WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 159 : Apartemen Justin


__ADS_3

Alex terus berjalan menyusuri lorong gedung apartemen tanpa menghiraukan suara Reza yang terus memintanya untuk berhenti.


Saat sampai dilantai 10, Alex langsung berjalan untuk mencari nomor pintu apartemen Justin. Setelah sampai didepan pintu apartemen Justin, Alex nampak berfikir bagaimana cara membuka pintu itu tanpa password. Cukup lama ia berdiri disana sampai akhirnya Reza datang menghampirinya.


"Berapa pasword apartemen dia? " tanya Alex to the point pada Reza.


"Sebelum gue kasih tau ke elo, gue mau tanya dulu sama lo. Ada perlu apa lo sama Justin?" tanya balik Reza karna dia tidak mau memberitahukan tentang password apartemen Justin sebelum Justin sediri yang memintanya.


"Bukan urusan lo" jawab ketus Alex.


"Jelas ini urusan gue, dia temen gue dan gue nggak akan membiarkan sesuatu terjadi pada dia" ucap Reza.


"Lo nggak perlu tau ada urusan apa gue sama dia. Sekarang lo kasih tau gue, berapa password apartemen dia? " tanya ulang Alex.


"Udah gue bilang, gue nggak akan kasih tau elo sebelum lo bilang sama gue ada perlu apa lo sama Justin" jawab Reza.


"Lo jadi anak kepo banget sih sama urusan orang, urusin aja tuh urusan diri lo sendiri" ucap Alex sinis.


"Gue nggak kepo, gue cuman mau mastiin aja tujuan lo nyamperin Justin itu apa? gue nggak mau ya kalo nanti terjadi tindak aniaya disini. Kasian Afifah nanti dia jadi mikir keadaan elo" ucap Reza.

__ADS_1


"Terserah gue mau ngapain. Intinya gue tanya sama lo, berapa password apartemen Justin? " tanya Alex lagi.


Tapi Reza tetap tidak menjawab dan membuat Alex sedikit kesal. Mereka berdua pun saling adu mulut di depan apartemen Justin. Untung saja keadaan disana lumayan sepi jadi tidak ada orang yang melihat mereka berdua adu mulut.


-_-_-


Sedangkan didalam.


Terlihat Justin sedang duduk dilantai dengan beralaskan karpet. Ia duduk sambil sesekali meminum sebuah minuman keras. Samar-samar telinganya mendengar suara gaduh dari luar yang semakin lama semakin berisik.


Dalam keadaan mabuk, Justin berdiri kemudian berjalan dengan langkah oleng menuju ke pintu. Sampai disana ia langsung membukanya, hal pertama yang ia lihat adalah adanya Alex yang sedang berdiri didepan pintu apartemennya sambil menatap nyalang ke arahnya.


"Gue mau bicara sama elo, empat mata" jawab Alex.


"Kalo gitu ayo masuk, gue juga mau bicara sama lo" ucap Justin sedikit menggeser posisinya dan Alex pun masuk kedalam.


"Za, lo jangan ikut masuk. Gue sedang pengen bicara hal penting sama cowok penikung itu" ucap Justin ketika melihat Reza yang ingin ikut masuk.


"Tapi Justin, lo masih sakit. Kalo nanti terjadi sesuatu sama lo gimana?" ucap Reza.

__ADS_1


"Nggak akan terjadi sesuatu, percaya sama gue" ucap Justin.


"Justin lo jangan kayak gini, biarin gue ikut. Gue takut nanti kalian berdua berantem. Lo tau sendirikan kalo Alex itu nggak akan bisa ngendalikan emosinya jika sudah menyangkut masalah Afifah, dia akan terkesan kejam dan mengerikan kalo sudah emosi. Apalagi dilihat dari ekspresi wajahnya tadi kayaknya dia benar-benar marah sama lo, gue takut dia kelepasan dan berbuat diluar kendali" ucap Reza merayu untuk bisa ikut masuk.


"Udahlah jangan berlebihan, gue bisa atasin ini sendiri. Lagian guw juga ada perlu sama cowok penikung itu, jikalaupun nanti dia bertindak kasar gue juga akan melakukan hal sama. Lo jangan khawatir, gue bisa jaga diri. Jadi lo disini aja, jangan ikut masuk" ucap Justin.


Reza mengangguk meski sebenarnya dia masih merasa was-was.


"Kalo gitu gue masuk dulu" pamit Justin seraya menutup pintu apartemennya.


*Semoga aja mereka berdua nggak baku hantam. Gue takut jika mereka beneran berantem diantara salah satu dari mereka akan terluka. Alex dan Justin itu sama-sama memiliki sifat keras dan nggak mau ngalah kecil kemungkinan jika mereka hanya akan mengobrol, pasti nanti ujung-ujungnya saling menghajar* batin Reza.


________________________________________


Jangan lupa Like Komen 🤗


Supaya Author juga makin semangat untuk Up bab selanjutnya 💙


jangan cuman baca doang, masa tinggal pencet tombol susah banget sih. wkwkkwk becanda😂

__ADS_1


See You Next Episode


__ADS_2