
Sedangkan di sisi lain
Saat ini Alex sedang ada bersama orang tua dan mertuanya. Tadi saat dirinya tengah berdiri di depan pintu masuk untuk menunggu istrinya dia tak sengaja bertemu dengan mereka.
Alex pun kemudian mengajak Mommy Daddy Mama dan Papa nya untuk masuk ke dalam.
Pesta kelulusan ini memang tidaklah untuk para anak kelas XII saja, namun para orang tua juga ikut di undang.
Tetapi tidak semuanya, dari sekian banyaknya murid hanya 50 orang siswa yang terpilih untuk bisa menghadirkan sekalian orang tua mereka itu pun hanya untuk siswa yang mendapat beasiswa, sedangkan yang tidak medapat mereka tidak bisa menghadirkan orang tua.
Sebenarnya Mommy Daddy Mama dan Papa tidak ikut terpilih, tapi berhubung sekolah ini milik Afifah jadi dia mengundang khusus orang tua dan mertuanya untuk datang di acara pesta ini.
Afifah mengundang mereka special dengan undangan gold yang berarti mereka akan duduk di kursi VVIP paling depan dimana disana adalah tempat untuk para anggota penting di sekolah.
Mama dan Papa Afifah tidak datang sendiri melainkan mereka pergi bersama dengan Justin juga, Alex yang melihat hal itu merasa sedikit tak suka.
Bukan karena cemburu tapi karena Alex merasa kasian pada mertuanya sebab sampai saat ini mereka berdua belum mengetahui jika anaknya Fian di bunuh oleh Justin. Sekaligus mereka juga belum tau kalau putri kesayangan mereka hampir saja di lecehkan.
__ADS_1
Alex ikut merasa sakit hati, seakan tak punya dosa dan malu Justin sepertinya benar benar hilang akal hingga dia masih dengan beraninya mencoba mendekati keluarga istrinya.
Melihat wajah polos Mama Papa nya membuat Alex sangat ingin sekali memberitahukan kebenaran itu pada mereka.
Namun apalah daya dirinya tak punya hak untuk bicara selain Afifah sendiri yang memberitahu, meski dia berstatus suami tetapi bukan berarti dia bisa berbuat seenaknya, itu adalah masalah pribadi istrinya, privasi Afifah jadi Alex hanya bisa diam.
"Oh ya sayang, kamu tadi ngapain di depan sana hm? Mama lihat sepertinya kamu kayak sedang mencari seseorang, emang siapa sih yang kamu tunggu ha? sampai bingung gitu mukanya" tanya Mama Afifah pada Alex di tengah tengah obrolan.
"Itu Ma, aku sedang nunggu Afifah, dia dari tadi belum juga sampai. Padahal kan ini udah mau mulai" jawab Alex memberitahu.
"Hah Afifah?" tanya Papa Afifah.
"Lah memangnya kamu tidak berangkat bersama dia? " sahut Mommy bertanya.
"Enggak Mom"
"Loh kok enggak"
__ADS_1
"Iya soalnya aku itu di tunjuk buat ngurus persiapan acara pesta ini sama wali kelasku dan sejak tadi pagi aku udah berangkat sebelum Afifah bangun jadi aku seharian ini sama sekali belum pulang ataupun melihat Afifah" jawab Alex menjelaskan.
"Tapi kalian jangan marah dulu, walaupun aku seharian ini tidak pulang tapi aku kemarin udah sempat nitipin Afifah pada Mila dan Iza sahabatnya. Jadi kalian tenang aja, Afifah nggak akan kesepian ataupun merasa nggak aman sebab Iza dan Mila yang akan jagaian dia selama aku nggak ada" lanjut Alex cepat sebelum kedua orang tua dan mertuanya menyela ucapan dirinya.
Mommy Daddy Mama dan Papa lalu mengangguk mendengar ucapan Alex.
"Syukurlah kalo gitu" ucap Daddy bernafas lega.
Sedangkan Justin, dia hanya melirik sinis tanpa minat ikut mengobrol bersama dengan mereka, Alex sendiri pun juga tak terlalu memperdulikan kehadirannya.
_____________________________________
Note : Mohon maaf sebelummya karena kemarin sempat nggak up hampir seminggu, itu karena jaringan internet Author lagi trouble jadi nggak bisa di pake. Soo, akunya juga nggak bisa buat ngetik. Dan sekarang baru bisa makanya langsung aku updet.
Tapi tenang aja, sebagai gantinya aku bakal crazy up 4 bab. Dan setiap bab bakal berjumlah kurang lebih 1000 kata, jadi kalian jangan pelit² buat ninggalin jejak. Kalo nggak bisa komen kalian cukup like doang kok, lagian tinggal pencet doang apa susahnya sih. Toh like juga gratis.
Soo jangan lupa buat tinggalin jejak ya 🤗.
__ADS_1
Oh ya tapi crazy up nya nggak langsung 4 bab gitu enggak, namun bertahab. Jadi setiap tiga jam atau dua jam setelah updet bab ini maka nanti baru up lagi.