
"Cepetan turun!. " perintah Alex saat mereka sudah sampai diparkiran mall.
"iya iya, sabar napa!! ini juga mau otw turun. " ucap Afifah yang tampak sedang mengambil tas yang ia taro dijok belakang.
Kemudian Afifah turun lalu disusul Alex yang juga turun setelah mematikan mesin mobil.
"Wolf, buruan jalannya!! ah lelet banget sih lo!!. " teriak Afifah yang sudah berjalan duluan.
"Bentar, gue ambil hodie dulu. " balas Alex yang juga berteriak.
"Jangan lama lama." ucap Afifah.
"Semangat banget sih lo!!. " cibir Alex yang sudah berdiri disamping Afifah.
"Yaiya dong! kan mau shoping ya harus semangat." balas Afifah. Alex yang mendengarnya hanya memutar bola matanya.
"Yaudah yuk masuk." ajak Afifah.
Mereka berdua pun berjalan masuk beriringan menuju lantai tiga dimana disitu terdapat banyak sekali toko yang menjual fashion dan Aksesoris.
"Eh gila!! ada diskon gede gedean!! wah, harus cepat nih sebelum kehabisan. " girang Afifah karna melihat ada toko yang menawarkan diskon gede gedean.
Afifah pun langsung berlari masuk kedalam toko tanpa menunggu Alex yang sedang berjalan dibelakangnya. karna terlalu jengah dan tidak nyaman dengan suasana ramai akibat para cewek² saling berebut pakaian akhirnya Alex memutuskan untuk menunggu Afifah dikursi depan toko tersebut.
"Dasar cewe, liat ada tulisan diskon langsung ngacir buat rebutan barang." cibir Alex yang melihat suasana didalam toko tersebut tampak ramai.
Tak lama Afifah keluar dari toko tersebut sambil menenteng beberapa paper bag ditangan nya.
"Gue cariin ternyata lo disini." ucap Afifah ketika berdiri didepan Alex.
"Lo sih main ninggalin gue. " ucap Alex.
"Ya maap, reflek tadi soalnya tokonya udah ramai, takut kehabisan barang diskon makanya gue langsung lari masuk, eh pas mau bayar gue baru inget kalo lo gue tinggal. " ucap Afifah sambil cengir.
"Tapi jangan marah dulu, gue tadi udah beliin sepatu sama jam tangan buat lo juga. " sambung Afifah cepat sebelum ekspresi Alex berubah judes.
"Hmmm. makasih, udah selesai kan belanjanya?. " tanya Alex.
"Udah. " jawab singkat Afifah.
"kalo gitu ayo pulang." ajak Alex.
"Eh bentar dulu, gue belum kelar belanjanya, masih ada yang mau gue beli. " Cegah Afifah saat Alex hendak menariknya pergi.
"Lah! tadi katanya udah selesai?. " tanya Alex.
"Maksut gue tadi itu gue udah selesai belanja ditoko itu tapi gue masih mau nyari lagi ditoko lain. " jawab Afifah.
"Ck, mau beli apa lagi sih? kan itu udah banyak. " ucap Alex.
__ADS_1
"Tapi gue masih kurang, mau nyari yang lebih banyak lagi, mumpung hari ini mall nya lagi banyak diskon. " seru Afifah yang langsung menarik tangan Alex untuk mengajaknya berbelanja.
Alex hanya diam menurut saat tanganya ditarik Afifah.
"Eh eh, lo mau Ngapain?." ucap Afifah ketika Alex mengikuti dirinya masuk kedalam toko khusus dalaman Wanita.
"ya ikut masuk lah." jawab Alex sambil mencoba menerobos masuk.
"Enak aja mau ikut masuk!! lo tunggu disini aja. " cegah Afifah sambil menarik badan Alex lalu ia duduk kan dikursi.
"Awas kalo sampe lo ikut gue masuk!! gue tendang tu kaki sampe lo nggak bisa jalan!!. " ancam afifah sebelum dirinya melangkah pergi meninggalkan Alex.
"ck, padahal niat hati pengen tau ukuran dada tu cewek, eh malah kena semprot duluan!!. " gerutu Alex.
Cukup lama Alex menunggu Afifah, hingga tak lama Afifah keluar sambil membawa tiga paper bag ditanganya.
"pulang?. " tanya Alex.
"nanti dulu, masih ada lagi yang belom gue beli. " jawab Afifah.
"ya ampun!! dari tadi belom kelar² belanjanya!!." desis Alex karna sudah merasa capek.
"namanya shoping ya pasti lama, udahlah sabar dulu napa! habis ini kita pulang!!." ucap Afifah.
