
sebelumnya saya mau minta maaf atas keterlambatan updet. 🙏🙏
solanya aku ada pekerjaan penting jadi kemarin rada telat updetnya.
tapi insyaallah mulai hari ini jadwal updet akan kembali normal😁
setelah makan malam, mereka berenam lalu pergi menuju keatas tepatnya mereka sedang berada dirooftoop lantai atas.
mereka lalu duduk diatas sofa dan ada juga yang duduk dibawah. aska, diki, alex dan Afifah tampak asik main game sedangkan mila dan iza mereka berdua sedang asik menikmati pemandangan dari atas.
"lo pada nggak bosen apa dari tadi main game mulu, gue yang cuman lihat aja udah bosen." cibir iza saat beralih menatap temannya yang sedang asik mabar.
"nggak." jawab serempak mereka berempat tanpa mengalihkan pandangannya dari ponsel.
"fi, awas dibelakang lo ada musuh." ucap alex..
"mana mana, kok gue nggak lihat. " sahut afifah.
"itu yang lagi sembunyi dibalik batu." ucap alex.
"oh iya, awas aja gue bakal lawan dia sampai mati. " ucap afifah.
"bantuan bantuan!! gue sekarat ini." ucap heboh aska.
"posisi lo dimana?." ucap diki.
"disamping menara, buruan cepat bantuin gue!! nyawa gue udah sekarat ini. " ucap aska.
"otw kesana." sahut alex.
"gue juga." diki.
"gue nggak bisa bantuin karna gue sendiri juga lagi bahaya ini. " ucap afifah.
mereka berempat terus saling sahut menyahut kadang juga teriak nggak jelas karna keasikan mabar.
"guys, gimana kalo kita bikin party barbeque nya disini." ucap mila menghentikan mereka berempat yang sedang mabar.
"boleh tuh, kayaknya seru kalo kita party disini dari pada dihalaman." ucap afifah sambil mematikan ponselnya dan diikuti alex dkk yang juga ikut mematikan ponselnya.
"kalo gitu yang cowok buruan siapin alatnya, kita para cewe yang bagian siapin bahanya." ucap iza.
tanpa menunggu lama para cowok segera turun lalu pergi mengambil alat.
"mil fi, ayo kita kedapur buat ambil bahannya. " ajak iza.
"ayok. " sahut mila.
"kalian berdua aja, gue ngantuk nih. " ucap afifah yang tengah berbaring disofa.
"halah bilang aja lo nggak mau bantuin kita." ucap iza.
"hehehe. tau aja." ucap afifah cengingisan.
"ya tau lah, orang modelan kayak lo itu bisa ketebak. apa² males tapi kalo disuruh makan langsung gercep apalagi kalo disuruh ngegame langsung jiwa semangat 45 nya keluar. " cibir mila.
"habisnya gue mager banget, apalagi kita kan habis makan malam, ya makin mager. " ucap Afifah.
"yeee dasar!!." ucap mila.
"yaudah yok mil, kita berdua aja yang ambil!!." ajak iza sambil menarik tangan mila.
__ADS_1
"terus si kunyuk gimana?." ucap mila sambil menunjuk kearah Afifah.
"biarin aja, percuma juga kalo kita debat sama dia, nanti ujung²nya kita juga yang kalah omongan kalo udah debat sama dia." ucap iza.
"oh iya gue lupa, diakan ratu debat and ratunya nyolot." ucap mila lalu segera pergi menuju dapur bersama iza.
tak lama aska dan diki datang sambil membawa alat pemangang lalu disusul mila, iza, dan alex yang berjalan dibelakang sambil membawa beberapa bahan yang diperlukan untuk menbuat barbeque.
lalu mereka mulai mempersiapkan alat setelah selesai mereka lalu lanjut dengan membakar bahan yang sudah mereka kasih bumbu. mulai dari membakar daging, sosis, udang, sampai juga membakar jagung karna diki tidak terlalu suka daging jadi dia minta jagung.
