
tertera dilayar ponsel dengan nama
'Serigala Hutan_🐺'
"ck.. ngapain tu anak terlpon, bikin badmood aja. " ucap afifah saat melihat layar ponselnya
awalnya afifah menekan tombol merah, kemudian ponsel tersebut berbunyi lagi hingga enam kali namun afifah tetap mengabaikan hingga terdengar nontifikasi pesan singkat dari ponselnya
💬 Alex : [ jemput gue dijalan xxx, ban mobil gue bocor ]
💬 Afifah : [ males, naik taksi atau ojol kan bisa! ! ]
💬 Alex : [ jemput gue sekarang atau gue aduin lo ke mama lo 😏 ]
💬 Afifah : [ ck, dasar nyusahin..🤪 ]
kemudian afifah pergi naik motor menuju tempat dimana alex menunggu.
sesampainya disana
"lama amat lo jemputnya. " ucap alex
"masih untung gue mau jemput. " jawab afifah
"turun lo, gue mau naik. " ucap alex sambil menarik paksa afifah agar turun dari motor
lalu mereka menaiki motor dengan posisi alex yang didepan dan afifah yang duduk dibelakang.
saat perjalanan mereka hanya diam sampai pada saat alex mengendarai motor dengan sangat kencang dan itu membuat Afifah akan jatuh
"Woii, jan ngebut kalo bawa motor. " ucap afifah dengan sedikit berteriak
"biar cepet sampai rumah. " jawab alex sambil menambah gas motornya
"pelan² ogeb, gue mau jatoh ni. " ucap afifah
"makanya pegangan, tadi kan udah gue suruh lo pegangan. " jawab alex
__ADS_1
"ogah gue pegangan pinggang lo, mending gue jatoh dari pada pegang elo. " ucap afifah
" terserah lo." ucap alex yang makin menambah kecepatan laju motornya
"lo mau mati jangan ngajak gue, gue masih pengen hidup. " ucap afifah
lalu mereka berhenti karna lampu rambu lalu lintas berwarna merah
"bisa diem nggak sih, dari tadi ngomel mulu kagak pegel apa tu mulut. " ucap alex
"ini senam mulut bukan ngomel. " jawab afifah kesal
"Buahahahaaa.. senam mulut. hahaaa. " ucap alex sambil tertawa keras
"dih, dasar gila." ucap afifah
"enak aja, lo itu yang gila. " ucap alex
"kok gue, ya elo lah, orang lo tertawa sendiri, diliat banyak orang kagak malu apa. " ucap afifah
"bodo amat. " alex
posisi alex dan afifah sedang berhenti dipinggir jalan dan kebetulan disitu ada dua anak kecil yang sedang duduk dikursi pinggir jalan
"heh, siapa yang gila. " jawab alex pada anak kecil tersebut
"kakak lah, kan kakak ketawa sendiri , padahal kakak cantik dibelakang kakak aja nggak ketawa." jawab anak kecil satunya
"maklumin aja dek, emang udah gila dari lahir makanya ketawa sendiri. " timpal afifah
"hahaha.. kakak gila.. kakak gila. " ejek anak kecil tersebut
"Dasar bocil, untung masih kecil kalo lo besar udah gue iket dipohon dari tadi." jawab alex kesal
kemudian alex kembali melajukan motornya, namun kini agak pelan karna jalanan sudah agak macet
hingga sampai pertigaan alex membelokan motornya ke kiri
__ADS_1
"eh, ngapain belok, kan rumah kita lurus jalanya. " tanya afifah
"lewat jalan pintas." jawab alex
"tapi ini jalan kok serem ya, kayak hutan gitu. " ucap afifah
"emang hutan, napa lo takut. " ledek alex
"kalo nanti ada hantu yang ngikutin kita gimana?. " ucap afifah
"ya diajak aja hantunya. " jawab alex
"ngawur aja kalo ngomong, ih kok gue merinding ya mana sepi lagi, cuman kita yang lewat sini. " ucap afifah
"kelihatannya aja barbar, ternyata penakut sama hantu. " ledek alex kembali
"cepetan dikit dong, udah sore ni, kalo perlu ngebut yang kenceng. " ucap afifah
alexpun menuruti perkataan Afifah untuk ngebut karna alex sendiri juga sedikit merinding
dan akhirnya mereka sampai dirumah tepat pukul 17.15 wib.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung