WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 130 : Blussing


__ADS_3

"Tan, Vita kemana? gimana keadaan dia? aku bener-bener kangen banget sama dia. Aku pengen ketemu dia. Jujur tan, selama lima tahun ini aku kepikiran terus sama Vita, aku sampe rela bolak balik pindah negara hanya untuk ketemu Vita tapi belum juga tercapai. Kasih tau aku tan, Vita ada dimana dan gimana kabarnya? " tanya Justin dengan sorot mata sendu sekaligus memohon.


*Aduh.. ini gimana cara jelasin dan ngomongnya sama Justin. Aku bingung ingin mulai dari mana bicaranya * batin Mama Afifah.


"Tante, aku mohon. Tolong izinkan aku buat ketemu sama Vita tan. Aku kangen sama dia, aku rindu sama dia tan. Aku pengen jumpa dan meluk dia kayak dulu lagi" pinta Justin kembali.


Mama Afifah hanya diam.


"Tante, tolonglah.. aku beneran pengen banget ketemu sama Vita. Tante lihat sendirikan keadaan ku saat ini, aku benar-benar sangat frustasi bahkan hampir gila karna selama lima tahun nggak ketemu sama Vita. Masa tante tega biarin aku seperti ini, hidup tersiksa karna nggak ada Vita" bujuk Justin dengan tatapan memohon.


Mama Afifah menarik nafas panjang.


"Kamu beneran pengen ketemu? " tanya Mama Afifah yang sedikit merasa kasihan melihat keadaan Justin.


"Iya tan, aku pengen ketemu sama dia" jawab cepat dan antusias Justin.


"Baiklah. Ayo ikut tante pulang" ajak Mama Afifah.


"Naik mobil ku aja tan" ucap Justin dan dijawab anggukan kepala oleh Mama Afifah.


Mereka berdua pun naik mobil dan mulai melajukannya menuju kediaman Mama Afifah dengan kecepatan sedang.


*Vita sayank... akhirnya sebentar lagi kita bakal ketemu. Aku udah nggak sabar buat meluk kamu lagi dan aku sangat bahagia sekali. Aku harap kamu juga bahagia dengan pertemuan kita nanti* batin Justin menyunggingkan senyum.


*******


Sementara itu.


Saat ini Alex dan Afifah sedang menaiki mobil karna mereka akan datang dan menginap untuk sementara waktu dirumah ortu Afifah sampai dapur mereka selesai direnovasi.


Perjalanan dari rumah pribadi mereka menuju kediaman ortu Afifah memakan waktu sekitar 45 menit. Ditengah tengah perjalanan tiba-tiba saja Afifah berteriak.


"WOLF, BERHENTII"


Ckiitt!

__ADS_1


Dugh


Alex langsung menginjak rem mendadak karna kaget dan mengakibatkan mereka berdua terjungkal ke depan sehingga dahi mereka terbentur dasbor mobil.


Untung saja jalanan lagi sepi jadi mereka terhindar dari tabrakan yang bisa saja terjadi.


"Auuu.. jidat gue" ringis Afifah sambil memegangi dahi nya.


"Woyy!! kalo nyetir hati-hati dong. Main injak rem mendadak, bisa bawa mobil nggak sih lo" ucap Afifah pada Alex.


"Heh kenapa nyalahin gue. Yang ada elo yang sendiri yang salah. Main teriak teriak aja, untung gue nggak banting stir" balas Alex sinis sambil memegang dahi nya yang tampak memerah.


"Mau ngaapin sih lo nyuruh gue berhenti?" tanya Alex.


"Gue mau beli seblak diseberang jalan tuh. Mumpung kita lagi lewat" jawab Afifah.


"Cuman karna seblak hampir bikin celaka" cebik Alex.


"Ya sorry. Namanya juga reflek" ucap Afifah.


"Makasih.. baik banget sih lo" ucap Afifah.


Cup


Satu kecupan ringan mendarat di pipi Alex membuat pipi Alex menjadi memerah.


"Cieee.. blushing. Hahahaa" tawa Afifah ketika melihat muka Alex.


"Diem lo, nggak usah ngeledek" seru Alex sambil mengalihkan wajahnya.


"Cielah, pake segala malu-malu kucing lagi" ucap Afifah yang kembali menggoda Alex dengan menoel noel dagu Alex.


"Diem Fi" ucap Alex sambil menepis pelan tangan Afifah.


"Hahahaha.. Cowok kok blussing" tawa Afifah.

__ADS_1


"Heh gue begini juga karna elo jadi nggak usah ngeledek" ucap Alex sambil menatap tajam.


"Iya iya, tapi natapnya jangan gitu dong. Nyeremin tau" ucap Afifah saat menatap mata tajam Alex.


"Lo mau dibeliin seblak juga nggak? " tanya Afifah.


"Nggak usah. Gue batagor aja" jawab Alex jutek.


"Oke. Gue kesana dulu ya" pamit Afifah sambil membuka pintu mobil.


"Hemmm" dehem Alex.


Cup


Lagi-lagi Afifah kembali mengecup pipi Alex lalu ia buru-buru keluar sebelum Alex marah.


"Kena lagi. Awas nanti blussing lagi loh" ucap Afifah sambil berlari keluar.


"Afifah!!" pekik Alex.


"Hahahaha..." tawa Afifah sambil berlari.


"Dasar sinting. Awas ya lo, gue balas nanti" teriak Alex dari dalam mobil.


"Agghhtt.. ngeselin banget sih tu anak. Ini juga kenapa pipi pake blussing segala. Bikin malu aja" gerutu Alex sambil menundukan kepalanya ke dasbor.


.


Jangan lupa Like Komen 🤗


Supaya Author juga makin semangat untuk Up bab selanjutnya 💙


jangan cuman baca doang, masa tinggal pencet tombol susah banget sih. wkwkkwk becanda😂


See You Next Episode

__ADS_1


__ADS_2