WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 210 : Belum ketemu


__ADS_3

Sementara itu


Di Belanda


Sekarang ini Justin dan Papa nya sedang bertengkar. Mereka berdua bertengkar setelah Papa Justin memberitahukan pada putra kesayangannya tentang maksud dirinya menyuruh anak nya itu untuk pulang.


Justin yang awalnya biasa saja kini dia mulai terpancing emosi. Bagaimana tidak, Justin pikir Papa nya menyuruh dia untuk kembali ke negaranya karna ada sesuatu yang terjadi, ternyata dugaanya salah.


Papa nya justru meminta dia untuk tidak kembali ke Indonesia dan tinggal menetap di Belanda. Permintaan tersebut tentu saja langsung dibantah keras oleh Justin.


Jika dia menyetujui untuk tidak kembali ke Indonesia itu artinya dia sudah tidak dapat bertemu dengan Vita, sedangkan saat ini Justin sedang berjuang untuk mendapatkan kembali wanita nya itu karna dia merasa tidak bisa jauh dan hidup tanpa Vita sekaligus Justin ingin hubungannya kembali seperti dulu. Jadi mana mungkin ia menyetujui hal tersebut.


"Justin tolong sekali saja kamu nurut sama papa. Tolong setujui permintaan papa ini nak" ucap Papa Justin untuk kesekian kalinya membuat Justin merasa kesal mendengarnya.


"Papa stop ya pa! Jika papa terus menerus memaksaku untuk menyetujui permintan konyol itu maka jangan salahkan aku jika setelah ini aku tidak akan lagi mau kembali pulang kesini" bentak Justin dengan rahang mengeras.


"Tapi Justin, urusan ini sangatlah penting. Kamu harus menyetujuinya, ini menyangkut masa depan kamu juga" ucap papa Justin yang masih kekeh memaksa anaknya.


"Aku tau pa, tapi urusan ku juga jauh lebih penting dari pada ini. Aku tidak bisa meninggalkannya pa, jika aku menyetujui permintaan papa untuk tidak kembali ke Indonesia maka aku bisa gila" ucap Justin.


"Memangnya kenapa? ada apa di Indonesia? jangan bilang jika kamu di sana hanya untuk mencari keberadaan Vita. Justin, kamu itu sudah lima tahun lamanya bolak balik pindah negara dengan alasan untuk mencari keberadaan dia, tapi nyatanya apa? kamu masih belum bisa menemukannya bukan, jadi mendingan kamu sekarang lupain Vita dan turuti permintaan papa dari pada kamu buang waktu untuk sesuatu yang tidak penting seperti ini" ucap papa Justin.


"Cukup pa! Jangan sembarangan kalo ngomong. Asal papa tau ya, Vita itu sangat penting bagiku, dia itu adalah sahabat dan pacarku. Tanpa ada dia aku tidak akan bisa merasakan yang namanya teman jadi papa kalo bicara hati hati" seru Justin sambil menatap tajam.


"Lagi pula aku di Indonesia juga bukan sedang main tapi aku sedang berjuang untuk mendapatkan Vita lagi" sambung Justin.


"Hah! apa katamu? Mendapatkan Vita lagi? apa maksud mu dia sekarang ada di Indonesia?" tanya Papa Justin dengan ekpresi wajah terkejut.


"Iya, Vita dan keluarganya sekarang tinggal disana" jawab singkat Justin.


"Benarkah? jadi mereka saat ini tinggal di Indonesia. Lalu bagaimana kabar mereka? apa mereka baik baik saja? sudah lama papa tidak bertemu mereka" tanya Papa Justin.


"Keadaan mereka semua baik namun hanya saja hubunganku dengan Vita sedikit renggang pa. Apa papa tau, sekarang ini Vita sedang membenciku. Dia tidak mau berada didekat ku. Jangankan mendekat, untuk bertemu dan menatap mataku saja dia tidak mau" ucap Justin dengan wajah sendu.


"Loh kenapa bisa seperti itu? memang kamu melakukan apa sampai Vita membencimu, setahu papa Vita itu gadis baik. Selama kamu berteman dengannya papa tidak pernah sekalipun melihat dia berbuat kasar sama mu. Terus kenapa bisa dia membencimu?" tanya Papa Justin penasaran.


"Itu karna aku pa, aku sudah membuat dia kecewa. Aku juga sudah membuat dia menderita, makanya sekarang ini aku sedang berjuang untuk mendapatkan maaf dari Vita" jawab Justin sambil menunduk.


Papa Justin yang melihat putranya seperti itu menjadi kasian.


"Yasudah kalo gitu, papa tidak akan memaksa mu lagi. Jadi jika kamu mau balik kesana papa tidak akan melarang" ucap Papa Justin seraya menepuk pelan pundak putranya.


"Terima kasih pa" ucap Justin menyunggingkan senyum tipis

__ADS_1


"Iya sama sama" balas Papa Justin membalas senyum Justin.


"Oh ya, kamu kapan rencananya balik ke Indonesia?" tanya Papa Justin.


