WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 255 : Datang berkunjung


__ADS_3

Sinar mentari yang merambat masuk menerobos melalui celah jendela membuat si pemilik kamar menjadi terganggu.


Alex mulai perlahan terbangun dari tidurnya saat merasakan terpaan cahaya dari balik gorden.


Saat pertama kali membuka mata hal yang pertama Alex lihat adalah wajah cantik Afifah yang sedang tidur didalam pelukannya.


Seulas senyum manis langsung pria itu terbitkan di kedua sisi bibir indahnya ketika memandang wajah teduh Afifah yang sedang tertidur pulas.


Dengan perlahan Alex mengulurkan tangannya lalu menelusuri wajah istrinya dengan jemari panjang miliknya.


Sungguh Alex sangat memuji kecantikan alami yang dimiliki oleh Afifah, tak pernah sekalipun ia bosan melihat kesempurnaan pahatan muka gadis bule di dalam dekapannya.


Rambut pirang yang tampak sehat dan panjang, manik mata biru laut yang memancarkan ketenangan, keteduhan, dan kedamaian, bulu mata lentik, hidung indah yang memiliki bentuk tidak terlalu mancung dan tidak terlalu pesek, kulit bersih nan mulus, bibir seksi pink kemerahan, Afifah tampak begitu sangat cantik dengan wajah natural miliknya padahal dirinya masih dalam keadaan tidur.


Krucuk..


Saat asik memandang wajah Isrinya tiba tiba saja perut Alex berbunyi membuat lamunan cowok itu seketika buyar.


"Yaelah ini perut pakek segala acara bunyi lagi, ganggu suasana aja. Jadi buyar kan lamunan gue" gerutu kesalnya.


"Aduh perih banget lagi. Apa sebaiknya gue masak aja kali ya, lagi pula pasti Afifah juga lapar. Kalo beli online pasti lama, yang ada keburu kelaperan. Yaudah deh gue masak aja sekalian nunggu dia bangun, kasian juga pasti dia capek banget" lanjutnya seraya bangun dari ranjang miliknya dengan hati hati agar tidak mengganggu istrinya yang masih terlelap.


Setelah itu Alex lalu memungut boxer miliknya yang tergeletak di bawah ranjanh dan memakainya untuk sekedar menutupi tubuh polos telanjangnya.


Kemudian ia berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Kurang lebih 15 lamanya Alex pun akhirnya keluar dengan pakaian santainya dan segera berjalan menuju dapur.


...o(〃^▽^〃)o...


Sementara di depan rumah pribadi Alex dan Afifah. Hari ini semua anak kelas XII 3 tengah berkunjung kesana dengan di temani oleh Diki Aska, Iza dan Mila yang sebelumnya sudah ada janji dengan mereka berdua.


Setelah mengetahui jika ternyata hubungan emak dan bapak mereka bukan sekedar pasangan kekasih melainkan pasangan suami istri membuat semua anak itu berinisiatif untuk datang untuk sekedar memberi selamat.


"Eh Ka, ini beneran rumahnya emak sama bapak?" tanya Agung saat dia dan semua temannya baru saja masuk di halaman.


"Iya bener, ini rumah pribadi mereka" jawab Aska mengangguk.


"Wah gila gede banget" decak Mike menatap kagum bangunan kokoh di depannya.


"Iya, gede, nggak nyangka gue. Gue pikir rumah mereka biasa aja eh nggak taunya buset dah besar banget" sahut Angga yang juga ikut berdecak kagum.


"Btw ini yang tinggal di dalam berapa orang?" tanya Santi menoleh.


"Dua orang" jawab Iza.


"Hah dua orang?"


"Iya dua orang, cuman Alex dan Afifah saja" jawab Iza membenarkan.


"Apa! rumah segede ini cuman mereka berdua yang tinggal? nggak ada pembantu gitu atau satpam mungkin. Masa iya cuman mereka, terus cara bersihinnya gimana?"


"Ya di bagi, Alex emang sengaja nggak ngasih pembantu karena dia hanya ingin Afifah hidup mandiri. Lo kan tau kalo tu anak malasnya minta ampun, kalo di kasih pembantu yang ada makin menjadi itu bocah itu kenapa Alex nggak mau ambil jasa Art supaya Afifah nggak terlalu malas malasan" jawab Mila panjang lebar.


"Oh gitu, pinter juga ya bapak" balas Siska mangut mangut.


"Kalo gitu ayo kita kesana" ajak Diki. Mereka semua pun berjalan masuk ke teras rumah.


Tok tok tok

__ADS_1


Ting tong ting tong


"Permisi, bapak buka pintunya! ini kita semua dateng" teriak Mike sambil mengetuk pintu sedangkan Santi memencet bell rumh.


Tok tok tok


"Bapak buka pintunya" teriak Mike lagi.


"Lex tolong bukain, ini gue sama anak anak datang" sahut Aska ikut berteriak.


Tok tok tok


"Alex saputra buka pintunya!" teriak Aska semakin kencang.


"Bapak mana sih lama banget buka pintunya, capek gue berdiri disini terus" gerutu Siska menggeluh.


