WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 283 : Harus berhasil


__ADS_3

"Pai lo percaya kan sama gue, gue nggak mungkin duain elo. Hati gue sepenuhnya milik lo sayang" ucap Alex lagi yang masih berusaha meyakinkan.


Nela yang berada disana pun juga nampak sedikit cemas melihat respon musuhnya yang mendadak diam.


Tak mau kehilangan kesempatan gadis itu pun lantas memutar otak berusaha mencari ide yang bisa dia gunakan untuk membuat musuhnya kembali emosi.


*Ayo mikir mikir, buruan mikir. Yaelah kenapa otak gue jadi buntu disituasi genting kayak gini. Sial, gue nggak punya ide aghhtt...* batin kesal Nela sambil memukul kepalanya dengan tangannya.


*Oh iya gue lupa, guekan punya screensotan chat an gue sama Alex yang gue buat sendiri waktu Alex pingsan tadi buat jaga jaga kalo misal dia ngelak nggak mau nikahin gue entar. Apa gue kasih tunjuk ke Afifah aja ya buat bukti supaya dia tutup kuping dan nggak luluh dengan Alex* batin Nela lagi.


"Ya kayaknya gue harus nunjukin ke dia. Siapa tau dengan melihat isi chat nya Afifah kembali ngamuk" gumamnya, dengan senyum lebar gadis itu lantas segera berjalan menuju sofa untuk mengambil ponsel miliknya.


"Pai, jawab gue jangan diam aja. Lo dengerin gue kan? lo percaya sama gue kan? lagi pula lo tau gue punya trauma sama cewek jadi mana mungkin gue tidur sama cewek gila ini. Nyentuh aja nggak berani apalagi sampai begituan. Sangat mustahil terjadi" ujar Alex dengan nada memelas sembari masih memegang erat kedua telapak tangan istrinya.


"Gue em.. gue... "


"Enggak Fi, lo jangan percaya. Suami lo itu bohong, ini bukan jebakan gue tapi ini murni kelakuannya dia. Gue punya bukti kok, kalo lo nggak percaya baca aja, gue dan Alex emang tidur bareng tadi" sela Nela dengan sedikit keras dan cepat menbuat Afifah tak jadi meneruskan ucapannya.


"Maksud lo apa ngomong gitu, chat apaan yang mau lo tunjukin ke gue?" tanya Afifah menoleh.


"Chat gue sama suami lo, nih lo baca sendiri" jawab Nela seraya memberikan ponselnya ke arah musuhnya dan Afifah menerimanya.


Dan betapa terkejutnya Afifah saat membaca pesan tersebut yang mana di dalamnya berisi tentang obrolan suaminya dengan musuhnya yang tengah janjian untuk ketemuan diam diam di belakangnya.


Amarah dalam dirinya pun kembali berkobar, hatinya merasa sakit dan kepalanya terasa pusing membaca kalimat demi kalimat mesra yang semakin lama semakin menyayat perasaannya tanpa tau jika itu semua adalah palsu alias hasil rekayasa dari Nela.


"What the ****!! i-ini.. nggak.. nggak.. ini nggak bener, Alex di-dia nggak mungkin berbuat hal bejat seperti ini. Gue nggak percaya, ini pasti bohong ya pasti ini tipuan mana mungkin dia chat cewe lain sedangkan nomor ponselnya aja privasi* batin Afifah berusaha mengelak.

__ADS_1


"Tapi kalo ini beneran gimana, kalo ternyata emang Alex selingkuh gimana? ya tuhan gue bingung, gue nggak tau harus bagaimana. Gue nggak tau ini asli atau enggak* batin Afifah menggelengkan kepalanya.


"Heh lo kasih bukti apaan, chat apa yang lo bicarakan. Orang gue punya nomor lo aja kagak bagaimana mungkin gue kirim lo pesan" seru Alex pada Nela.


"Husstt... diamlah jangan banyak bicara, udah deh lo nggak usah pura pura sok polos gitu. Akuin aja kalo kita emang janjian" ucap Nela.


"Stress!! awas aja ya kalo lo kasih tunjuk istri gue macem macem. Gue bunuh lo kalo sampek buat hubungan gue hancur" ancam Alex menatap tajam namun Nela hanya mengedikan bahu tanpa merespon.


"Gimana? lo udah bacakan, jadi sekarang lo percaya kan apa yang gue katakan tadi hmm" tanya Nela pada Afifah sambil tersenyum miring.


"Enggak, gue nggak percaya. Gue yakin suami gue nggak sebejat ini, gue tau ini pasti akal akalan elo kan. Pasti ini semua chat di dalam hp lo hasil rekayasa yang lo buat sendiri yakan. Cih, dasar cewe murahan" jawab Afifah mendecih seraya melempar ponsel Nela ke arah Nela dengan kasar.


"What rekayasa lo bilang? rekayasa gimana? lo lupa, ponsel Alex kan di kunci jadi mana mungkin gue palsuin semua itu. Logikanya yah nih, mana ada gue chat nomor gue sendiri pake ponsel Alex sedangkan paswordnya aja gue nggak tau" balas Nela.


"Ya bisa aja, intinya gue nggak percaya sama omong kosong elo. Mau sampek berbusa tu mulut lo buat yakinin gue, gue tetap percaya sama Alex, dia nggak mungkin kayak gitu. Ya kali gue spek bidadari gini di selingkuhin sama modelan spek toko bangunan kayak elo" ucap Afifah membuat Nela semakin kesal.


"Lain kali kalo mau jebak mikir dulu ya. Gue bukan cewe bodoh, jika mau kasih bukti itu yang masuk akal. Kalo cuman modal kasih tunjuk bukti screensotan chat mah semua orang juga bisa bikin" sambung Afifah.


"Tapi kalo misalnya ada bukti cctv apa lo masih nggak mau percaya" sahut seseorang dari depan pintu membuat semua orang menoleh.


"Jeje"


"Justin"


"Elo"


Ucap mereka semua begitu melihat siapa yang datang.

__ADS_1


"Vit, lo jangan mau percaya sama ucapannya cowok penikung itu, dia itu bohong sama lo. Alex sama Nela mereka berdua emang selingkuh, kalo lo nggak mau dengar ucapan gue lo bisa lihat di flashdisk ini. Di dalamnya ada bukti rekaman cctv" ucap Justin seraya memberikan sebuah benda kecil ditangannya.


Afifah pun dengan antusias segera meraih laptop yang ada di atas laci lalu menyambungkannya dengan flashdisk tersebut dan video mulai menyala.


___________________________________


Jangan lupa tinggalkan jejak.


Like komen vote gitu💙


Biar author juga makin semangat untuk up bab selanjutnya


See you next episode🤗


Bersambung...


-


-


Sama satu lagi, yuk baca novel baru dengan judul


"Kekuatan hati Wanita" dari Author Rifa_Fizka



Jangan lupa ya, dari Author Rifa_Fizka, dijamin bagus deh novelnya.

__ADS_1


Dan jangan lupa kalo baca tinggalkan jejak disana okeyy🥰😘


__ADS_2