WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 134 : Om Harry


__ADS_3

Sementara itu.


Mobil yang ditumpangi Justin dan Mama Afifah mulai berjalan masuk ke dalam area perkarangan rumah ortu Afifah. Setelah itu Justin segera mematikan mesin mobilnya dan berjalan keluar mobil bersama Mama Afifah.


"Ayo masuk" ajak Mama Afifah.


Justin sejenak memandang rumah yang berdiri didepannya. Rumah yang memiliki ukuran cukup luas dengan bangunan yang lumayan megah berdiri kokoh didepannya.


Didepan rumah itu nampak ada kolam kecil berisi ikan hias serta di sekeliling kolam dipenuhi oleh tanaman bunga yang indah dengan berbagai macam warna dan bentuk. Disana juga ada taman mini lengkap dengan ayunan dan air mancur serta ada pepohonan disekelliling rumah menambah kesan asri dan sejuk.


Sungguh tempat tinggal yang sangat nyaman yang pernah Justin kunjungi.


"Kenapa lama sekali Ma? " tanya Papa Afifah saat melihat istrinya hendak membuka pintu rumah.


*Siapa dia. Apa dia om Harry?* batin Justin ketika melihat Papa Afifah.


"Iya Pa, tadi ada sedikit masalah" jawab Mama Afifah dan dijawab anggukan kepala oleh suaminya.


"Ini siapa Ma? " tanya Papa Afifah ketika pandangannya melihat ke samping istrinya.


"Halo om, om pasti om Harry kan?" tanya Justin sopan.

__ADS_1


"Iya. Kamu siapa ya? kayak pernah lihat tapi lupa?" ucap Papa Afifah saat melihat penampilan Justin dari atas sampai bawah.


"Saya Justin om, tetangga om waktu di Amsterdam, Belanda dulu. Sahabatnya Vita yang sering main ke rumah om dan tidur bareng Vita. Masa om nggak inget sih" jawab Justin.


"Justin, sahabatnya Vita" gumam Papa Afifah sambil mencoba mengingat ngingat.


"Astagaa... Justin. Justin anak jahil dan nakal itu yang sering usilin Vita dan sering berantem sama Vita. Ya ampun.. kamu ternyata sudah besar sekali, ganteng lagi. Om sampai tidak mengingatmu" seru Papa Afifah sambil memeluk Justin.


"Kamu apa kabar? sudah lama om tidak melihatmu? " tanya Papa Afifah sambil melepaskan pelukan.


"Buruk om" jawab Justin.


"Haa buruk? buruk kenapa? apa keluarga kamu bermasalah lagi, makanya kamu kabur ke indonesia sini? " tanya Papa Afifah.


"Terus kenapa buruk? dan sejak kapan kamu ada di indonesia? " tanya Papa Afifah.


"Aku ke indonesia sejak seminggu lalu om dan aku emang datang kesini karna aku pengen ketemu sama Vita. Om, bolehkan aku menemui anak om. Aku kangen sama dia om, udah lima tahun ini aku tidak bertemu dengannya. " pinta Justin.


Mama Papa Afifah saling beradu pandang karna bingung ingin menjawab apa pada Justin.


"Om tante, izinin aku buat ketemu Vita. Aku bener-bener kehilangan dia. Aku ingin dia kembali. Aku juga merindukan dia bahkan sangat sangat merindukannya. Om sama tante pasti tau kan kalo aku nggak bisa jauh-jauh dari Vita. Tolong, izinkan aku untuk menemuinya" pinta Justin dengan wajah memohon penuh harap membuat Mama dan Papa Afifah semakin bingung.

__ADS_1


"Om Harry... Tante Reta.." panggil Justin membuat lamunan Mama Papa Afifah menjadi buyar.


"Ahh.. iya, kenapa Justin? " tanya Papa Afifah.


"Tolong izinkan aku menemui Vita" pinta Justin sekali lagi.


Mata Mama Papa Afifah saling melirik lalu detik berikutnya Papa Afifah mengangguk memberi kode Mama Afifah untuk memperbolehkan Justin menemui anaknya.


"Baiklah kamu boleh menemui Vita" ajak Mama Afifah.


"Benarkah. Jadi aku akan bertemu Vita" ucap Justin tidak percaya.


"Makasih ya Om.. Tante karna udah izinin aku buat ketemu sama anak kalian" lanjut Justin dengan senyum yang tersungging indah di kedua sudut bibirnya.


"Iya, ayo masuk" ajak Mama Afifah.


.


Jangan lupa Like Komen 🤗


Supaya Author juga makin semangat untuk Up bab selanjutnya 💙

__ADS_1


jangan cuman baca doang, masa tinggal pencet tombol susah banget sih. wkwkkwk becanda😂


See You Next Episode


__ADS_2