WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 120 : Racing Boy & Wild Girlboy


__ADS_3

Alex mengendarai mobilnya menuju rumah pribadi. Setelah sampai disana Alex segera memakirkan mobilnya ke garasi.


Lalu dia bergegas masuk ke dalam rumah, dilihatnya setiap sudut rumah yang selama seminggu ini ia tinggalkan.


"Berdebu banget, padahal baru seminggu ditinggal. " gumam Alex saat melihat kondisi rumahnya.


Ia pun menaiki tangga dan masuk ke dalam kamar untuk mandi dan berganti pakaian. Kemudian dia menyambar kunci mobil yang berada diatas tv ruang keluarga dan berjalan menuju garasi setelah mengunci pintu rumah.


Ia pun mulai memanasi motor, setelah panas Alex langsung mengendarainya keluar gerbang dan langsung menancapkan gas dengan kecepatan lumayan tinggi.


Setelah cukup lama mengendarai motor, akhirnya ia sampai juga disebuah bangunan minimalis bercat hitam berdiri kokoh didepannya dan didepan bangunan itu bertuliskan nama....


'Racing Boy'.


Yang merupakan nama geng balapan liar anggota Alex berjumlah sekitar 57 orang anak cowok semua.


Setelah memarkirkan motornya ia pun lalu masuk ke dalam. Terlihat disana sudah banyak anak buahnya duduk berkumpul menunggu kedatangannya temasuk juga Aska dan Diki yang juga ada disana.


"Wehh.. ini nih ketua nggak tau diri?! Katanya disuruh kumpul setengah delapan eh nggak tau nya dia sendiri sampai jam sembilan. " Cibir anak buah Alex saat melihat dia masuk.


"Sorry!! Gue tadi habis bersih bersih rumah, mandi, dan manasin motor dulu makanya lama." jawab Alex seraya berjalan menuju kursi.


"Rajin banget lo malam malam bersih bersih rumah. Kekurangan uang jajan lo?." ledek anak buah satunya.


"Enak aja, duwit gue banyak." balas Alex.

__ADS_1


"Oh ya nanti gue tanding sama geng siapa aja?. " tanya Alex sambil mengganti jaket yang ia pakai dengan jaket kebanggaan grub miliknya yang dibelakangnya terdapat nama Kg.Racing Boy. ( Ketua geng Racing Boy ).


"Hampir semua geng dikota ini ikut serta soalnya hadiahnya gede. " jawab Diki.


"Emang hadiahnya apa?. " tanya Aska penasaran.


"Uang tunai 10 jt. " jawab Diki.


"Gede juga, Yaudahlah yok kita berangkat." ajak Alex lalu dia keluar diikuti anak buahnya yang berjalan dibelakangnya dan manaiki motor menuju area balap.


*****


Sementara itu.


Disebuah bangunan persegi panjang bercat warna silver dengan dikelilingi banyak barang bekas yang masih baru terdapat sekelompok orang seperti sedang mengadakan rapat. Didepan pintu bangunan itu terdapat sebuah tulisan agak besar dengan kata..


Ya nama itu adalah nama anggota geng balap liar yang dipimpin Afifah dengan jumlah 55 orang diantaranya 52 cowok dan 3 cewek.


Saat ini Afifah sedang berdiskusi dengan semua anak buahnya yang ada dimarkas. Mereka membahas tentang siapa lawan mereka dan apa kelemahan lawan mereka.


"Inget ya lo pada?! Kalau nanti misalnya ada razia, lo semua buruan kabur. Gue nggak mau tanggung jawab jika ada dari salah satu kalian ada yang ketangkap. " ucap Afifah memperingatkan sebelum mereka berangkat.


"Iya bener, gue udah capek mikir strategi buat bebasin lo pada. " sahut Iza yang merupakan sekertaris sekaligus orang yang ditugaskan untuk memberi masukan dan menjadi otak digeng itu karna Iza memiliki kecerdasan dalam berfikir.


"Dan satu lagi, kalian disana jangan buat keributan karna akan ada banyak anggota geng lain yang ikut serta nanti bisa bisa sebelum tanding kita udah baku hantam duluan." tambah Mila yang merupakan bendahara geng itu.

__ADS_1


"Siap laksanakan. " jawab serentak anggota geng.


"Yaudah yok, kita berangkat. " ajak Mila sambil memakai jaket anggota gengnya dan diikuti semua orang.


"Eh bentar dulu. " cegah Andi saat melihat semua temannya hendak keluar.


"Kenapa?. " tanya Iza.


"Bel, ikat kepala lo ketinggalan tu." ucap Andi pada Afifah sambil menunjuk ke atas meja.


"Oh iya, hampir aja. Kalau nggak ada ini kita semua nggak ada identitas. " ucap Afifah sambil memakai ikat kepala yang bertuliskan nama gengnya sebagai tanda bahwa dia adalah ketua geng tersebut.


"Entar gue, Melly, dan Zizi jalan duluan. Kalian semua ikutin kita dari belakang, pokoknya jangan sampai berpencar dari barisan. " perintah Afifah tegas.


Mereka pun mulai menaiki motor masing² dan langsung menancapkan gas keluar markas menuju arena balap.


.


Masih ada satu bab tapi masih proses ngetik, mungkin nanti sore akan aku up jadi mohon bersabar menunggu kelanjutannya😊.


Jangan lupa Like Komen 🤗


Supaya Author juga makin semangat untuk Up bab selanjutnya 💙


jangan cuman baca doang, masa tinggal pencet tombol susah banget sih. wkwkkwk becanda😂

__ADS_1


See You Next Episode 😘


__ADS_2