WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 175 : Bukan level gue


__ADS_3

"Apa? jelasin apa? nggak ada yang perlu lo jelasin sama gue. Gue udah lihat sendiri" balas ketus Afifah lalu berbalik dan berjalan pergi meninggalkan Alex semdirian disana.


Melihat hal itu Alex mempercepat langkah nya dan langsung mencekal pergelangan tangan Afifah saat ia hendak pergi.


"Ck, lepasin gue. Najis banget gue lo pegang pegang" ucap Afifah mencoba melepaskan cekalan tangan Alex tapi tak bisa.


"Pai, please... dengerin gue ngomong dulu" ucap Alex sambil menatap Afifah dengan tatapan khawatir bercampur memelas agar istrinya mau mendengar penjelasannya.


"Nggak perlu" tegas Afifah seraya menepis kasar tangan Alex


"Pai, jangan kayak gini. Lo itu salah paham sama gue, sumpah demi apa gue sama cewek gatel itu nggak ngapa ngapain. Dia dulu yang deketin gue" ucap Alex mencoba menjelaskan.


"Kalo dia dulu yang deketin elo tapi kenapa lo diem aja? kenapa nggak ngelawan. Oh gue tau pasti lo juga seneng kan makanya lo biarin dia. Ngaku aja lo, iyakan lo seneng makanya lo diem aja" tuding Afifah sambil menunjuk jari telunjuknya ke depan muka Alex.


"Bukan gitu Pai, astaga.. kenapa jadi begini sih" ucap Alex dengan wajah cemas.


"Alah jangan sok sedih lo didepan gue, jijik banget tau nggak" ucap ketus Afifah.


"Pai, tolong dengerin gue ngomong dulu. Jangan berasumsi macem macem dulu" ucap Alex mulai frustasi.


"Apa yang perlu diomongin lagi. Semuanya udah jelas dan gue tau pasti didalam hati lo senengkan karna lo dan ulet bulu itu bisa ciuman, iya kan lo seneng kan" tuding Afifah lagi membuat Alex semakin frustasi.


"Ya ampun Pai, gue sama dia beneran nggak ngapa-ngapain. Gue dan cewek gatel itu juga nggak ciuman" bantah Alex cepat.


"Halah, sekarang aja bilang nggak ciuman tapi tadi ciuman. Ck, dasar murahan, sampah" hina Afifah hendak berjalan tapi dengan cepat Alex kembali mencekal tangan Afifah.


"Pai, gue nggak sehina dan serendah itu. Gue sama dia beneran nggak ciuman, kalo soal kenapa posisi kita bisa kayak gitu, itu karna dia duluan yang mulai. Gue udah berusaha menghindar tapi nggak bisa, mau gue lawan juga gue nggak bisa. Lo tau sendirikan gue trauma sama semua wanita kecuali sama elo, Mommy, dan Mama. Jadi mana mungkin gue bisa ciuman" ucap Alex lagi mencoba menjelaskan sambil memegang kedua bahu Afifah.

__ADS_1


"Alasan" cebik Afifah seraya menepis kasar tangan Alex dari bahunya.


"Bukan alasan Pai, tapi emang kenyataannya seperti itu. Percaya sama gue Pai, ya allah... " keluh Alex karna sudah bingung mau menjelaskan apa lagi sama istinya supaya ia bisa mengerti.


Afifah yang melihat wajah Alex yang nampak frustasi, bingung, takut, panik, dan cemas bercampur menjadi satu membuat dirinya tidak bisa menahan tawa.


"Ni anak gokil banget sih, lucu banget ekspresi wajahnya. Ah.. gue kerjain lagi aja deh, nggak papa lah sekali kali ngerjain suami. Mau tau gue gimana reaksinya dia dan seberapa usahanya buat bujuk gue biar nggak marah* batin Afifah cekikikan.


