WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 163 : Hantu gudang


__ADS_3

Afifah terus mengikuti Alex sampai masuk ke dalam gudang. Disana ia dapat melihat Alex sedang menaruh sesuatu ke dalam sebuah kardus yang ada disana.


Awalnya Afifah berniat ingin membuat Alex kaget dengan kedatangan dirinya namun saat dia tak sengaja melihat sebuah topeng hantu yang ada disana membuat otaknya seketika terlintas ide untuk berbuat jahil.


"Kayaknya seru juga kalo gue ngerjain tu anak pake topeng. Ya itung-itung buat hiburan dan balas dendam karna dulu dia juga pernah nakutin gue waktu gue ulang tahun" gumam Afifah tersenyum sinis.


Dia kemudian mengambil topeng itu dan mengunci pintu gudang dengan hati-hati agar tak menimbulkan suara yang akan membuat rencananya gagal.


"Hahahaha... waktunya beraksi" ucap Afifah tertawa pelan dan memulai aksinya.


Brak


Prang


Afifah menjatuhkan sebuah barang dan melempar sebuah cermin yang ada disana membuat Alex yang pada saat itu hendak berjalan menuju pintu menjadi berhenti.


"Suara apaan itu? " gumam Alex sambil celingukan kesana kemari mencari sumber suara.


Brak


Dugh


Afifah kembali menjatuhkan barang dan menendang sebuah meja sehingga membuat meja tersebut terbalik.


"Siapa disana?" teriak Alex mulai nggak enak karna keadaan gudang yang sedikit gelap karna kurangnya pencahayaan.


Brak


"Woy! siapa disana? tikus ya? " teriak Alex kembali.


Prang


Ctarr


"Heh! jangan main-main ya lo sama gue! lo pikir gue takut apa sama lo" ucap Alex sedikit merasa merinding.


Dugh


Krak


"Sini lo kalo berani keluar hadapi gue! jangan jadi pengecut lo! " ucap Alex.


Hihihihii ( suara hantu yang sengaja Afifah nyalakan dari ponselnya untuk membuat kesan semakin horor ).


"Su-suara itu kan suara hantu. Apa jangan-jangan disini ada hantunya ya" gumam Alex yang semakin merasa ketakutan.


Afifah pun berusaha menahan tawa nya ketika melihat raut wajah Alex yang panik ditambah dengan suara teriakan Alex.


"Rasain lo, emang enak ketakutan. Makanya jangan macaem-macem sama gue, kalo mau pergi itu pamit dulu bukan asal pergi gitu aja" gumam Afifah.


Prang

__ADS_1


Bruak


Hihihihihi


"Woy! gue bilang sini keluar hadapi gue! jangan sembunyi lo, pake segala ngasih suara hantu lagi. Di pikir gue takut apa haa?" teriak Alex mencoba bersikap cool padahal jantungnya sudah berdetak tak karuan dan keringat dingin mulai bercucuran serta bulu kuduknya serasa berdiri semua.


Ctarrr


Gradakk


"Heh! gue bilang keluar ya keluar! jangan cuman nakutin, kalo berani sini hadapi gue" teriak Alex.


"Huh! sok berlagak berani lagi, gue samperin pingsan lo nanti. Pake segala gaya-gayaan nantangin gue buat keluar" cibir pelan Afifah meledek Alex.


"Eh tapi kayaknya seru juga kalo gue beneran nampakin diri sambil memakai topeng ini. Gue yakin pasti tu anak makin ketakutan lagi, hahahaha... baiklah kalo gitu" lanjut Afifah cekikikan.


Kemudian Afifah berjalan keluar dari tempat persembunyiannya sambil memakai topeng dan memakai kain hitam yang dia temukan disana pada ditubuhnya.


"Aaaaa setan.... " teriak kencang Alex saat Afifah menampakan dirinya.


Hihihihii


Hihihihii


"PERGI LO PERGI JANGAN GANGGU GUE! HUWAA... MAMA PAPA TOLONG, MAMA PAPA TOLONGIN ALEX, DISINI ADA SETAN!" teriak histeris Alex sambil berlari menuju pintu dan membukanya tapi sayangnya tidak bisa karna Afifah telah menguncinya.


Klak


Klak


"MAMA PAPA TOLONG BUKAIN PINTUNYA" teriak Alex ketakutan.


"MAMA PAPA TOLONG! HUWAA... TOLONGIN ALEX MA PA, DISINI ADA SETAN! MAMA PAPA" teriak Alex semakin keras sambil mengetuk ngetuk pintu gudang berharap ada yang mendengar suaranya.


Hihihii


Hihihii


Afifah berjalan semakin mendekat sambil sesekali dia menyalakan suara hantu di ponselnya membuat tubuh Alex semakin ketakutan.


Reflek Alex langsung berjongkok disamping pintu dan menutup telinganya menggunakan kedua tangan serta menyenbunyikan kepalanya diantara lurut.


"Astagfirullahaladhim... Astagfirullahaladhim.. bismillahirohmanirohim qul a'uzu birabbin nas, malikin nas, ilahin nas, min syarril waswasil khannas, allazi yuwaswisu fi sudurin nas, minal jinnati wan nas" ucap Alex membaca dengan suara keras berharap jika setan itu segera menghilang.


