
Mendengar suara pintu kamar mandi terbuka pandangan afifah pun menjadi teralihkan dari melihat kearah pigura kini menjadi melihat kearah pintu kamar mandi.
"AAAAAA...!!!" Afifah langsung berteriak histeris setelah melihat kearah kamar mandi.
Bagimana tidak berteriak orang Afifah melihat Alex yang sedang telanjang bulat keluar dari kamar mandi dengan santainya berjalan menuju ruang ganti yang letaknya tepat disebelah afifah berdiri.
Reflek Afifah pun langsung balik badan dan jongkong sambil menutup matanya dengan telapak tangannya.
"Astaga!! mata gue, mata gue ya allah, mata gue udah ternodai!! hu hu hu." ucap Afifah.
"Bener bener gila tu anak!! bisa santai banget keluar kamar mandi nggak pake apa apa alias telanjang bulat!!." ucap afifah.
"Dan tadi itu apaan yang gelantungan dibawah kesana kemari!! mana gede dan panjang lagi kayak tongkat kasti yang sering dibawa mama waktu mukul gue saat masih nakal dulu. " ucap afifah sambil bergidik jijik.
"Oke Stop!! Jangan di ingat ingat dan jangan dibayangin." ucap afifah sambil menggeleng gelengkan kepalanya berharap ingatan soal kejadian barusan segera hilang.
-_-
Sedangkan Alex
Setelah mendengar suara teriakan Afifah yang amat memekakan kuping. dia langsung lari secepat kilat menuju ruang ganti
"Sialan!! Gue lupa lagi kalo gue sekarang udah nikah, efek kangen berat ama kamar pasti ini, jadi tiap kali gue dikamar ini berasa masih sendiri." ucap Alex.
"Dasar Bod0h!! kenapa juga gue tadi sampai Lupa nggak bawa handuk dan dengan Pd nya gue keluar dengan keadaan telanjang bulat."
"Aduh.. tadi tu cewek lihat batang gue nggak ya?! kalo dia lihat berarti badan gue udah nggak suci lagi dong, karna udah dilihat orang lain. " ucap Alex.
"Semoga aja dia nggak lihat. " harap Alex.
"Eh tapi, kalaupun dia lihat juga nggak ada salahnya juga, toh gue. sama dia udah sah dan halal jadi nggak dosa. "
"Tapi tetep aja gue malu!!." ucap Alex.
Alex terus saja bergumam karna merutuki kebodohan dan kecerobohan nya sehingga membuat dirinya malu setengah mati.
Setelah cukup lama didalam ruang ganti, akhirnya Alex keluar dengan menggunakan kaos berwarna hijau mint dan celana pendek selutut.
Dilihatnya Afifah yang masih duduk jongkok sambil menggeleng gelengkan kepalanya. ia pun lalu berjalan mendekat kearah afifah.
*huft.. oke lex, tenang, tenang, jangan gugup jangan malu dan anggap kejadian tadi nggak pernah terjadi* batin Alex menyemangati dirinya sendiri.
"Fi." panggil Alex pelan sembari menepuk pundak alex.
Afifah yang sedang berusaha melupakan kejadian kejadian tadi langsung terlonjak kaget karna tiba tiba merasa pundaknya ada yang menepuk.
"Hah elo!! gue kira siapa?!." lega Afifah saat tau bahwa yang menepuknya tadi adalah alex.
"lo nggak mandi?. " tanya Alex.
"Stop!! jangan mendekat!!." cegah Afifah saat melihat Alex berjalan menghampirinya.
*jangan dibayangin jangan diingat ingat, anggap kejadian tadi cuman angin lalu. huh! tarik nafas buang tarik nafas buang. ayolah semangat!! lo pasti bisa nglupainnya* batin afifah sambil menggeleng gelengkan kepalanya.
"kenapa lo?." tanya Alex.
__ADS_1
"Nggak papa, oh iya, tadi lo ngomong apa sama gue?. " tanya Afifah
"gue tanya? lo nggak mandi?. " tanya ulang alex sambil berjalan menuju ranjang dan duduk disana.
"Nggak, nanti aja mandi dirumah. " jawab Afifah yang masih berusaha menghindari kontak mata dengan Alex karna dia takut akan ingat kejadian tadi jika menatap wajah Alex.
"Kok dirumah?! kan nanti kita mulai hari ini sampai seminggu bakal nginep disini. " ucap Alex.
"Hah? nginep? seminggu? kok lo nggak bilang sama gue sih!! gue kan nggak bawa baju." ucap Afifah
"gue kira lo udah tau, makanya gue nggak bilang. " ucap Alex.
"terus gue gimana? masa seminggu gue make baju ini. " ucap Afifah.
"Pake baju gue aja." Jawab santai alex.
"Nggak mau, baju lo besar semua, mana muat dibadan gue." ucap Afifah.
