
Guys sebenarnya tuh novel ini updetnya tiap hari, cuman nggak tau kenapa selalu aja kena masalah.
Kemarin review lama eh sekarang kena tolak. padahal udah 3 kali aku kirim tapi di banned terus sama NT jadinya ya nggak bisa ke up.
Lihat aja nih, 3 naskah aku kirim semuanya kena tolak karena mengandung unsur 18+.
Katanya terdapat banyak unsur pornografi padahal aku cuman sedikit ngasih adegan dewasa sama kayak novel lainnya bahkan ini masih level wajar dibanding novel lain yang lebih detail tapi entah kenapa kena tolak padahal yang lain enggak.
Terus akhirnya aku memutuskan untuk percepat alur atau potong naskah, jadinya ya ini alhamdulillah keterima.
Soo maaf sekali jika bhsa atau alur adegannya kurang ngena karena aku nggak mau kena tolak lagi.
__________________________________
Happy Reading
__________________________________
"Hahaha malam ini lo akan jadi milik gue seutuhnya sayang" bisik Alex sambil mulai menindih tubuh Afifah.
Mendengar hal itu sontak membuat Afifah kaget setengah mati, ia lalu buru buru bangun dan berusaha kabur.
__ADS_1
Namun sayang, sebelum dia berhasil berlari Alex sudah lebih dulu menarik tangannya sehingga membuat dia kembali terlentang di sofa.
"Mau kemana? hari ini gue nggak akan biarin lo menghindar. Mau nggak mau malam ini gue akan minta hak gue sebagai suami, udah lima bulan lamanya gue nahan dan kini sudah saatnya untuk buka puasa.
Gue nggak mau kecolongan lagi, gue ingin segera miliki lo seutuhnya agar tidak ada yang bisa misahin kita. Lagi pula semuanya udah jelas, nggak ada yang perlu di ragukan lagi. Gue sama lo sama sama mencintai" bisik Alex yang tanpa aba-aba langsung mengangkat dan menggendong tubuh Afifah ala bridal style masuk ke dalam rumah.
"Huwaa tolong gue nggak mau, lepasin gue. Gue belum siap, huhuhu mama papa tolong" berontak Afifah ketakukan berusaha turun dari gendongan suaminya.
"Aaa lepasin gue, gue beneran belum siap. Gue takut, lepasin wolf. Nanti kalo gue lumpuh atau mati gimana? gue denger kalo begituan rasanya sakit" teriak asal Afifah berucap ngawur.
"Hus itu mulut lemes banget ya ngomongnya" .
"Habisnya gue takut banget, sumpah gue belum siap. Huhuhu lepasin gue, gue janji bakal ngasih elo tapi jangan sekarang" teriak Afifah makin menjadi.
"Hust.. simpan suaramu sayang, berteriaklah jika sudah ada di dalam kamar. Malam ini aku ingin mendengar jeritan indah itu dari mulutmu saat aku berhasil mendapatkan mahkotamu" bisik Alex sambil menyunggingkan senyum smirk membuat Afifah seketika melototkan matanya.
Setelah sampai dikamar Alex lalu meletakkan perlahan tubuh istrinya diatas ranjang.
Dengan senyum devil pria itu lalu mulai melepas jas dan dasi yang melekat di tubuhnya membuat Afifah semakin merinding di buatnya.
Setelah terlepas Alex pun kemudian ikut naik ke atas ranjang. Reflek Afifah pun langsung mundur ke belakang dan menutupi tubuhnya dengan selimut.
"Jangan di tutupi, gue tau ini adalah pengalaman pertama mu jadi wajar jika lo merasa gugup, gelisah atau takut. Tapi lo tidak usah khawatir, gue akan berusaha untuk melakuakannya dengan pelan agar tak memyakitimu" bisik Alex seraya menggenggam kedua tangan Afifah berharap istrinya merasa sedikit tenang sebelum akhirnya dia mulai menjamah tubuh Afifah.
☜☆☞ ☜☆☞
__ADS_1
"Thank you so much for taking care and giving this crown to me, terima kasih banyak Pai karena lo udah menjaga dan memberikan mahkota mu untukku, gue sangat senang mendapatkannya" bisik Alex sambil mengatur nafasnya yang masih ngos ngosan setelah mereka mencapai puncak.
"Sama sama, gue juga senang bisa menjaga dan memberikan mahkota gue untuk elo" balas Afifah seraya tersenyum sambil sedikit meringis menahan sakit di area sensitifnya.
"Yasudah, mending sekarang kita tidur. Lo pasti capek" ajak Alex seraya turun dari atas tubuh istrinya dan di jawab anggukan kepala oleh Afifah.
Alex pun kemudian mengambil selimut yang terjatuh dibawah ranjang lalu memakainya untuk menutupi tubuh polos mereka berdua.
Cup
"Aku Mencintaimu" bisik Alex sambil mengecup kening kepala istrinya.
"Aku juga mencitaimu bahkan sangat mencintaimu" balas Afifah tersenyum.
"Sekali lagi makasih, gue bahagia jadi orang pertama dalam hidup lo" ucap Alex.
"Iya sama sama" balas Afifah sebelum akhirnya mereka berdua terlelap akibat kelelahan setelah melakukan olahraga ranjang malam pertama mereka.
___________________________________
Jangan lupa tinggalkan jejak.
Like komen vote gitu💙
Biar author juga makin semangat untuk up bab selanjutnya
__ADS_1
See you next episode🤗
Bersambung...