Sebenarnya tadi Afifah sudah melihat semuanya dari depan toilet, ia melihat mulai dari Nela yang basa basi, caper, sampai saat dia ingin menyuapi Alex. Awalnya Afifah ingin lansung melabrak Nela tapi entah kenapa tiba² saja otaknya berpikir jahil untuk berpura pura marah.


"Pai, jangan kayak gini dong gue mohon. Percaya sama gue, sumpah demi apa gue sama cewek gatel itu beneran nggak ngapa-ngapain. Jangan marah begini dong, gue jadi merasa bersalah" ucap Alex sambil menatap dalam manik biru mata Afifah.


Namun Afifah hanya diam karna dia sedang berusaha mati matian menahan tawa melihat ekspresi wajah Alex.


"Pai, ngomong dong jangan diem aja. Percaya sama gue Pai, gue nggak bisa lihat lo marah kayak gini. Gue nggak bisa lihat lo sedih. Tolong maafin gue dan jangan marah lagi, gue nggak bisa jika harus berjauhan dari lo" lanjut Alex dengan memasang wajah sedih dan matanya sedikit berkaca kaca.


"Buahaha... hahahaa... polos banget sih lo, gue kibulin percaya amat, sampe nangis lagi, dasar cengeng. Duh ya ampun.. cowok kok nangisan.. aduh duh, gue nggak bisa berhenti ngakak... Hahahaha... "


Suara tawa Afifah terdengar keras memnuat Alex yang semula masih belum paham kini sudah paham, lalu ia segera menjitak dan menonyor kepala Afifah.


"Sialan!! jadi ini cuman prank. Itu artinya lo nggak beneran marah dan salah paham sama gue" ucap Alex setelah menjitak dan menonyor kepala Afifah.


"Ya kagak lah. Ngapain juga gue marah sama elo, kurang kerjaan banget. Astaga.. sampai sakit perut gue karna kebanyakan ketawa. Sumpah lo jadi orang be9o banget sih, gampang banget dikibulin" balas Afifah yang masih sedikit tertawa.


"Lagi pula buat apa gue buang buang waktu buat marah hanya karna ulat bulu itu. Dia bukan level gue, ya kali cewek cantik kayak gue cemburu sama monyet. Kan nggak lucu" lanjut Afifah.


Alex yang mendengar hal itu langsung seketika diam. Ingin rasanya Alex kembali menjitak dan menonyor kepala istrinya. Bisa bisanya dia tertawa setelah hampir membuatnya jantungan.

__ADS_1


"Utututu.. jangan cemberut gitu dong. Sini gue peluk, ya ampun.. anak kecil lagi ngambek ya karna kena prank. Duh, lagian jadi anak bodoh banget sih. Gampang banget dibohongin" ucap Afifah sambil memeluk tubuh Alex.


"Bukan gue yang bodoh tapi elo yang kelewatan be90! bisa bisanya lo prank orang disituasi kayak begini. Untung aja gue tadi nggak jantungan, sumpah gue tadi udah cemas dan khawatir banget takut lo marah dan ninggalin gue pergi" balas Alex seraya membalas pelukan Afifah.


"Hehehe.. ya sorry. Gue kan nggak bermaksut buat lo jantungan" ucap Afifah cengingisan.


Alex hanya diam tanpa minat membalas ucapan Afifah.


Disisi lain, Nela yang masih berada disana nampak tak suka melihat kedekatan mereka. Ia nampak mengepalkan tangan tapi dia juga tak berani mendekat ke arah Alex dan Afifah sebab dia takut dengan Afifah.


Selama ini jika Afifah dan Nela berantem mereka hanya akan adu bacot dan saat Afifah sudah mulai kesal hendak menghajar Nela, disitu dia langsung buru buru kabur karna ia tak bisa berkelahi sedangkan Afifah dia jago bela diri itu sebabnya dia hanya dapat diam.


__________________________________


Jangan lupa tinggakan jejak😍


Like komen gitu😁


Bonus cast visual ya


👇👇👇👇


• Serigala Hutan_🐺 / Wolf nih.



• Tupai Centil_🐿

__ADS_1



__ADS_2