"Bukan baju gue yang kebesaran!! tapi emang badan lo aja yang kekecilan. sekecil sapu lidi..diterjang angin dikit udah jatuh oleng." ledek Alex.
"Dari pada batang lo yang ukurannya udah kayak ukuran tongkat kasti.ups.. " Afifah langsung menutup mulutnya dengan telapak tangan.
*Sialan!! ni mulut bahaya juga ya, pake acara keceplosan segala lagi, Tuh kan gue jadi inget kejadian tadi* batin afifah
"ngomong apa lo barusan?!." Tanya Alex.
"Nggak ngomong apa apa, luapin aja. " Jawab Afifah.
"Oh ya, lo tunggu disini bentar, gue mau turun nyamperin mommy. " perintah Alex.
"nyamperin mommy? mau ngapain?." tanya Afifah
Tok tok tok
"Mom Dad, ini Al. tolong bukain pintunya dong. " ucap Alex sambil mengetuk pintu.
"Masuk aja Al, nggak dikunci kok. " sahut mommy alex dari dalam.
Ceklek
Alex pun membuka pintu lalu segera menghampiri kedua orang tuanya yang sedang duduk Diatas sofa.
"Ada apa? kok tumben banget sampe ketuk pintu?. " tanya daddy alex.
"Nggak papa dad, Aku cuma mau nanya sama mommy. " Jawab Alex.
"Mau nanya apa sayang?." tanya mommy Alex.
"Mommy punya baju yang seukuran sama badan Afifah nggak mom? soalnya Afifah nggak bawa baju ganti?." tanya Alex.
"kayaknya nggak punya deh, tapi nggak tau juga sih, coba mommy cari dulu. " ucap mommy alex lalu beranjak dan berjalan menuju lemari.
"Gimana mom? ada nggak?. " tanya Alex.
"kayaknya nggak ada deh, soalnya dari tadi mommy cariin nggak ketemu ketemu." Jawab mommy Alex.
__ADS_1
"yaudah, kalo gitu aku balik ke kamar dulu ya mom dad. " pamit alex dan dijawab anggukan kepala.
***
"gimana? ada apa nggak?." tanya Afifah.
"kata mommy nggak ada. " jawab alex saat
"yaahh..terus gue Pake baju apa dong. " ucap Afifah.
"untuk sementara lo pake baju gue aja, nanti gue pesenin online. " ucap Alex.
"terus dalaman gue gimana? masa seharian gue pake ini terus. " ucap Afifah.
"ya kan pesen online juga bisa atau nggak lo nggak usah pake dalaman dulu. " ucap enteng Alex.
"Enak aja kalo ngomong!! itu mah kesengan elo kalo gue nggak pake dalaman ya kan." cebuk Afifah.
"hehehee.. tau aja, lagian sekali kali ngintip nggak papa dong kan selama ini gue nggak pernah lihat."
"ngomong sekali lagi gue tabok tu mulut pake penggaris?! mau lo!!." ancam Afifah.
"eh, gue becanda kali, jangan serius gitu napa. " ucap alex.
"Al fi." ucap mommy alex yang tiba² masuk kedalam kamar.
"iya mom, ada apa?. " tanya Alex.
"ini mommy udah ketemu baju yang seukuran sama badan Afifah. " ucap mommy alex sambil memberikan baju kepada Afifah.
"Dress!! kok dress sih mom, aaahh... mending Afifah nggak pake baju aja dari pada harus pake dress." tolak Afifah.
"loh kenapa? dress ini bagus kok, cocok sama badan dan warna kulit kamu. " tanya Mommy alex.
"Yaelah mom, mau dipaksa sampe nanti juga masih nggak akan luluh, momny kan tau sendiri kalo Afifah itu tomboy, pasti nggak mau lah kalo disuruh pake dress!! jangankan pake dress, megang dress aja nggak pernah. " ucap Alex.
"yaudah kalo gitu aku pulang aja buat ambil baju nanti kesini lagi. " ucap Afifah.
"nggak usah, kita pergi ke mall aja." ajak alex.
"ke mall? ngapain?. " tanya Afifah.
"Ya beli baju lo lah katanya tadi nggak mau pake baju gue, sekalian buat baju ganti lo kalo sewaktu waktu kita kesini lagi lo nggak perlu bingung soal baju. " ucap Alex seraya memakai jaket.
"Jadi lo mau ngajakin gue shoping?. " tanya afifah dan dijawab anggukan kepala oleh alex.
"Asik.. shoping!! yuhu, Im coming." girang afifah.
Alex dan mommy hanya menggeleng gelengkan kepala melihat tingkah Afifah.
"dasar cewe, kalo dengar kata shoping aja langsung girang." cibir alex.
.
Jangan lupa like komennya🤗
__ADS_1
see you next eoisode😘
.