
keesokan paginya Afifah bangun terlebih dulu. ia mengerjap ngerjapkan matanya untuk mengumpulkan kesadarannya. setelah benar² sadar Afifah merasa bingung karna asing melihat keadaan sekitar.
*ini gue dimana? oh iya gue lupa kan kemarin gue tidur dikamar alex* batin afifah
lalu afifah menghadap kesamping dan mendapati alex yang masih tidur dengan memeluknya. afifahpun bangun pelahan agar alex tidak terbangun.
"masih anget, mending gue bikin bubur biar dia cepat sembuh! kasian juga gue liat dia demam begini. " ucap afifah setelah mengecek suhu badan alex.
dan afifah pergi kedapur untuk membuatkan alex bubur.
"astaga! gue lupa kalo guekan nggak bisa buat bubur, jangankan buat bahannya aja gue nggak tau! dasar bodo!. " ucap afifah saat ia sampai didapur dan membuka lemari pendiginnya.
"ah iya, kenapa gue be90 banget sih! tinggal nonton Youtube kan bisa!. " ucap afifah lagi. ia mulai menyiapkan bahan² dan mulai memasak sesuai intruksi yang ditontonya dari Youtube.
beberapa menit kemudian bubur pun jadi dan segera ia bawa menuju kamar dimana alex berada. setelah sampai didalam kamar, afifah meletakkan bubur itu diatas nakas, dan terlihat Alex yang masih asik dengan alam mimpinya.
Afifah naik keatas ranjang dan memperhatikan wajah alex dari dekat.
"alis tebal, hidung mancung, bulu mata yang panjang dan lebat, manik mata hitam seperti serigala, kulit putih, bibir tipis yang suka ngebac0t!! Ganteng banget sih lo." ucap afifah saat memperhatikan setiap inci wajah alex.
"sumpah. lo ganteng banget tau! apalagi saat lo senyum, wahh.. manis banget ditambah ada lesung dibagian pipi kanan lo, bisa² gue diabetes kalo tiap hari lo senyumin. "
__ADS_1
"tapi sayangnya, sikap lo nyebelin!!. " oceh Afifah
"dan lo ngeselin!!. " ucap alex tiba² dan membuat Afifah berjingkat kebelakang karna terkejut.
"sejak kapan lo bangun?. " tanya afifah khawatir
"sejak lo bilang kalo gue nyebelin." jawab alex santai, Afifah yang mendengar itu langsung lega.
*untung ni cowok kagak dengar saat gue muji² wajahnya, mau ditaro mana ni muka kalo dia denger* batin afifah
"gue laper. " ucap alex dengan nada manja
"biasa aja ngomongnya, jijik gue dengernya! nih tadi gue udah buatin lo bubur, makan gih nanti keburu dingin!. " ucap afifah dan meyodorkan mangkok bubur ke alex.
"setan!! lo kira gue apa, ya kali gue kasih lo racun, nih buruan dimakan. " ucap afifah ngegass
"suapin, gue masih pusing jadi nggak bisa makan sendiri. " ucap alex
"bilang aja kalo lo mau dimanja kan? pake alasan ini itu, nih buruan buka mulut lo. " ucap afifah sambil menyodorkan bubur kebibir alex.
"hmm. rasanya lumayan, makin hari lo makin jago masak ya." ucap alex ketika merasakan bubur buatan afifah. "sekarang lo udah bisa masak apa aja?. " tanya alex saat memakan suapan kedua.
"nggak banyak sih, gue cuma bisa buat kopi, teh, susu, mie instan, nasi goreng, bubur, dan ayam goreng mentega. Udah itu aja yang gue bisa." jawab afifah. alex pun hanya mengangguk lalu menghabiskan bubur itu.
__ADS_1
Ting
satu nontifikasi pesan masuk diponsel mereka berdua.
💬 mama afifah : [ nanti malam kalian nginep dirumah mama ya, mama kangen sama kalian berdua ]
"lo juga dapet pesan dari mama?. " tanya afifah
"iya, nanti kita disuruh kerumah dan kita nginep disana. " jawab alex.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung