WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 248 : Deel twee


__ADS_3

Cukup lama Afifah berjalan tapi tetap saja dia tak menemukn siapa siapa dan hal itu membuat dirinya menjadi gelisah.


Entah kenapa dalam kondisi seperti ini tiba tiba saja dia teringat dengan kejadian masa lalunya dimana dulu waktu masih kecil berumur sekitar 3 tahun saat di Amsterdam Belanda Afifah pernah kejebak di dalam sebuah ruangan yang mengakibatkan dia sedikit tak tenang jika ada di kegelapan.


"Za Mil Mama Papa kalian denger aku kan?" teriak Afifah dengan suara bergetar.


*Ya tuhan gue beneran takut, kenapa sama sekali nggak ada yang jawab* batin Afifah berjongkok sambil menutup matanya dengan tangan.


Saat ia mulai menyerah dan hampir menangis tiba tiba saja sebuah lampu panggung menyala dan menyorot ke arah dirinya bersamaan dengan terdengarnya suara musik dan orang bernyanyi dari atas panggung.


🎶I found a love for me


Oh darling, just dive right in and follow my lead🎶


🎶Well, I found a girl, beautiful and sweet


Oh, I never knew you were the someone waiting for me🎶


Afifah pun lantas mulai membuka tangannya untuk melihat apa yang terjadi dan betapa terkejutnya dia melihat sosok suaminya berdiri tepat di tengah panggung sambil membawa gitar.


"Alex, ngapain tuh anak di sana?" gumam Afifah tak percaya.


Alex yang melihat tatapan wajah kaget istrinya hanya tersenyum seraya terus bernyanyi dan bermain gitar ditangannya.


🎶'Cause we were just kids when we fell in love


Not knowing what it was🎶


🎶I will not give you up this time


But darling, just kiss me slow, your heart is all I own🎶


🎶And in your eyes, you're holding mine.


🎶Baby, I'm dancing in the dark with you between my arms🎶


Suaranya yang indah dan alunan musik yang merdu seolah menghipnotis para murid, suasana yang tadinya kacau kini mendadak jadi riuh.


Para murid saling bersorak memuji kemerduan suara Alex, sementara Afifah yang mendengar itu hanya bisa terdiam, dia masih sedikit syok dengan kejadian tadi.


🎶Barefoot on the grass, listening to our favourite song

__ADS_1


When you said you looked a mess, I whispered underneath my breath🎶


🎶But you heard it, darling, you look perfect tonight


Well I found a woman, stronger than anyone I know🎶


🎶She shares my dreams, I hope that someday I'll share her home


I found a love, to carry more than just my secrets🎶


🎶To carry love, to carry children of our own


We are still kids, but we're so in love🎶


🎶Fighting against all odds


I know we'll be alright this time🎶


🎶Darling, just hold my hand


Be my girl, I'll be your man🎶


🎶I see my future in your eyes


Baby, I'm dancing in the dark, with you between my arms🎶


🎶Barefoot on the grass, listening to our favorite song


Lirik demi lirik Alex nyanyikan sambil matanya tak lepas memandang manis istri cantiknya yang tampak masih terbengong di tempatnya.


🎶I don't deserve this, darling, you look perfect tonight


Baby, I'm dancing in the dark, with you between my arms🎶


🎶Barefoot on the grass, listening to our favorite song


I have faith in what I see🎶


🎶Now I know I have met an angel in person


And she looks perfect🎶

__ADS_1


🎶I don't deserve this


You look perfect tonight🎶


Dan ketika lagu itu selesai Alex pun berdiri kemudian berjalan menuju ke arah Afifah membuat semua murid menatap keduanya.


"Vergeef me baby.." bisik Alex sambil mengecup lembut kedua tangan Afifah.


Seketika semua anak yang ada disana bersorak. Keromantisan yang Alex buat membuat semua murid menjerit kencang, sebagian dari mereka ada yang iri namun sebagian lagj ada yang tidak suka.


Afifah, mendapat perlakuan manis dan kejutan tak terduga dari suaminya menjadi salah tingkah, apalagi melihat dirinya kini menjadi pusat perhatian membuat perasaan Afifah semakin tak karuan.


"Cie emak, gimana mak seneng nggak dapet kejutan dari bapak?"


"Iya nih, gue yakin pasti emak seneng banget kan"


"Hm pasti"


"Eh lihat lihat emak blushing, buset merah banget pipinya"


"Ha masa sih, coba lihat eh iya blushing hahaha.. cie emak pipinya merah"


"Iya mana jelas banget lagi"


"Eh mana ada, gue nggak blushing ya. Kalian nggak usah ngadi ngadi" elak Afifah memegang kedua pipinya.


"Yaelah mak, pake malu malu kucing segala lagi, udahlah akuin aja napa"


"Gue bilang enggak ya enggak, gue nggak blushing" ucap Afifah yang masih mengelak.


Alex yang sedari tadi memeperhatikan teman dan istrinya nampak menyunggingkan senyum tipis, ia pun kemudian meraih tangan Afifah dan menariknya pergi.


"Mau kemana?" ucap Afifah menghentikan langkah Alex.


"Ikut gue ke atas panggung" jawab Alex.


"Mau ngapain disana?" tanya Afifah lagi dengan dahi berkerut.


"Udah ikut aja, masih ada satu kejutan lagi buat lo" jawab Alex lalu kembali menggandeng tangan istrinya.


___________________________________

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak.


Like komen vote gitu💙


__ADS_2