"enak banget hidup lo!! yang lain pada sibuk eh elo malah asik tiduran disini!!." ucap diki saat melihat afifah yang tiduran disofa sambil memainkan ponsel tanpa ada niat membantu teman²nya.
"suka suka gue dong!! orang ini rumah² gue." ucap singkat afifah.
"heleh.. mentang² dirumahnya main seenaknya sendiri!!." ucap diki.
"kenapa? iri?." ucap Afifah.
"idih najis gue iri sama lo!!. " ucap diki.
"udah biarin aja dik, percuma juga lo negur tu anak, nggak bakal didengerin." ucap mila.
"bener tuh, dia kalo ditegur atau dinasehatin itu masuk kuping kanan keluar kuping kiri!!." ucap iza.
"asal kalian tau ya, afifah itu dari dulu emang modelannya kayak begini. tiap kali kita bertiga pesta barbeque dia nggak mau bantuin tapi ikut makan, kan resek!! apalagi saat kita pesta dirumahbya dia malah nyuruh mama nya buat bantuin kita sedangkan dia asik rebahan dihalaman. kan anak laknat namanya!!. " ucap mila.
"terus kalo sedang pesta dirumah kita berdua dia juga tetep nggak mau bantu dan malah nyuruh pembantu buat bantuin kita, katanya biar pembantu kita ada kerjaannya jadi biar kita nggak rugi gaji pembantu itu. bener bener resek kan!!." timpal iza.
"heh! kenapa lo berdua jadi gosipin gue!!." ucap afifah.
"ya nggak papa ya mil, sekali kali kita gosipin afifah sekalian buka aib nya dia. " ucap iza dan mila menggangguk.
"dasar temen nggak ada akhlak." ucap Afifah.
"suka suka gue dong!! lagian gue nggak suka kalo nyiapin begituan, gue sukanya kalo tinggal makan. " ucap afifah.
"dasar cewe pemalas, udah malas kaum rebahan lagi. " cibir aska.
namun tak ditanggapi Afifah karna dia lanjut rebahan lagi sambil mendengarkan musik yang dinyalakan oleh diki untuk menemani mereka berpesta.
"minggir. " perintah alex yang tiba tiba datang menghampiri afifah sembari melempar kaki afifah yang berada diatas sofa sehingga membuat kakinya terlempar kebawah karna dilempar alex.
"sialan!! gue kaget g0blok!! main lempar kaki orang sembarangan. " ucap afifah nyolot karna kaget.
Cetak
alex menyentil mulut Afifah.
"mulutnya fi!!. " tegur alex.
"ya sorry, gue reflek tadi. lagian elo main lempar kaki gue sembarangan kan gue kaget. " ucap afifah.
lalu alex duduk disamping Afifah dan afifah yang melihat alex duduk disampingnya langsung menidurkan kepala nya diatas paha alex sambil memainkan ponselnya.
"nih gue bawain daging sama sosis bakar. dimakan ya, itu gue buatin special buat lo. " ucap alex setelah afifah tidur dipahanya.
"suapin. " pinta Afifah.
"udah dimasakin bukanya terimakasih eh malah minta disuapin juga, dasar manja. " ucap alex.
"kenapa? nggak mau kalo gue minta dimanjain sama lo? kalo nggak mau ya nggak papa!! gue bisa kok minta dimanjain sama reza, lagian reza juga kadang suka nyuapin gue kalo kita lagi makan Berdua. " ucap afifah mencoba menggertak alex dengan menyebut nama reza.
karna Afifah tau jika alex itu tidak suka jika dia dekat dengan reza, padahal afifah hanya menganggap reza itu sahabat tidak lebih. afifah juga tidak tahu bahwa selama kelas 10 reza sudah mencintainya bahkan sampai sekarang. yang Afifah tau bahwa perhatian yang selama ini reza berikan untuknya itu tidak lebih karna mereka sahabat bukan karna cinta.
