WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 51 : Restoran milik alex


__ADS_3

"ma pa, kita pulang dulu ya, udah sore nanti keburu malem lagi. " ucap alex pada mertuanya.


"iya, hati² ya nak alex kalo nyetir, jangan ngebut²." ucap papa afifah dan dijawab anggukan kepala oleh alex.


"oh ya, nak alex kalo afifah nya masih bandel atau susah dibilangin nak alex jewer aja tu telinganya biar makin panjang kayak kuping gajah. " ucap mama afifah.


"mama!! Ihh ngeselin banget deh! jangan dengerin tu omongannya mama, awas kalo lo berani jewer² kuping gue!!. " ucap afifah lalu ia pergi dan langsung masuk mobil dan disusul alex yang juga masuk kedalam mobil.


"mau makan nggak lo?. " tanya alex ditengah² perjalanan sambil mengemudikan mobilnya.


"iya, kebetulan gue laper baget. " jawab afifah sambil memegangi perutnya.


"kalo gitu nanti kita makan direstoran." ucap alex.


setelah 15 menit akhirnya mereka berdua sampai didepan restoran cukup mewah dan ramai bernama AL'Resto.


kemudian mereka berdua masuk dan duduk dimeja kosong.


"mau pesen apa?. " tanya afifah ketika sedang memilih menu makanan mereka


"terserah lo aja, gue ngikut." jawab alex


"mbk, saya pesen yang ini ini sama ini nya 2, terus kalo minumnya yang ini 2." ucap afifah pada pelayan restoran tersebut.


"baik mbk, saya permisi dulu." ucap pelayan restoran itu lalu pergi.


"wolf, gue ke toilet bentar ya." ucap afifah dan diiyakan oleh alex.


tak berselang lama setelah kepergian afifah, tiba² datang seorang pemuda sekitar 24 thn yang menakai jas menghampiri Alex sambil tersenyum.

__ADS_1


"sore tuan bos, wanita tadi siapa bos?. " tanya pemuda itu


"sore juga, tadi itu istri saya mas. " jawab alex.


"oh ya bos, kebetulan bos kesini, ada beberapa berkas yang harus bos periksa dan tanda tangan i." ucap pemuda itu.


"nanti saya periksa, gimana perkembangan restoran? sudah 2 bulan saya tidak mengecek?. " tanya alex


"ya seperti yang bos liat, restoran nya semakin ramai pengunjung." jawab pemuda itu.


ya restoran yang bernama AL'Resto yang saat ini sedang Afifah kunjungi adalah restoran milik alex, alex membangun restoran ini sejak ia masih kelas 3 smp.


"kalo gitu saya permisi bos. " pamit pemuda itu yang menjabat sebagai sekertaris Alex direstoran nya.


"ingat tentang rencana tadi!! awas kalo gagal!!." ancam alex pada sekertaris nya itu.


"bos tenang aja, nggak bakal gagal kok, percaya sama saya. " jawab sekertaris tersebut lalu pergi.


mereka berdua pun memakan makanan pesanan tadi.


"wolf, bayar gih katanya tadi lo yang traktir. " ucap afifah setelah ia selesai makan.


"iya² ini gue juga mau bayar. " ucap alex.


"Astaga!! gue lupa nggak bawa dompet, gimana ini? kayaknya dompet gue ketinggalan dimobil. " ucap alex saat menyadari bahwa dia tidak membawa dompet.


"ha!! jangan becanda deh, terus ini gimana? gue juga nggak bawa dompet." ujar afifah panik karena ia juga tidak membawa dompet.


dan akhirnya Afifah disuruh untuk bersih² dapur oleh pihak restoran, mulai dari bantu masak, nyuci piring, sampai mengantarkan pesanan kepada pengunjung.

__ADS_1


di sisi lain


"gimana? berhasil kan bos. " ucap sekertaris Alex.


"Hahahaa, iya, sekarang lo boleh pergi. " ucap alex. saat ini alex sedang duduk diruangannya yang ada direstorannya sambil melihat afifah bersih² dapur dari layar komputer.


"Buahaahahaa, sekali kali nggak papa kali ngerjain istri. " tawa Alex saat melihat Afifah dari layar komputer.


tadi saat afifah sedang ditoilet Alex menyuruh sekertaris nya buat bantu dia untuk mengerjai afifah. alhasil sekarang afifah sedang dihukum untuk bersih² .


dan soal dompet tadi Alex memang sengaja meninggalkan dompetnya dimobil, supaya afifah dihukum karna tidak membayar makanan yang dipesan.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2