WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 133 : Mengompres


__ADS_3

Alex pun tetap menggendong Afifah dipundak meskipun Afifah memberontak. Ia kemudian menurunkan Afifah setelah ia dudukan didalam mobil lalu menutupnya.


"Wolf, buka pintunya! gue masih belum puas hajar ulat bulu itu" teriak Afifah saat Alex menutup pintu mobil.


Namun Alex hanya diam dan malah berjalan menyeberang jalan meninggalkan Afifah sendirian didalam mobil. Tak lama Alex kembali sambil membawa sebuah baskom ditanganya dan sebuah handuk kecil di bahunya.


Ceklek


Alex membuka pintu mobil kemudian dia meletakan baskom itu disampingnya.


"Apa ini? " tanya Afifah.


"Baskom berisi air" jawab singkat Alex.


"Gue juga tau kalo itu baskom yang berisi air. Maksut gue, lo mau apa dengan baskom ini? nggak mungkin kan buat lo minum? " ucap Afifah.


"Ya nggak lah. Ya kali gue minum air baskom beginian. Bisa sakit perut nanti jadinya" ucap Alex sambil merendam handuk kecil ke dalam baskom tersebut.


Kemudian Alex memindah baskom itu dan duduk memdekat ke arah Afifah. Saat ini mereka berdua sedang duduk dikursi belakang jadi mereka bisa leluasa berpindah posisi.


"Mau ngapain sih lo sebenarnya? kenapa rambut gue lo ikat? " tanya Afifah saat Alex menguncir rambutnya kebelakang.


"Udah diem. Nurut aja, jangan banyak protes" jawab Alex.


Afifah pun langsung diam membiarkan Alex bertindak sesukanya.

__ADS_1


"Merah baget pipi lo. Pasti sakit ya? " tanya Alex sambil meraba pipi Afifah yang terkena tamparan Nela tadi.


"Sedikit" jawab Afifah.


Alex mengambil handuk kecil yang sudah ia basahi tadi lalu ia mulai mengompres pipi Afifah dengan handuk itu secara perlahan.


"Aduh, pelan-pelan Wolf. Perih banget nih" ringis Afifah.


"Iya, ini udah pelan kok" balas Alex.


"Ini semua gara-gara ulat bulu itu. Pipi gue yang mulus jadi memar. Awas aja nanti besok kalo sekolah, gue hajar dia ditengah lapangan biar satu sekolah lihat dia jatuh terkapar tak berdaya karna udah coba-coba nyari masalah sama gue" gerutu Afifah yang kembali kesal.


"Dasar tupai centil. Galak banget sih lo, gue sampe geleng kepala lihat lo tadi berantem sama cewek gatel itu" ucap Alex sambil masih mengompres pipi Afifah.


"Biarin. Manusia kayak dia jangan dikasihanin nanti malah ngelunjak. Apalagi modelannya yang suka gangguin hubungan orang, wajib banget buat dimusnahin" balas Afifah.


"Pai emang nggak ada lawannya. Kejam banget sama musuhya" cibir Alex.


"Pai? apaan itu Pai?" tanya Afifah bingung.


"Pai dari kata tupai. Gue sengaja panggil lo itu biar sama-sama punya julukan. Enak aja lo panggil gue serigala sedangkan elo gue panggil nama, ya biar adil gitu" jawab Alex.


Afifah hanya memutar bola matanya malas. Suka suka suaminya lah mau panggil dia apa, mau itu tanaman, bangunan, bahkan hewan pun Afifah tidak masalah, toh cuman Alex doang yang manggil.


"Seblak sama batagornya mana nih? " tanya Alex setelah selesai mengompres pipi Afifah.

__ADS_1


"Tuh gue taro dikursi depan" jawab Afifah sambil menyenderkan kepalanya disandaran kursi.


Alex pun kemudian mengambilnya dan mulai membukanya lalu dia menyendok satu suapan seblak itu dan mengarahkannya kedepan mulut Afifah.


"Why?" tanya Afifah mengernyit.


"Gue suapin, kan lo lagi sakit" jawab Alex lembut.


" Gue cuman ditampar bukan patah tangan jadi gue masih bisa makan sendiri" tolak Afifah seraya mencoba mengambil sendok itu namun segera dialihkan Alex.


"Gue suapin aja" ucap Alex.


"Nggak usah. Gue bukan cewe manja yang kalo makan minta disuapin" tolak Afifah kembali.


Tapi Alex tetap bersikeras ingin menyuapi sampai akhirnya Afifah mengalah dan membiarkan Alex menyuapinya sambil sesekali ia juga bergantian menyuapi Alex batagor.


Setelah itu mereka kembali melanjutkan perjalanannya menuju rumah Mama Papa.


.


Untuk yang nanya soal gimana kelanjutannya Justin dan Mama Afifah akan up besok ya.😁


Jangan lupa Like Komen 🤗


Supaya Author juga makin semangat untuk Up bab selanjutnya 💙

__ADS_1


jangan cuman baca doang, masa tinggal pencet tombol susah banget sih. wkwkkwk becanda😂


See You Next Episode.


__ADS_2