WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 156 : Orang suruhan


__ADS_3

Keesokan paginya saat sinar matahari menerobos masuk melalui celah-celah jendela di kamar Afifah membuat Alex menjadi terbangun dari tidurnya karna merasa terganggu akan cahaya yang menerpa wajahnya.


Lalu Alex menengok ke arah jam dinding yang terpajang ditembok dan menunjukan pukul 08.00 wib, saat akan beranjak dari ranjang Alex merasakan ada sebuah benda yang berada diatas tubuhnya membuat dirinya kesulitan untuk bangun.


Dia pun menatap ke bawah, dilihatnya Afifah yang masih tidur pulas dengan posisi tubuhnya tidur menyamping dan menjadikan perutnya sebagai bantal.


"Ahhh ni anak kalo tidur berantakan banget sih posisinya, gue kan jadi susah bangun. Mana lagi kebelet" keluh Alex mengacak rambutnya.


Lantas Alex secara perlahan memindahkan kepala Afifah dari perutnya ke bantal secara hati-hati agar Afifah tak bangun. Kemudian Alex langsung berlari menuju kamar mandi. Setelah itu dia pergi ke ruang walk in closet untuk memakai pakaian dan kembali berjalan ke arah ranjang.


"Huh... gue nggak nyangka, ternyata nasib kita sama ya Pai. kehilangan saudara kandung memang sangat menyakitkan apalagi karna dibunuh. Tapi lo tenang aja, gue janji akan mencari keadilan buat bang Fian agar dia tenang disana dan lo juga bisa hidup tenang tanpa diganggu bayang-bayang masa lalu" ucap Alex memandang wajah Afifah yang sedang tertidur pulas.


Alex pun kemudian berdiri dan keluar kamar karna rencananya hari ini dia ingin menemui orang suruhannya yang ia tugaskan untuk mencari bukti informasi kecelakan Fian.


Alex pun mulai mengendarai mobilnya setelah mendapat izin dari Mama Papa nya, Alex pergi tanpa pamit pada Afifah.


******

__ADS_1


Saat ini Alex sedang berada didepan sebuah apartemen yang ada dikota setelah beberapa menit dia berkendara, ia disana karna ada janji ketemuan dengan orang suruhannya.


Dengan gaya yang sangat cool Alex keluar mobil lalu duduk bersandar diatas mobilnya sambil memakai kacamata hitam karna suasana agak sedikit panas.


"Siang boss" sapa orang suruhan Alex yang tiba-tiba datang.


"Siang juga, hmmm.. jadi gimana? kapan lo bisa melakukan tugas ini? gue harap lo bisa secepatnya kesana karna gue butuh bukti dan informasi itu segera" tanya Alex pada orang suruhannya tersebut.


"Duh kapan ya boss... saya juga nggak tau, soalnya saya masih sibuk akhir-akhir ini" jawab orang itu nampak berfikir.


"Eh jangan boss, saya bisa kok. Kemungkinan seminggu lagi sayaa akan menjalankan tugasnya" jawab cepat orang itu.


"Baiklah kalo gitu, gue akan urus keberangkatan lo ke belanda sekaligus gue juga akan membiayai dan memfasilitasi kehidupan lo selama disana. Tapi dengan syarat lo harus bisa menemukan bukti dan informasi tentang kejadian kecelakaan lima tahun lalu" ucap Alex.


"Boss tenang aja, saya akan usahakan yang terbaik untuk kasus ini. Tapi boss, lima tahun lalu itu lama banget loh, kalaupun dapet itu juga nggak bisa cepet waktunya. Kurang lebih sih bisa membutuhkan waktu berbulan-bulan" ucap orang suruhan itu.


"Gue nggak peduli cepat atau lambatnya waktu yang lo butuhin. Yang penting lo bisa dapat informasi dan bukti itu secara detail udah cukup bagi gue" ucap Alex.

__ADS_1


"Iya boss, saya akan usahakan untuk bisa mendapatkannya secepat dan segera mungkin" ucap orang itu.


"Baiklah, sekarang lo boleh pergi karna gue juga masih ada urusan" ucap Alex. Orang itu pun langsung pamit.


Tanpa mereka sadari dari kejauhan tampak sepasang mata yang sedari tadi terus melihat ke arah Alex dan orang suruhan Alex. Dia menatap dengan tatapan bingung dan penuh tanda tanya.


"Itu Alex kan, dia ngapain disini? terus dia juga ketemuan sama siapa tuh? " gumam orang itu. Dia pun kemudian memutuskan untuk menghampirinya.


________________________________________


Jangan lupa Like Komen 🤗


Supaya Author juga makin semangat untuk Up bab selanjutnya 💙


jangan cuman baca doang, masa tinggal pencet tombol susah banget sih. wkwkkwk becanda😂


See You Next Episode

__ADS_1


__ADS_2