WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 177 : Cowok bule


__ADS_3

Justin baru saja keluar dari ruang bk tampak sedang berjalan menuju ke arah kelas XII-3.


Rencananya dia ingin menemui Afifah untuk berbicara dan meminta maaf sama Afifah. Justin berjalan dengan sedikit terburu-buru dan setelah sampai didepan kelas XII-3 ia langsung masuk tanpa permisi membuat Siska yang masih berada disana nampak mengerutkan keningnya.


"Eh, bukannya dia anak baru pindahan dari belanda ya yang katanya kalo ngomong itu selalu jutek dan nggak pernah senyum pada siapapun dan nggak mau mengenal siapapun disekolah ini. Ngapain dia kesini?" gumam Siska bingung.


Ia terus menatap ke arah Justin yang sedang celingukan didalam kelas.


"Vita kemana?" tanya Justin pada Siska ketika dia tak melihat keberadaan Afifah dikelas itu dengan nada jutek seperti biasanya.


"Hah Vita? Vita siapa ya? dikelas ini nggak ada yang namanya Vita?" tanya balik Siska.


"Cewek yang punya warna rambut pirang persis kayak gue yang ada dikelas ini. Nama aslinya Vita tapi gue lupa nama palsunya dia disini, dia blasteran indo-belanda" jawab Justin.


"Cewek pirang, setahu gue di sekolah ini yang punya rambut pirang cuman emak dan orang yang punya muka blasteran indo-belanda juga emak, lo nyari emak ya?" tanya Siska pada Justin.


"Emak? emak itu apa" ucap bingung Justin mendengar kata aneh yang keluar dari mulut Siska.


"Eh maksud gue lo sedang nyari Afifah? karna disekolah ini cewek yang punya rambut pirang dan keturunan indo-belanda cuman Afifah" ucap Siska.


"Mungkin ia, soalnya gue lupa sama nama palsunya. Intinya dia itu blasteran Indo-belanda" balas Justin yang masih menggunakan nada jutek seperti biasanya.


"Berarti emang bener Afifah yang sedang lo cari karna disatu sekolah ini cuman dia yang keturunan blasteran" ucap Siska membetulkan.

__ADS_1


"Iya kali mungkin memang dia. Terus sekarang ini dia kemana?" tanya Justin.


"Kalo nggak salah sih tadi dia sedang pergi ke kantin sama bapak dan sahabat sahabatnya" jawab Siska.


"Bapak? bapak itu apa lagi?" ucap Justin yang lagi lagi bingung mendengar kata aneh yang keluar dari mulut Siska.


"Aduh gue lupa, dia kan orang belanda dan baru pindah ke indonesia jadi wajar aja nggak tau istilah emak bapak" gumam Siska.


"Hey, bapak itu apa?" ucap ulang Justin saat tak mendapat jawaban dari Siska.


"Eh maksud gue tadi itu Afifah kalo nggak salah sedang pergi ke kantin sama Alex bersama dengan sahabat sahabat mereka" jawab Siska.


"Alex?" ucap ulang Justin.


"Iya Alex, tadi Afifah pergi sama Alex dan sahabat sahabatny" jawab Siska kembali.


Justin lalu langsung berjalan keluar kelas dengan langkah terburu buru nembuat Siska kebingungan melihatnya.


"Cowok bule itu aneh banget sih, datang udah kayak jalangkung eh perginya kayak setan" ucap Siska lalu dia juga berjalan keluar kelas.


...-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-...


Sedangkan disisi lain, terlihat seorang gadis yang berseragam sekolah tengah berdiri disamping pohon besar yang berada dipojok lapangan tepat bersebelahan dengan kantin.

__ADS_1


Gadis itu nampak mengamuk disana. Ia berulang kali melempar batu kerikil itu kearah lapangan dan sesekali memukul tangannya ke pohon.


Gadis itu adalah Nela.


Saat ini dia sedang uring uringan dilapangan itu. Pasca melihat adegan ciuman panas Alex dan Afifah didepan toilet tadi Nela nampak kesal.


Hatinya terasa sangat sakit melihat cowok yang di cintai menolak bekal makanan pemberiannya yang sudah ia buat dengan susah payah dan parahnya setelah menolak cowok pujaan hatinya itu secara terang terangan berciuman panas tepat didepan matanya tanpa merasa bersalah.


Ingin rasanya Nela berteriak dan menampar wanita yang tengah berciuman dengan Alex tapi apalah daya, nyalinya terlalu ciut untuk melakukan semua itu. Apalagi yang akan ia tampar merupakan musuh bebuyutannya membuat ia semakin geram tapi hanya bisa diam.


"Agghhttt... brengsek! awas kau Afifah. Gue akan buat perhitungan sama lo, berani sekali lo ciuman dengan cowok gue. Lo pikir lo siapa? cih, dasar pelakor" teriak Nela penuh amarah sambil melempar kerikil ditengah lapangan dan memukul pohon yang berada disampingnya.


___________________________________


Jangan lupa tinggalkan jejak😍


Like komen vote gitu😁.


Bonus visual Justin dan Nela


🎯 Justin


__ADS_1


🎯 Nela



__ADS_2