"Malam ini" jawab singkat Justin.


"Apa malam ini? kenapa cepat sekali nak, kamu disini baru tadi pagi loh. Kenapa kamu buru buru, tidak bisakah kamu lebih lama tinggal disini" ucap Papa Justin.


"Tidak bisa pa, aku harus segera kembali. Aku tidak bisa tenang pa meninggalkan Vita sendiri disana dan aku juga tidak bisa tenang sebelum mendapat maaf dari dia" ucap Justin.


"Lagian besok sekolah ku sedang ujian jadi aku harus segera kembali untuk mengikutinya" lanjut Justin lagi.


"Hah.. baiklah kalo memang seperti itu. Papa tidak bisa melarangmu pergi jika. Papa harap kamu disana selalu baik" ucap pasrah Papa Justin.


"Hmm..." balas Justin.


"Kalo gitu aku pergi ke kamar dulu" pamitnya dan di jawab anggukan kepala oleh Papa nya.


Dia pun kemudian berjalan pergi menuju ke arah kamarnya meninggalkan papa nya sendirian disana.


...........................


Sedangkan di sisi lain


Mereka bertiga pisah mobil dengan Alex dan Aska satu mobil, sedangkan Diki dia pisah mobil sebab dia memakai mobil Aska.


Jalan demi jalan, gang demi gang Alex lewati berharap ia akan bertemu Afifah disana. bahkan Alex juga sempat mencari di beberapa tempat Namun masih belum menemukan. Hal itu membuat Alex merasa kesal dan sedikit putus asa.


"Astaga Fi, lo sebenarnya ada dimana sih. Kenapa lo pergi ninggalin gue? jangan buat gue khawatir gini dong" desis Alex frustasi sambil terus melajukan mobilnya seraya melihat ke arah kanan kiri jalan secara bergantian.


Aska yang sedang duduk di sampingnya Alex menjadi merasa kasian.


"Lo tenang aja, jangan kesal begini. Afifah pasti ketemu. Gue akan bantu lo sampai lo bisa menemukannya jadi lo harus tetap tenang" ucap Aska mencoba menenangkan sahabatnya.


Namun Alex hanya diam tak menanggapi. Matanya masih fokus ke arah jalanan


"Kalo boleh tau, lo sama Afifah ada masalah apa sih apa kalian berdua sedang bertengkar? kenapa tiba tiba dia kabur seperti ini" tanya Aska yang sedari tadi penasaran.


"Ya biasa, masalah rumah tangga" ucap Alex.


"Maksudnya?" tanya Aska tak mengerti. Alex pun menoleh sebentar ke arah Aska sebentar sebelum dia mulai menceritakannya.


"Jadi seperti itu ceritanya" ucap Alex setelah selesai menceritakan.

__ADS_1


"Lo yang sabar aja ya, gue yakin jika lo nanti sudah menjelaskan semuanya Afifah bakal ngerti kalo ini hanyalah salah paham dan mau maafin lo" ucap Aska memberi semangat.


"Ya gue harap juga seperti itu. Gue bener bener sangat menyesal karna udah berbuat kasar sama dia" balas Alex.


"Terus sekarang ini lo mau nyari dia kemana lagi? dari tadi kita sudah muter muter keliling jalan tapi masih belum menemukannya juga" tanya Aska dengan alis terangkat satu.


"Ke apartemen Reza" jawab singkat Alex.


"Lah kenapa lo malah nyari kesana? emang Afifah ada disana?" tanya Aska lagi.


"Kemungkinan iya, soalnya selain Mila sama Iza, Reza itu juga termasuk sahabatnya Afifah. Bisa jadi dia sekarang ada disana" jawab Alex dengan mata masih fokus menatap depan.


"Emangnya lo tau dimana apartemen Reza? bukannya lo sama dia nggak akur ya?"


"Tau, dulu gue sempat nggak sengaja ketemu dia disana waktu gue sedang bertemu seseorang. Terus kita berdua sempat ngobrol dan dari situlah gue tau kalo dia tinggal di apartemen itu" jawab Alex. Aska mangut mangut menanggapi.


Mereka berdua kemudian kembali diam, tidak ada pembicaraan sama sekali.


*Yah gue yakin, Afifah pasti sedang ada di sana. Secarakan sahabat dia selain Mila dan Iza cuman Reza doang, jika bukan ke dia lalu mau pergi kemana lagi. Mama sama Papa kan juga masih di luar jadi mana mungkin Afifah pulang kesana* batin Alex sambil terus mengemudi.


___________________________________


Jangan lupa tinggalkan jejak.


Like komen vote gitu💙


Biar author juga makin semangat untuk up bab selanjutnya


See you next episode🤗


Bersambung...


-


-


Sama satu lagi, yuk baca novel baru dengan judul


"Kekuatan hati Wanita" dari Author Rifa_Fizka



Jangan lupa ya, dari Author Rifa_Fizka, dijamin bagus deh novelnya.

__ADS_1


Dan jangan lupa kalo baca tinggalkan jejak disana okeyy🥰😘


__ADS_2