
Sedangkan didalam kamar hotel, terlihat saat ini Alex tengah mengerjapkan mata. Kepalanya terasa pusing dan badanya merasa sakit, ia pun lalu perlahan membuka mata.
"Ah kenapa sakit sekali, dan tempat apaan ini. Kenapa gue bisa ada disini" gumamnya seraya menggelengkan kepalanya.
"Ah ya tuhan pusing banget" desisnya.
Ia lalu perlahan bangun dan duduk sandaran ranjang, sejenak Alex memperhatikan sekitar dahinya nampak berkerut saat tersadar dia sedang didalam kamar hotel.
"Loh kok gue bisa ada disini, siapa yang ajak. Apa mungkin Afifah? duh kenapa gue nggak ingat apapun" ucapnya.
Tak mau ambil pusing Alex lalu perlahan turun dari ranjang namun saat hendak bergerak Alex merasa ada sesuatu janggal disampingnya, karena penasaran ia pun kemudian membuka perlahan selimut didekatnya dan berapa kagetnya dirinya saat melihat Nela tengah tidur disampingnya dengan tanpa busana.
"Akhhtt.. " teriak kaget Alex.
"Cewek ini, ke-kenapa bisa dia tidur disini. Apa jangan-jangan.. " Alex tak meneruskan ucapannya
Perasaan cemas tiba-tiba menyelimuti hatinya, dengan gerakan perlahan dia berganti membuka selimut yang menutupi tubuhnya dan lagi-lagi dia tampak terkejut melihat dirinya tengah telanjang bulat dan hanya memakai boxer saja.
"NELA.. " teriak Alex penuh amarah membuat gadis itu yang setengah tidur langsung terjingkat kaget.
"A-alex, kapan lo bangun?" ucapnya dengan wajah kaget.
"Dasar ja1ang! lo apain gue ha? kenapa gue bisa ada disini" bentak Alex menatap tajam.
__ADS_1
Nela yang melihat kilatan amarah di manik mata hitam tajam Alex menjadi takut membuat dia hanya bisa diam membisu.
"Jawab gue bodoh! kenapa gue bisa ada disini dan kemana baju gue ha?" bentak Alex lagi dengan wajah memerah membuat Nela semakin takut.
"Gue em gue... "
"Gue apa! cepetan jelasin semuanya bego!" bentak Alex semakin menjadi.
Nela hendak menjawab namun suara dobrakan pintu dan suara teriakan seseorang dari balik sana membuat dirinya urung.
Brak
"ALEX!"
"A-Afifah" gumam Alex terbata saat tau jika yang berteriak adalah istrinya.
Reflek ia segera turun dari ranjang bersamaan dengan Nela yang langsung menarik selimut untuk menutupi tubuh telanjangnya.
Plak
"Dasar brengsek! berani banget lo main dibelakang gue ha?"
Afifah langsung menampar keras pipi Alex dengan sangat kencangnya membuat sudut bibirnya sedikit mengeluarkan darah.
__ADS_1
"Penghianat, jadi seperti ini kelakuan lo dibelakang gue ha? hebat banget ya lo, lo tau nggak dari tadi gue mondar-mandir keliling hotel buat nyari keberadaan elo dengan perasaan khawatir takut lo kenapa-napa eh malah nggak taunya yang dicari malah asik-asikan berduaan. Tega banget ya lo berbuat begini sama gue ha?" bentak Afifah dengan nafas memburu.
"Pai, bukan seperti itu. Kamu salah paham sayang, ini bukan seperti yang kamu lihat. Tadi waktu izin angkat telpon tiba tiba saja ada yang mukul kepala gue dari belakang. Gue nggak tau itu siapa, yang jelas waktu bangun gue udah ada disini bersama cewek gila ini. Gue nggak bohong Pai, sumpah gue nggak ngelakuin apa apa, gue dijebak.
Pai lo tau sendirikan dia itu licik, ini semua hanya rencana dia aja supaya kita pisah. Lo jangan mau kemakan omongannya apalagi percaya sesuatu yang bahkan lo belum tau kebenarannya gimana. Pai, percaya sama gue, jangan mau dikibulin sama dia lagi. Belajar dari masa lalu, dulu kita juga pernah kan dijebak sama dia waktu lo ke kunci di toilet. Masa iya kita mau berantem lagi" ucap Alex mencoba menjelaskan sambil memegang kedua telapak tangan istrinya.
Mendengar ucapan suaminya barusan membuat Afifah menjadi sedikit berfikir. Batinnya, ada benarnya juga apa yang dikatakan oleh Alex, mungkin aja semua ini hanya jebakan supaya dirinya termakan hasutan sehingga membuat hubungan mereka kembali hancur.
Justin yang berada di depan pintu dan melihat respon Afifah yang tampak diam tak menunjukan kemarahan seperti awal tadi tampak menggeram kesal.
*Brengsek!! nggak gue nggak bisa biarin. Gue harus lakuin sesuatu, rencana ini tinggal sedikit lagi akan berhasil masa harus gagal. Pokoknya mereka harus pisah bagaimanapun juga, Vita harus lepas dari cowok penikung ini* batin Justin lalu dia pun kemudian pergi dari sana untuk mengambil sesuatu.
___________________________________
Jangan lupa tinggalkan jejak.
Like komen vote gitu💙
Biar author juga makin semangat untuk up bab selanjutnya
See you next episode🤗
Bersambung....
__ADS_1