"Janji ya habis ini pulang!! Awas aja kalo lo bohong." ancam Alex.
mereka berduapun berjalan masuk kedalam toko pakaian, setelah sampai disana mereka langsung memilih baju dideretan pakaian.
"wolf, ini cocok nggak sama gue?. " tanya Afifah sambil mengangkat baju yang panjangnya hanya sampai perut.
Alex yang melihatnya langsung merebut baju itu lalu ia taro kembali.
"nggak cocok." jawab Alex cepat karna dia tidak suka Afifah memakai pakaian minim, meskipun itu didalam rumah. mengingat bahwa dirumah ortunya banyak sekali pelayan dan penjaga yang rata² cowo maka dari itu Alex tak rela jika tubuh Afifah dilihat oleh mereka karna memakai pakaian minim.
jangankan tubuh, wajah aja dia tak rela jika dilihat terlalu lama oleh para pelayan dan penjaga itu.
"lo cocoknya pakai yang ini." ucap Alex sambil menunjuk kemeja cewek.
"kok ini sih!! nggak mau ah gue!! norak gitu modelnya." tolak Afifah.
dep
Alex menonyor kepala Afifah.
"norak pala lo!! kemeja bagus gini dibilang norak." ucap Alex setelah menonyor kepala Afifah.
"tapi gue nggak suka modelnya!! lengannya kepanjagan dan bajunya juga kebesaran!! gue nggak mau pake begituan!! gue itu sukanya yang ukurannya press sama badan gue, nggak kebesaran juga ngggak kekecilan. " ucap Afifah.
dia pun kembali memilih baju disusul Alex yang juga ikut mencari baju untuk dirinya sendiri.
__ADS_1
"udah kan, sekarang ayo ke kasir buat bayar. " ucap Alex setelah mereka berdua selesai belanja.
setelah sampai dikasir mereka langsung menaruh semua baju yang mereka pilih tadi.
"totalnya jadi Rp. 2.250.000 ya mbk. " ujar petugas kasir setelah menghitung total belanjaan.
"Eh buset!! banyak amat jumlahnya!! lo beli apa aja tadi?. " bisik Alex kaget satelah mendengar ucapan petugas kasir.
"nggak banyak kok, gue cuman ambil beberapa baju, celana, sweter, hodie sama jaket doang!! tapi harganya ya lumayan mahal. " jawab Afifah yang juga berbisik.
"pantesan aja totalnya banyak. " ucap Alex.
"ini mbk pakai kartu aja, saya nggak bawa uang case soalnya. " ucap Afifah sambil menyodorkan kartu kredit kearah penjaga kasir tersebut.
"loh? itu kartu siapa yang lo kasih tadi?. " tanya Alex.
"Ya kartu gue lah, kan gue ngambilnya dari dalam dompet gue!! ya kali gue make kartu orang. " jawab Afifah.
"tapi kok beda sama kartu yang gue kasih ke elo dulu. " ucap Alex.
"ya pasti bedalah, itu kartu gue sendiri bukan kartu yang lo kasih." ucap Afifah.
"lah emang lo punya duwit sendiri? kan selama ini gue transfer uang bulanan lo dikartu yang gue kasih dulu!. "tanya Alex.
"lo lupa ya?! gue kan punya sekolahan, jadi keuntungan dari sekolahan ditransfer dikartu gue yang tadi." ucap Afifah.
"terus uang bulanan 15 juta dari gue lo buat apaan?. " tanya Alex.
"gue tabung, buat jaga² aja kalo nanti gue butuh uang." jawab Afifah.
"jadi uang bulanan yang gue kasih selama tiga bulan ini sama sekali nggak lo pake?. " tanya Alex. Afifah menggeleng.
"kalo gitu mulai sekarang gue transfer 2 juta aja setiap bulannya!! percuma juga gue transfer banyak² kalo nggak dipake. " ucap Alex.
"Eh eh, enak aja!! ya nggak bisa gitu dong!! masa lo cuman ngasih gue 2 juta, ya mana cukup!! pokoknya lo harus tetap ngasih gue 15 juta perbulannya, awas aja kalo sampek lo kurangin jumlahnya!! gue bakal minggat kerumah mama!! ." ancam Afifah.
"dasar mata duwitan. " cebik Alex seraya menarik hidung Afifah.
"biarin, lagian lo sedirikan dulu yang kirim gue 15 juta tanpa gue minta, jadi wajar kalo sekarang gue jadi matre." ucap Afifah.
sesuai kesepakatan tadi, setelah berbelanja mereka berdua pulang kerumah ortu alex karna hari sudah malam dan Alex juga sudah merasa capek setelah hampir setengah hari menemani Afifah berbelanja.
.
jangan lupa like komen nya🤗
supaya author juga makin semangat up bab selanjutnya💙😀.
see you next episode 😘
__ADS_1