"kalo sampe gue lihat lo lagi manja² sama reza atau disuapin reza lagi!! awas aja, gue bakal kasih lo hukuman!!." ancam alex.
__ADS_1
"ya makanya buruan suapin gue." ucap Afifah.
alex mendengus kasar lalu dia menyuapi afifah sambil sesekali menyuapi mulutnya sendiri.
"fi, menurut lo cowok ini ganteng apa nggak?. " tanya mila sambil berjalan menghampiri Afifah yang kala itu tengah tidur dipaha alex dan disuapi alex.
"eh ini mah bukan hanya ganteng tapi terlalu ganteng!! duh coba aja kalo gue belom nikah pasti ni cowok gue pacarin. " ucap afifah seraya bangun dan duduk sambil melihat foto yang ditunjukkan oleh mila.
"ehem." dehem alex sambil melirik tajam kearah afifah.
"eh, maksut gue coba aja kalo gue kenal dia pasti bakal gue jadiin temen." kilah afifah.
"centil." gumam alex .
"emang ini siapa mil? pacar lo? tapi bukanya pacar lo itu anak kelas XII - 1 ya?. " tanya afifah.
"nggak, gue jomblo sekarang, tadi pagi baru gue pitusin, dan rencananya target gue selanjutnya ni cowok. doain gue ya semoga bisa ngambil hatinya ini cowok." ucap mila.
"wah, parah lo mil. inget woy, dia itu anak orang, main seenaknya aja lo mau nyakitin hatinya setelah lo dapetin cintanya." tegur iza.
"iya nih, lo mah udah keterlaluan. inget mil karma itu selalu berlaku loh, gue takutnya kalo lo sering nyakitin hati cowok nanti lo kedepannya bakal disakitin balik dan gue nggak mau kalo semua itu sampe kejadian!! nggak bisa bayangin gue." ucap afifah bergidik ngeri.
"ya terus gimana dong? habisnya gue udah terlanjur jadi playgirl dan agak susah kalo gue setia sama satu orang. lo berdua tau kan, gue itu tipe orangnya bosenan." ucap mila.
"gimana yak? gue juga bingung mau kasih saran apa." ucap iza.
"gue juga sama, iza aja yang paling dewasa dan bijak diantara kita bertiga aja nggak bisa kasih saran apalagi gue. " ucap afifah.
"huh! dari pada pusing mending kita lanjut barbeque an lagi." ajak mila.
mereka pun berpesta, diki yang sedang membakar daging sedangkan aska mila iza alex afifah mereka tampak asik berjoget dengan iza, aska, alex yang bernyanyi dan mila afifah yang berjoget.
dinginya angin malam tidak membuat mereka terganggu, justru mereka berenam tampak asik menikmati pesta tersebut.
setelah berpesta mereka berenam tidur diatas tikar dengan posisi mila dan iza berada disebelah kiri, aska dan diki berada disebelah kanan, Afifah dan alex berada ditengah diantara mereka berempat sebagai pembatas.
mereka tidur sambil melihat ke atas dimana malam itu langit tampak cerah karna sang rembulan sedang bersinar terang, ditambah munculnya beberapa bintang menbuat suasana menjadi lebih asik dan seru.
mereka saling bertukar cerita dan saling bercanda sampai akhirnya mereka berenam ketiduran dirooftoop atas tersebut. untung tadi mereka sempat memakai jaket dan membawa selimut jadi dinginya angin malam tidak sampai membuat mereka kedinginan.
.
.
...jgn lupa tinggalkan jejak ya man teman🤗...
...LIKE 👍👍...
...KOMEN💬💬...
...RATE BINTANG LIMA⭐⭐...
...karna itu sebagai bentuk dukungan kalian ke Author biar akunya juga tambah semangat untuk up bab selanjutnya. 💙💙...
...lagian apa susahnya sih tinggal pencet tombol doang !! so jangan lupa like komen rate bintang lima ya.....
...Nggak papa kali ya maksa dikit 🤣🤣...
...see you in the next episode😘...
.
.
__ADS_1