
Afifah pun berjalan setapak demi setapak menyusuri area Restoran yang dibilang cukup besar.
Restoran Alex terdiri dari dua lantai, yang lantai atas dibuat untuk ruangan pribadi Alex dan ruang prribadi Sekertarisnya serta ada juga ruangan istirahat untuk para pelayan disana. sedangkan dilantai bawah, disana terdapat dapur yang lumayan besar dan tempat duduk luas sehingga mampu menampung banyak pengunjung. makanan disana juga enak jadi banyak orang yang tertarik untuk makan disana.
Tak hanya itu didepan Restoran Alex terdapat kolam ikan dan juga spot foto menarik, sehingga banyak pengunjung yang datang kesini bukan hanya sekedar makan tapi juga berfoto selfi ria. itu sebabnya Restoran Alex termasuk dalam salah satu restoran terfavorit dan teramai dikota tersebut.
"Huh! capek juga keliling Restoran, mana haus lagi gue. " ucap Afifah sambil mendudukan dirinya dikursi dekat dapur Resto.
"Heh lo!!. " panggil Afifah pada pelayan yang lewat didepannya.
"Lo manggil gue?!. " ucap pelayan itu sambil menunjuk kearah dirinya sendiri.
"Yaiya, emang siapa lagi kalo bukan elo! disini kan adanya cuman lo. " ucap Afifah.
"Ada apa?. " tanya pelayan itu.
"Buatin gue minum!! Gue haus. " perintah Afifah.
"Dih, siapa lo? berani beraninya nyuruh gue!! Lo nggak tau siapa gue? . " ucap Pelayan itu.
"Lah emang elo siapa? pelayan disini kan?!." ucap Afifah.
"Kenalin Gue adalah Pemimpin para pelayan disini. " ucap Pelayan itu dengan nada sombong.
"Cih, baru jadi pemimpin pelayan aja udah sombong?!." ucap Afifah
"Dari pada elo!! Gembel. " ejek pelayan itu.
Plak
Afifah yang mendengar ejekan pelayan itu langsung marah dan menampar pipi kiri pelayan itu dengan keras.
__ADS_1
"Bren*sek!! berani nya lo nampar gue?!. " marah pelayan itu sambil memegang pipinya.
"Lo yang bren*sek!! Seenak jidatnya aja lo ngatain gue gembel!! haa? buta ya mata lo? mana ada gembel yang pakai pakaian mahal kayak begini?! kalo dibandingin dengan baju lo baju, gue lebih bagus kale, gaji lo sebulan juga mana cukup kalo buat beli baju yang gue pake ini?!. " kesal Afifah yang sudah tersulut emosi.
"Heleh, baju begitu kok dibilang mahal?! kayak gue ni feminim nggak kayak lo, Tomboy!! dan lihat nih baju gue!! ini baru namanya baju mahal, udah bagus, seksi lagi. " ucap pelayan itu.
"Hahaha.. situ mau jadi pelayan atau mau jadi jal*ng!! pake baju yang sopan dikit dong?! lo nggak baca aturan Restoran ini ya?! atau emang elo yang nggak bisa baca!!. " ledek balik Afifah yang melihat baju pelayan itu cukup seksi dan pendek bahkan setiap lekuk tubuhnya tercetak jelasn dan membuat Afifah merasa jijik melihatnya.
"Sialan!! beraninya lo hina gue. " ucap pelayan itu langsung menjambak rambut Afifah.
"Cih, ngajak berantem kok main jambak cubit dorong!! ya mana mempan sama gue?! kalo ngajak berantem yang bener tu begini --
Bugh
Bugh
Tanpa aba aba Afifah langsung memukul perut dan menendang kaki pelayan itu, sehingga membuat pelayan itu jatuh tersungkur.
"Baru digituin aja udah tumbang!! Dasar lemah. " ucap Afifah.
"Auu.. sakit banget." keluh pelayan itu kembali.
"Makanya kalo mau cari lawan tu yang seimbang!! menang gaya doang kalo diiyain tumbang duluan!!." ucap Afifah.
"Sebenarnya lo siapa sih?." tanya pelayan itu.
"Lo mau tau siapa gue?. " tanya balik Afifah dan dijawab anggukan kepala oleh pelayan itu.
"Kenalin Nama gue 'Afifah', istrinya Alex boss lo itu. " ujar Afifah.
"A Afifah... istrinya boss Alex?! jadi rumor tentang boss yang udah nikah itu bener?! gue kira cuman hoak!!. " Ucap kaget pelayan itu setelah tau siapa Afifah.
__ADS_1
"Kenapa? kaget?." tanya Afifah.
"Maaf, nona, maafin saya!! tadi saya nggak sengaja dan saya bener bener minta maaf dan jangan pecat saya nona. " Pinta pelayan itu langsung berlutut dihadapan Afifah.
"Ck, Mimpi!! Orang songgong kayak elo itu nggak pantes buat ada disini?! ngotorin citra Resto doang kalo dipertahanin."
"Saya mohon nona, tolong jangan pecat saya, saya bener bener minta maaf dan saya menyesal. " ucap Pelayan itu.
"Terlambat!! keputusan gue udah bulat dan nggak bakal gue rubah!!. " ucap Afifah lalu pergi meninggalkan pelayan itu yang masih menangis.
"Disuruh ambil minum gitu aja udah belagu mentang² jadi pemimpin pelayan disini!! kalo dipertahanin juga sia sia, yang ada nanti malah bikin Resto hancur!! lagian nyari pelayan kok modelnya kayak gitu, gimana mau maju restoran ini!!. " gerutu Afifah seraya berjalan menuju dapur dan mengambil minum sendiri.
****
Sedangkan disisi lain
Di Bandara
Tampak seorang pemuda yang baru saja turun dari pesawat kini sedang berjalan sambil menyeret dua buah koper berwarna grey dan hitam ditangan kanan dan kirinya.
Cara dia berjalan sangat cool, penampilan modis, rambut pirang, kulit putih, serta wajahnya bule membuat dirinya mampu menyita banyak perhatian dari para penumpang lain terutama penumpang cewek karna ketampanannya. namun sayangnya dia memiliki sikap jutek.
"Vita, Aku disini datang menjemput mu?! tunggulah Aku Sayank." gumam Pemuda itu sebelum dirinya masuk kedalam taksi.
.
jangan lupa LIKE KOMEN nya🤗
Aku udah crazy up 2 bab loh, jadi jangan pelit pelit buat tekan tombol jempolnya👍.
See you next episode😘
__ADS_1
semoga kaLian masih betah buat ngikutin alur cerita ini💙