Dari kejauhan nampak Afifah yang sedang duduk diatas lantai sambil membekap mulutnya karna berusaha menahan tawa.


"Buahahahaha... kampret! kenapa malah ngucap doa, dikira gue bakal ilang atau kebakar gitu? ya enggak lah orang gue bukan setan beneran. Ahh dasar beg0.. kocak banget sih lo. Kalo kayak gini perut gue bisa sakit karna banyak ketawa" ucap Afifah yang sudah tidak bisa untuk menahan tawanya.


"Allahumma solli ala sayyidina muhammad wa ala ali sayyidina muhammad" lanjut Alex dengan membaca sholawat membuat Afifah semakin ngakak melihatnya.


"Woilahh.. berhenti napa baca doa nya, bisa beneran sakit perut nih gue. Astaga hahahaha... buahahahaha.. " teriak Afifah tapi Alex tidak mendengar karna dia masih sibuk mengucap segala doa.

__ADS_1


Ciit ciit ciiit


Mendengar suara aneh dari kakinya membuat perhatian Afifah teralihkan, dia pun melihat ke bawah dan betapa kagetnya saat dia melihat tikus berukuran lumayan besar berjalan disekitar kakinya.


"Aaaaaa tikuss..." teriak Afifah langsung berdiri dan berlari ke arah Alex tanpa melepas topeng dan kain hitam ditubuhnya.


Membuat Alex yang kebetulan saat itu sedang mencoba mengintip dari celah kakinya langsung kembali histeris dan berteriak kencang.


"Aaaaaa setan... " teriak Alex seraya mendobrak pintu gudang dan beruntung kali ini dia berhasil membukanya.


Alex pun langsung berlari keluar sambil berteriak meminta tolong, sedangkan Afifah dia juga berlari keluar gudang dan mengejar Alex membuat Alex semakin mempercepat larinya.


"HUWAA... MAMA PAPA TOLONG! MAMA PAPA TOLONGIN ALEX, ALEX DIKEJAR SETAN MA PA.. " ucap Alex sambil terus berlari.


"Wolf, tungguin gue. Jangan lari, gue geli Wolf, ada tikus besar digudang tadi" ucap Afifah mengejar Alex.


Mereka berdua terus kejar kejaran dihalaman belakang tersebut dengan Alex yang berusaha lari menghindar dan Afifah yang berlari mengejar Alex karna geli pada tikus tanpa melepas topeng dan kain hitam ditubuhnya.


Bruk


Karna kurang hati² Alex terjatuh diatas tanah dan Afifah yang berada dibelakangnya juga ikut terjatuh diatas badan Alex.


"AAAAAAAAA... " teriak mereka berdua dikarnakan Alex yang merasa kaget saat membuka matanya tiba² melihat topeng hantu tepat didepan mukanya dan Afifah yang ikut berteriak karna mendengar suara jeritan Alex.


"Pergi lo pergi,dasar setan jelek, kurang kerjaan, ngapain lo ikut gue haa?" usir Alex sambil mendoromg keras tubuh Afifah.


"Auuu.. " ringis Afifah karna tubuhnya terbentur batu kecil akibat kerasnya dorongan Alex.


"Gue bilang pergi ya pergi. Dasar setan nggak tau diri, terbuat dari apa sih lo sebenarnya, kenapa kebal banget waktu gue bacain doa. Harusnya lo itu kebakar tapi kenapa lo baik-baik aja, lo pakai ilmu apan sih haa? bisa tahan banget, udah gitu bukannya tetap berada didalam gudang eh ini malah ikut gue keluar, nanti kalo dilihat paranormal bisa ditangkap dan dimasukan dalam botol, emang lo mau kayak gitu" ucap ngawur Alex saking takutnya seraya kembali mendorong tubuh Afifah.


"Sialan! ini gue gobl*k. Main seenaknya dorong-dorong, sakit nih badan gue" teriak Afifah sambil memukul kepala Alex dengan tangan sehingga membuat Alex berhenti mendorong.


Lalu Afifah melepas topeng dan kain hitamnya.


"Astaga Pai, ternyata ini elo. Ya allah.. ngapain sih lo pake ginian haa? terus juga kenapa pake acara nakutin gue, kurang kerjaan tau nggak! hampir aja gue jantungan" gerutu Alex.


"Suruh siapa pergi nggak pamit sama gue Yaudah gue kerjain aja lo sekalian biar kapok, tapi elo malah dorong gue. Jadi sakit kan badan gue" ucap Afifah.


"Ya sorry gue nggak tau kalo itu elo, gue pikir lo itu setan beneran" sahut Alex kemudian membantu Afifah berdiri dan duduk dikursi yang ada dihalaman belakang.


________________________________________


Nah udah crazy up nih, ya meskipun cuman 2 bab tapi bab yang ini panjang banget katanya. Jadi jangan pelit-pelit buat ninggalin jejak🤗


Like komen gitu😍


Biar Author juga makin semangat untuk up💙


See you next episode😘


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2