"Tau tuh, mana panas lagi. Padahal udah siang masa iya masih molor kan nggak mungkin" tambah Santi.


"Mil, emak sama bapak dimana sih. Lama banget dah" tanya Angga pada Mila.


"Mana gue tau" jawab Mila mengedikan bahu.


"Lah katanya lo udah janjian sama emak"


"Yee gue sama Iza aslinya janjiannya nanti malam eh berhubung kalian ngajak sekarang yaudah gue undur siang ini tapi gue belum sempat kabarin Afifah jadi gue nggak tau lah mereka dimana"


"Kalo gitu coba lo telpon, masa iya kita semua dari tadi teriak kagak denger. Jangan jangan mereka nggak ada di rumah lagi" pinta Agung.


Mila pun segera menelpon sahabatnya.


"Gimana?" tanya Iza dengan alis terangkat satu.


"Kalo Alex?"


"Sama nggak aktif juga"


"Aduh kebiasaan banget tu anak, kalo ada ginian selalu aja mati ponselnya. Heran gue, giliran kagak ada keperluan paling sering aktif" gumam Iza.


Sedangkan di dalam rumah, Alex yang saat itu baru saja menuruni tangga mendengar suara ketukan pintu disertai teriakan nampak mengerutkan kening.


"Siapa yang datang, berisik banget kelihatannya" gumam Alex bingung menghentikan langkahnya.


"Gue cek aja kali ya, penasaran juga siapa yang namu" sambungnya kemudian kembali menuruni tangga.


Setelah sampai di depan pintu Alex pun segera membukanya. Seketika dia nampak sedikit terkejut melihat siapa yang datang.


"Loh kalian, ngapain kesini?" tanya Alex melototkan matanya.


"Huh akhirnya, dari mana aja sih pak. Lama banget, sampai karatan tau nggak kita nungguin" seru Angga bernafas lega.


"Iya, udah beberapa kali kita panggilin kagak nongol nongol. Hampir aja kita semua pulang, untung bapak gercep buka coba aja telat dikit udah go away kita" ucap Siska menyahut.


"Lo pada ngapain pagi pagi gini datang kerumah gue?" bukannya membalas Alex justru malah balik bertanya.


"Hah pagi, pagi apanya. Ini udah siang pak, lihat aja tuh matahari udah terik gitu masa dibilang pagi"


"Apa siang?! yang bener, lo nggak bercanda kan?" ucap kaget Alex.

__ADS_1


"Dih ya serius, kalo nggak percaya bapak lihat nih jam di tangan saya, udah jam 11.30 kan masa iya dibilang pagi" ucap Agung menunjukan jam tangan miliknya.


"Lah iya, jadi gue bangun kesiangan dong. Pantesan aja gue kelaperan, ya ampun gegara tadi malam ini mungkin mangkanya gue sampai bangun jam segini" gumam Alex pada dirinya.


"Pak, ini kita dibiarin disini aja nih? kagak di persilahkan masuk gitu" ucap Santi tiba tiba membuat Alex tersadar dari lamunannya.


"Eh iya masuk aja" ucap Alex mempersilahkan.


Anak kelas XII - 3 pun langsung masuk ke dalam rumah.


"Widih pak rumah lo bagus banget, gila keren dan mewah gini" decak kagum Sinta begitu masuk ke dalam rumah dan melihat interior rungan Alex.


"Biasa aja kali, norak banget" balas Siska melirik sinis.


"Kenapa emang, suka suka gue lah. Mulut² gue, lagipula bapak nggak masalah terus ngapain lo sewot" balas Sinta tak kalah sinisnya.


Mereka semua lalu duduk di ruang tamu.


"Oh ya Lex, ngomong ngomong Afifah mana? tumben banget sepi" tanya Mila setelah mereka duduk.


"Ada dia di dalam kamar"


"Gue panggilin ya"


"Eh jangan, lo duduk disini aja. Biar gue panggilin sendiri" cegah Alex cepat sebelum Mila berdiri dari duduknya.


"Em oke" ucap Mila mengangguk.


"Kalo gitu gue ke atas dulu ya, lo semua baik baik disini ya. Jangan ada yang bikin rusuh" peringat Alex dan di iyakan semua temannya sebelum dia berlari menuju ke arah kamar.


*Huh hampir aja, untung Mila setuju, kalo enggak bisa berabe jika dia lihat Afifah masih tidur dalam keadaan telanjang.


Kayaknya gue harus cepat bangunin Afifah dan suruh dia bersiap sebelum mereka curiga* batin Alex mengelus lega dadanya.


___________________________________


Jangan lupa tinggalkan jejak.


Like komen vote gitu💙


Biar author juga makin semangat untuk up bab selanjutnya


See you next episode🤗


Bersambung...


-


-


Sama satu lagi, yuk baca novel baru dengan judul


"Kekuatan hati Wanita" dari Author Rifa_Fizka



Jangan lupa ya, dari Author Rifa_Fizka, dijamin bagus deh novelnya.

__ADS_1


Dan jangan lupa kalo baca tinggalkan jejak disana okeyy🥰😘


__ADS_2