WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 68 : Pembalut


__ADS_3

Dimana semua para laki laki akan malu jika disuruh membeli pembalut dan jika mereka mau membeli pun harus dipaksa dahulu sebelumnya. Kebanyakan pria menganggap bahwa pembalut wanita Itu adalah hal yang menjijikkan dan mereka akan menolak keras jika disuruh untuk membelinya.


Tapi tidak dengan alex, tanpa disuruh dan tanpa dipaksa, alex berinisiatif sendiri untuk membelikan pembalut untuk istri nya.


Bisa dilihat betapa sayang dan cintanya dia pada istrinya itu. Ia mampu melawan rasa malu demi membuat istrinya nyaman dan bahagia.


"saya boleh minta tolong mbk buat nyariin pembalut untuk istri saya. " pinta alex pada penjaga toko


"boleh, mau yang merk apa mas?." tanya penjaga toko


"merk apa aja mbk, yang penting pembalut. " jawab alex


"oke, mau yang ukuran berapa? 23 atau 29 atau 35?." tanya penjaga toko itu.


"apa? ukuran?. " ucap alex bingung. Pasalnya ia baru pertama kali membeli pembalut.


"terus mau yang cool atau yang biasa?." tanya penjaga toko


"haa?. " ucap alex yang kembali kebingungan.


"dan pembalutnya mau yang siang atau yang malam?. " tanya kembali penjaga toko itu.


*ini apaan sih? gue kan mau beli pembalut!! bukan mau beli baju!! pake ada ukuran segala, terus apaan coba pake ada siang malam, cool biasa emang dikira gue mau beli es batu* batin alex


"mas? kok malah bengong sih? mau pembalut yang mana?. " ucap penjaga toko dan membuat alex tersadar dari lamunannya.


"yang mana ya Mbk? saya bingung, karna saya baru pertama kali ini beli pembalut. " ucap alex sambil menggaruk tengkuk kepalanya yang tidak gatal.


"yaudah deh, dari pada bingung gini, mending semua pembalut yang ada ditoko saya borong mbk." putus alex akhirnya. lalu penjaga toko tersebut dengan senang hati segera membungkus semua pembalut lalu membawanya ke kasir.


saat alex membayar semua pembalut itu, banyak orang yang melihatnya dan membicarakan alex.

__ADS_1


"eh liat deh pemuda itu, dia nggak malu apa beli pembalut buat istrinya. " ucap pembeli 1


"iya ya, kok dia mau maunya disuruh istrinya buat beli pembalut." ucap pembeli 2


"itu namanya suami idaman, karna dia mampu melawan rasa malu demi membelikan pembalut untuk istrinya." ucap pembeli 3


"kyaaa.. aku jadi iri deh sama istrinya, karna punya suami yang pengertian dan sayang sama dia." ucap pembeli 4


"aku juga sama, kelihatan banget kalo dia itu sayang dan cinta banget sama istrinya, sampai sampai dia rela melawan rasa malunya." ucap pembeli 5


begitulah cibiran para pembeli yang juga sedang berbelanja di minimarket tersebut. namun hanya ditanggapi dengan sikap cuek bebek oleh alex.


bagi alex, apapun yang membuat afifah nyaman dan bahagia akan ia lakukan, bahkan meskipun harus mengorbankan nyawa dan harga dirinya.


saat keluar dari minimarket dan hendak memasukkan belanjananya didalam mobil, tiba tiba terdengar suara orang yang sedang memanggil alex.


"Alex... "teriak seorang gadis yang tengah berjalan menghampiri alex.


"ada apa?. " tanya alex ketika gadis itu sudah berdiri dihadapannya


"denger ya nell!! gue kan udah pernah bilang, jangan kirim pesan yang nggak penting karna percuma saja gue nggak akan pernah mau membalasnya. " jawab alex pada gadis itu yang ternyata adalah nella, si biang rusuh dan sekaligus musuh afifah dkk saat disekolah.


nella hanya tersenyum saat mendengar ucapan alex tersebut.


"btw lo habis beli apa?. " tanya nella


"pembalut wanita." jawab singkat alex


"APA!! pembalut!! gue nggak salah denger nih! emang lo nggak malu apa beli pembalut wanita." tanya nella yang terkejut.


"bagi gue, apapun yang membuat afifah nyaman dan bahagia bakal gue lakuin, meskipun harus mengorbankan nyawa dan harga diri sekalipun." ucap alex

__ADS_1


"emang apasih istimewa Afifah, dia itukan cuman gadis nakal dan tomboy, lebih baikan gue lagi kemana mana. " ucap sombong nella.


"terserah lo lah nell!! yang jelas sampai kapan pun gue akan tetep milih Afifah." ucap alex, setelah itu ia masuk kedalam mobil lalu melajukanya menuju kearah rumah.


***


"sialan banget sih tu cowok!! kalo gini gue harus pake apa dong!!." gerutu afifah sambil mondar mandir didalam kamar.


"aduh, mana perut gue sakit lagi. " keluh afifah ketika merasankan nyeri diperutnya.


Ceklek.


terdengar suara pintu kamar yang terbuka, dan ternyata itu adalah alex , dia masuk sambil membawa 2 kantung kresek besar.


"dari mana aja sih lo? lama banget!!. " ucap Afifah ketika alex berjalan menghampirinya.


"minimarket depan, nih!! buruan pake, gue mau kedapur dulu." ucap alex sambil menyodorkan kresek jumbo tersebut lalu pergi keluar kamar menuju dapur.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung


__ADS_2