapat ponakan dua" pekik girang Justin.


"Berartikan pas, gue satu Reza satu. Ngomong-ngomong enaknya dikasih nama apa ya?" ucap antusias Justin.


"Em Wiley kayaknya bagus" jawab Reza.


"Kalo gitu gue Geano aja, gimana Vit? lo setuju nggak kalo anak lo kita kasih nama?"


"Setuju, gue senang malahan jika kalian yang kasih nama karena kalian berdua juga ikut andil dalam perkembangan mereka" balas Afifah mengiyakan.


"Baik-baik didalam perut mami ya sayang, jangan nakal kasian mami kamu. Ih gemes banget gue pengen segera cubit pipinya" ucap Justin seraya mengelus perut Afifah dan dibalas tendangan kecil membuat mereka terkekeh.

__ADS_1


“Eh iya Je, kata Reza elo mau sampaikan sesuatu sama gue emang lo mau bicara hal apa" tanya Afifah menghentikan tawa mereka.


“Oh itu, ini gue cuman mau kasih tau lo kalo gue dapat bukti baru lagi”


“Bukti baru?”


"Iya, nih lo bisa lihat sendiri. Semua ini bisa kita gunakan buat sidang besok untuk memberatkan Alex" jawab Justin.


"Sama satu lagi, ini ada surat panggilan sidang dari pengadilan tadi ada orang yang antar. Yang satu buat elo dan satu lagi buat Alex jadi besok lusa lo udah mulai proses cerai" lanjutnya sambil memberikan dua amplop diatas meja.


Justin yang licik tentu saja bisa mendapatkan semua itu, entah bagaimana caranya tidak ada yang tau yang jelas semua bukti yang dia cari semuanya mengarah pada Alex padahal Alex sendiri tidak pernah melakukannya.


Obsesi pada masa lalunya membuat cowok bule itu gelap mata, dia akan melakukan segala cara agar Afifah dan Alex segera berpisah. Justin tidak rela jika wanita kesayangannya dimiliki orang lain.


“Iya makasih” jawab Afifah mengangguk.


“Eh ya Ini surat pengadilan yang buat Alex gue yang antar ya" ucap Reza sambil mengambil surat di atas meja.


"Boleh" jawab Justin.


"Eh jangan-jangan" cegah Afifah yang langsung merebut surat cerai dari tangan sahabatnya.


"Biar gue sendiri aja yang antar" jawab singkat Afifah.


"Tapi Fi, bukannya lo benci sama dia terus kenapa mau ketemu?" tanya Justin bingung.


"Ya nggak papa pengen aja sekalian gue ada perlu sama dia. Plaese izinin gue ngasih ini sendiri" pinta Afifah memelas.


Reza dan Justin saling pandang sebelum akhirnya mereka mengangguk mengiyakan.


"Oke kita izinin tapi dengan syarat gue dan Justin harus ikut bareng sama lo gimana? gue takut terjadi sesuatu dengan baby twins" tawar Reza.


"Boleh , Ah makasih banyak ya kalian emang paling the best" girang Afifah dan dibalas senyuman manis oleh mereka.


*Gue tau jika tindakan gue ini salah tapi gue juga nggak bisa merelakan Vita bahagia sama cowok lain. Setiap melihat dia bermesraan dengan Alex hati gue sangat sakit, gue nggak bisa tinggal diam. Vita segalanya bagi gue, dia milik gue dan dia adalah sumber kehidupan gue. Nggak ada seorangpun yang merebutnya dari gue karena Vita ditakdirkan untuk gue bukan orang lain* batin Justin.


...⋇⋆✦⋆⋇ ...

__ADS_1


Sore harinya Reza, Justin, dan Afifah tampak naik mobil bersama untuk pergi menemui Alex guna memberikan surat dari pengadilan.


Sesuai dari info yang didapat hari ini Alex sedang berada di kantor jadi mereka bertiga memutuskan untuk segera kesana. Setelah sampai mereka pun kemudian masuk kedalam kantor dan langsung berjalan menuju lantai paling atas dimana di sana adalah tempat ruangan pribadi Alex.


Para pekerja kantor yang memang sudah mengenal Afifah tentu saja tidak banyak protes, mereka semua membiarkan istri majikannya masuk dengan bebas.


Sedangkan didalam ruangan, terlihat saat ini Alex sedang menerima telpon dari anak buah yang dia tugaskan untuk menyelidiki kasus Justin.


Didalam telpon orang itu mengatakan jika bukti tentang kejahatan Justin sudah terkuak semuanya. Mulai dari percobaan pemerkosaan, kekerasan hingga kejadian dia menabrak Fian semuanya ada didalam sana. Mendengar hal itu tentu saja membuat Alex senang.


*Hahaha akhirnya kejahatan lo selama ini terbongkar juga, lihat aja gue bakal bikin hidup lo menderita. Cepat atau lambat semua orang pasti tau tentang kebusukan lo* batin Alex tersenyum miring.


*Pai lihatlah gue udah berhasil mendapatkan semua buktinya. Sebentar lagi lo dan bang Fian akan mendapat keadilan, keterpurukan dan kemenderitaaan lo selama ini akan terbalaskan juga*


“Hah nggak kerasa ya udah delapan bulan berlalu, andai aja kejadian itu nggak terjadi mungkin sekarang kita masih bersama. Tadi kita sempat ketemu tapi kenapa sikap lo jadi dingin. Gue kangen sama lo yang dulu, kapan lo pulang hm? Gue cape gini terus, gue pengen kita balikan kayak dulu” lanjutnya menatap nanar foto dirinya dan Afifah yang ada diatas meja.


___________________________________


Jangan lupa tinggalkan jejak.


Like komen vote gitu💙


Biar author juga makin semangat untuk up bab selanjutnya


See you next episode🤗


Bersambung...


-


-


Sama satu lagi, yuk baca novel baru dengan judul


"Kekuatan hati Wanita" dari Author Rifa_Fizka


__ADS_1


Jangan lupa ya, dari Author Rifa_Fizka, dijamin bagus deh novelnya.


Dan jangan lupa kalo baca tinggalkan jejak disana okeyy🥰😘


__ADS_2