WOLF PAI • Pasangan Barbar

WOLF PAI • Pasangan Barbar
Bab 189 : Harus tenang


__ADS_3

Cukup lama mereka berpelukan sampai akhirnya Alex melepaskannya terlebih dahulu.


"Apapun masalahhya lo harus tetap tenang, jangan biarin emosi nguasain diri lo karna nanti lo bakal rugi sendiri. Bisa kan?" tanya Alex sambil memegang kedua pundak Afifah.


"Hmmm" jawab Afifah.


"Anak pintar" ucap Alex tersenyum dengan satu tangan mengacak pelan rambut Afifah.


Pemandangan itu tak luput dari penglihatan Justin yang sedari tadi berada didekat mereka. Dengan raut wajah tak suka dan tatapan sinisnya Justin terus berdiri dan melihatnya.


"Cih, cari muka. Dasar cowok penikung" cibir Justin melirik sinis pada Alex.


Afifah mendengar suara Justin langsung berbalik ke belakang, sesaat kemudian raut wajahnya yang semula sudah biasa kini berubah jadi galak dengan kedua alis saling berkerut menyatu dan tangan terkepal serta sorot mata kebencian penuh dendam kembali terpancar dimanik matanya.


"Elo! Kenapa lo masih ada disini?" teriak Afifah menatap tajam ke arah Justin.


"Vita, tenang dulu. Gue cuman..."

__ADS_1


"Cepat pergi dari sini" sela Afifah mengusir Justin.


"Vita, tenang dulu"


"Pergi dari sini"


"Vita"


"Gue bilang pergi ya pergi, lo nggak denger haa? cepat pergi dari hadapan gue atau gue akan bunuh lo disini" teriak kesal Afifah dengan rahang mengeras.


"Sabar Vita sabar. Dengerin dulu, gue disini cuman mau minta maaf sama elo, gue hanya butuh kata maaf dari lo dan juga gue pengen kita balikan lagi" ucap Justin.


Sepuluh tahun loh Vit! sepuluh tahun kita udah hidup bareng, masa lo lupain gitu aja. Vita, maafin gue dan kembalilah sama gue biar kita bisa seperti dulu lagi. Ayo kita buka lembaran baru dan melupakan masa lalu, biarlah itu hanya menjadi kenangan tanpa harus merusak masa depan kita berdua" lanjut Justin dengan wajah memelas.


Afifah yang mendengar ucapan konyol itu tentu saja langsung tertawa.


"Apa kata lo? balikan? lo mengajak gue balikan setelah apa yang sudah lo lakukan pada gue selama ini. Terus dengan gampangnya lo juga meminta maaf dan meminta gue melupakan kejadian masa lalu. Hahahaha.. nggak semudah itu Je, sampai kapanpun gue nggak akan pernah mau balikan sama manusia brengsek kayak elo! hanya cewek buta yang mau sama cowok modelan kaya elo!" ucap pedas Afifah pada Justin.

__ADS_1


"Plesee Vita... jangan kayak gini sama gue. Tolong kembali sama gue dan tinggalin cowok penikung itu, dia nggak pantes buat lo Vita. Dia nggak cocok berada disamping elo, yang cocok itu cuman gue bukan Alex! karna lo hanya milik gue, lo punya gue jadi nggak akan ada yang bisa rebut elo dari gue" ucap Justin.


"Agghhttt... diem lo setan!! gue nggak akan pernah mau balikan sama elo dan gue nggak akan pernah maafin elo. Gue benci sama elo, elo penghancur hidup gue. Elo penyebab gue seperti ini" teriak Afifah yang kembali emosi.


"Kata maaf yang lo ucapkan nggak akan ngaruh apa apa sama gue. Maaf lo itu nggak bakal bisa ngembaliin bang Fian ke dunia lagi dan juga kata maaf lo itu nggak akan bisa bikin mental gue jadi stabil.


Gara gara elo gue mengalami kehidupan pahit selama ini, kehidupan yang sama sekali nggak pernah gue bayangkan, dimana gue harus hidup dengan bayangan masa lalu yang sangat kejam, kehilangan sosok pelindung dan sosok abang yang sangat gue sayang dan juga gue harus hidup dengan bantuan obat penenang setiap saat agar depresi dan emosi gue bisa terkendali. Dan elo setelah sekian lama menghilang kenapa balik lagi! Kenapa Je, kenapa? kenapa lo balik lagi" teriak Afifah dengan wajah memerah sebab amarah didalam tubuhnya kembali meledak.


Justin hanya diam saja tanpa berani menjawab.


"Asal lo tau ya, dengan kembalinya elo di hadapan gue itu sama aja lo kembali membuka luka lama yang selama ini gue mati matian buat nutupin. Harusnya lo sadar kalo kehadiran elo itu nggak dibutuhkan. Kehadiran elo itu hanya membuat bencana dikehidupan gue" bentak Afifah semakin menjadi jadi.


"Sabar pai sabar, jangan emosi lagi. Tahan amarah lo" ucap Alex yang berusaha menenangkan istrinya kembali.


*Uh emang dasar anak laknat! udah bagus bini gue tenang eh dia malah kembali mancing omongan, jadi kumat lagi kan depresi nya. Emang bener nggak punya otak! bikin susah orang aja, dikira nenangin orang depresi mudah apa* batin Alex memaki Justin.


________________________________

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak😍


__ADS_2